Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Role of The Madrasah Head In Improving Teachers' Work Ethic In Teaching at MTs Al-Washliyah Tandam Hilir, Hamparan Perak, Deli Serdang Robin Sirait; Satriyadi Satriyadi; Indra Satia Pohan; San Putra
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5534

Abstract

This research aims to describe the role of the madrasa head in improving the work ethic of teachers at MTs Al-Washliyah Tandam Hilir. The method used in this research is qualitative descriptive research. Data collection uses observation, interviews and documentation studies methods. The results of this research show that the role of the madrasa head in improving the work ethic of teachers in teaching at MTs Al-Washliyah is by meeting the teacher's financial needs, then the madrasa head also gives rewards to teachers who are considered the most active in terms of attendance and discipline in carrying out their duties. Another thing that is done is providing training in curriculum development for subjects according to the field of study, in order to improve the professional quality of teachers, so that teachers can improve their work ethic in teaching. The obstacle faced is that there are still teachers who often arrive late and lack discipline in teaching. Then there are still some teachers who are not academically aligned with the subjects they teach. The solution offered as an improvement effort in overcoming the obstacles that occur is that the head of the madrasah provides punishment or administrative sanctions for teachers who are undisciplined and often come to school late. Discuss with the madrasa supervisors regarding policies for teachers who are not yet aligned with their academic fields.
Implementation of the Outdoor Learning Model as an Environmental Education Strategy at MTS Bina Bersaudara Langkat Atiqah Zahrah; Satriyadi Satriyadi
International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : The Islamic Education and Multiculturalism Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/ijierm.v8i1.678

Abstract

Abstrak Penelitian ini berangkat dari masih terbatasnya kajian yang mengintegrasikan model outdoor learning dengan nilai-nilai keislaman dalam pendidikan lingkungan di madrasah, padahal pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman langsung berpotensi memperkuat kesadaran ekologis peserta didik secara lebih kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, pelaksanaan, serta dampak penerapan model outdoor learning terhadap pemahaman dan sikap peduli lingkungan peserta didik di MTs Bina Bersaudara Langkat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai praktik pembelajaran yang berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi outdoor learning mampu meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik, memperkuat pemahaman konsep lingkungan, serta membentuk sikap peduli terhadap kelestarian lingkungan melalui pengalaman belajar langsung di lingkungan sekitar. Kontribusi konseptual penelitian ini terletak pada pengembangan model integratif outdoor learning berbasis nilai-nilai Islam yang memadukan pengalaman ekologis dengan dimensi moral dan spiritual, sehingga pendidikan lingkungan di madrasah tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan tanggung jawab ekologis sebagai bagian dari etika keislaman. Kata Kunci: Outdoor Learning, Pendidikan Lingkungan, Madrasah, Pembelajaran Kontekstual Abstract This study addresses the limited research integrating the outdoor learning model with Islamic values in environmental education within madrasah contexts, despite the potential of experiential learning to strengthen students’ ecological awareness in a more contextual manner. The study aims to analyze the planning, implementation, and impact of outdoor learning on students’ environmental understanding and environmental care attitudes at MTs Bina Bersaudara Langkat. This research employs a qualitative approach with a descriptive design using observation, in-depth interviews, and documentation as data collection techniques. Data were analyzed through an interactive process consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing to obtain a comprehensive understanding of the learning practices implemented. The findings indicate that the implementation of outdoor learning increases students’ active engagement, strengthens their understanding of environmental concepts, and fosters environmental care attitudes through direct learning experiences in the surrounding environment. The conceptual contribution of this study lies in proposing an integrative outdoor learning model based on Islamic values that combines ecological experience with moral and spiritual dimensions, thereby positioning environmental education in madrasah not only as a cognitive learning process but also as the development of ecological responsibility grounded in Islamic ethical values. Keywords: experiential learning, Islamic environmental ethics, Islamic school, contextual learning
Membangun Karakter Remaja yang Berintegritas melalui Aktivitas Bermasyarakat di Dusun VIII Desa Kolam Kecamatan Percut Sei Tuan Juliani Juliani; Satriyadi Satriyadi; Syahbudin Syahbudin; Rama Maulana; Sindia Putri Bahagia
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i1.1159

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan menganalisis keterlibatan remaja dalam aktivitas kemasyarakatan sebagai sarana pembentukan karakter berintegritas. Kegiatan dilaksanakan di Dusun VIII Desa Kolam Kecamatan Percut Sei Tuan dengan melibatkan kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan remaja sebagai informan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan bahwa partisipasi remaja dalam kegiatan sosial seperti gotong royong, bakti sosial, pengajian, pelestarian lingkungan, dan organisasi kepemudaan menanamkan nilai tanggung jawab, kepedulian, kerja sama, disiplin, serta kepemimpinan. Peran orang tua dan tokoh masyarakat terbukti krusial dalam mendorong keterlibatan remaja, sehingga nilai karakter tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan nyata. Program ini berkontribusi pada penguatan integritas remaja, peningkatan kepedulian sosial, serta solidaritas masyarakat. Dengan demikian, aktivitas bermasyarakat menjadi media efektif dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, berdaya saing, dan siap menjadi agen perubahan di lingkungannya.