Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Dinasti Politik Dalam Pemilu:Antara Partisipasi Warga Negara Dan Politik Transaksional Rahma Yani Hasibuan; Melva Simangunsong; Bila May; Dian Uli Anatasia L. Tobing; Loficha Metesa Br Ginting; Dandi Putra Bintang; Prayetno
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol. 1 No. 3 (2023): Terbitan Edisi November 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v1i3.94

Abstract

Dinasti politik seringkali terlibat dalam praktik politik transaksional yang melibatkan penyalahgunaan kekuasaan untuk pertukaran kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Dalam pemilihan umum, hal ini dapat merusak integritas pemilihan dan proses politik secara keseluruhan. Dinasti politik mengacu pada dominasi berulang keluarga atau garis keturunan dalam panggung politik dan posisi berpengaruh dalam pemerintahan. Hasil case method ini diharapkan memberi wawasan mendalam tentang peran dinasti politik dalam politik modern dan menyoroti tantangan dan peluang dalam menjaga demokrasi yang kuat dan inklusif. Penelitian bertujuan untuk menyelidiki bagaimana dominasi keluarga atau garis keturunan tertentu dalam politik dapat mempengaruhi partisipasi warga negara dalam pemilihan umum. Mini Riset ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem dinasti politik memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap demokrasi, partisipasi politik, dan integritas proses politik. Dalam konteks politik transaksional dalam pemilihan umum, ditemukan bahwa hal ini dapat mempengaruhi preferensi pemilih, tingkat partisipasi pemilih, integritas pemilu, kebijakan publik, persepsi masyarakat terhadap proses politik, dan kualitas demokrasi. Untuk mengatasi masalah ini, beberapa alternatif solusi telah diajukan, termasuk peningkatan pendidikan politik, pengawasan dan penegakan hukum yang lebih kuat, peningkatan transparansi dan akuntabilitas, serta partisipasi aktif masyarakat sipil. Kata Kunci: Dinasti Politik, Pemilu, Partisipasi, Politik Transaksional
Populisme dan Tantangan Integrasi Masyarakat di Perumnas Mandala: Reaktualisasi Pancasila Sebagai Solusi Dewi Sartika; Fretty Luciana Gurning; Puji Chairunisa; Dewi Putri Batubara; Dies L Tobing; Agnes Sitanggang; Oktavia Anjelina Saragih; Armando Fidelis Wuwu; Prayetno
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol. 1 No. 3 (2023): Terbitan Edisi November 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v1i3.95

Abstract

Penelitian ini membahas dampak populisme yang bersenyawa dalam politik identitas terhadap polarisasi masyarakat, dengan fokus pada situasi di Perumnas Mandala, Indonesia. Populisme yang terkait dengan isu-isu identitas seperti agama dan budaya dapat mengancam kesatuan sosial dan stabilitas negara. Dalam konteks Perumnas Mandala, sebagai wadah keragaman masyarakat, populisme dapat mengganggu integrasi sosial dan nilai-nilai Pancasila yang dijunjung tinggi di Indonesia. Studi ini mencari jawaban atas pertanyaan mengenai dampak populisme pada polarisasi masyarakat dan bagaimana reaktualisasi Pancasila dapat menjadi solusi untuk menghadapi ancaman ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, dengan data yang diperoleh dari berbagai sumber teks seperti buku, jurnal, dan artikel yang relevan dengan topik populisme dan Pancasila. Lokasi observasi penelitian adalah masyarakat Perumnas Mandala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populisme identitas dapat memecah masyarakat, menciptakan konflik, mengurangi kepercayaan terhadap lembaga demokratis, dan mengalihkan perhatian dari isu-isu penting. Populisme juga dapat menyebabkan diskriminasi dan stereotip. Oleh karena itu, reaktualisasi Pancasila diperlukan sebagai solusi untuk mempromosikan kesatuan, toleransi, 2 dan keadilan sosial. Penelitian ini memiliki manfaat teoretis sebagai referensi untuk penelitian lebih lanjut tentang populisme dan reaktualisasi Pancasila. Manfaat praktisnya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang ancaman populisme terhadap integrasi sosial dan mendorong penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Analisis Kebijakan Pemerintah Dalam Pemenuhan Hak Konstitusional Masyarakat Miskin di Perumnas Mandala, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang Studi Kasus: Program Bantuan Sosial Ade Fitri Sihombing; Anjelina Pasaribu; Dedek Harianto; Ikhsanul Fadly Butar-Butar; Nadila Septiani ritonga; Satya Nofryanti; Prayetno
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol. 1 No. 3 (2023): Terbitan Edisi November 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v1i3.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemerintah dalam menyediakan hak konstitusional masyarakat miskin di Indonesia, dengan fokus pada studi kasus program sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah mencanangkan berbagai program bantuan sosial untuk masyarakat miskin, namun masih terdapat beberapa kendala dalam implementasi program tersebut. Kendala-kendala tersebut antara lain terkait dengan kualitas data penerima bantuan, mekanisme distribusi bantuan yang tidak efektif, serta kurangnya imunisasi antar instansi terkait. Selain itu, terdapat juga permasalahan dalam pemantauan dan evaluasi program bantuan sosial yang dilakukan oleh pemerintah. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah meningkatkan kualitas penerima bantuan data, memperbaiki mekanisme distribusi bantuan, meningkatkan koordinasi antar instansi terkait, serta memperkuat sistem pemantauan dan evaluasi program bantuan sosial.
DAMPAK KONFLIK DI LAUT CHINA SELATAN TERHADAP STABILITAS KAWASAN ASIA TENGGARA Kevin Andreas Halomoan Tambunan; Ridha Nababan; Rimma Anisa Siagian; Roslin Naiborhu; Sintia Harianti; Prayetno
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Proccess
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i01.4673

Abstract

The conflict in the South China Sea involves overlapping claims between six countries, namely China, the Philippines, Taiwan, Brunei, Malaysia and Vietnam. The main cause of this conflict is the potential for abundant natural resources, including oil and gas, as well as strategic international trade routes. China claims almost the entire region through the decree line, sparking tensions and protests from other countries. The purpose of this paper is to examine the impact of the conflict in the South China Sea on stability in the Southeast Asia region. This research uses the literature study method. This type of method is collecting data by searching for sources and constructing them from various sources such as books, journals and research that has already been carried out. Literature study is an effort carried out by researchers to collect information that is relevant to the topic or problem that will be or is being researched. So, based on this research to determine the impact of this conflict on the stability of Southeast Asia includes increasing military tensions and economic challenges for the countries involved.
Peran Media Sosial Tiktok dalam Transformasi Politik Gen Z Pada Pemilihan Presiden Tahun 2024 di Kelurahan Tegal Rejo Alfon Apriel Simanullang; Prayetno
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 6 No 3 (2025): JAPS Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/japs.v6i3.327

Abstract

This study aims to analyze the role of TikTok social media in Gen Z's political transformation during the 2024 presidential election in Tegal Rejo Village. In the context of digital technology development, TikTok has become an influential platform for disseminating political information, especially among the younger generation. This social media not only functions as a means of entertainment, but also as an effective political communication tool for campaigns, policy dissemination, and shaping public opinion. This study uses a qualitative method with a case study approach, involving direct observation and in-depth interviews with residents of Tegal Rejo Village who actively use TikTok. The data obtained will be analyzed to understand how political content on TikTok influences the political awareness, participation, and voting decisions of the village community. The results of this study are expected to provide new insights into the dynamics of political communication in the digital era and the contribution of social media in shaping political mindsets and behavior at the local level
Analisis Implementasi Kebijakan Program Makan Bergizi Gratis Di UPT SMP Negeri 6 Medan Kelas IX Tahun 2025 Yuli Indriani Lubis; Julia Ivanna; Liber Siagian; Prayetno; Windawati Pinem
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 7 No 1 (2026): JAPS April Sedang Berlangsung
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Free Nutritious Meal Program (MBG) policy at the UPT SMP Negeri 6 Medan for Grade IX in 2025 and identify supporting and inhibiting factors in its implementation based on aspects of communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The research is motivated by the implementation of the program that has been running, but has not been optimal in achieving policy objectives, especially in shaping students' nutritional awareness and behavior. This study uses a qualitative approach with descriptive methods. Informants were determined through purposive sampling techniques, consisting of the principal, implementing teachers, program coordinators, and grade IX students. Data collection techniques were carried out through interviews, observations, and documentation, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana. The results of the study indicate that the implementation of the MBG Program has been running administratively and technically, but has not been fully optimal. Communication between implementers is running quite well, but educational communication to students is still not optimal. The availability of resources is quite supportive, although its utilization is not optimal, including limited facilities such as cutlery. From the disposition aspect, implementers show commitment, but student participation and discipline are still low. The bureaucratic structure is in place, but it is not yet supported by standardized SOPs. Furthermore, there has been an expansion of beneficiary coverage to teachers as a means of adjusting implementation. The main inhibiting factors include a lack of nutrition education and suboptimal student behavior. Therefore, improvements are needed through strengthening educational communication, optimizing resources, and fostering student behavior to more effectively achieve program objectives.