Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Rancang Bangun Alat Pendeteksi Gas Hidrogen Di Dalam Kendaraan Roda Empat Berbasis Internet Of Things (IoT) Aprieji Istiawan; Rachmansyah; Tasmi; Hastha Sunardi
Journal Of Intelligent Networks and IoT Global Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jinig.v1i1.3076

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuat rancangan alat yang dapat mendeteksi gas hidrogen dengan menggunakan sensor MQ-8. Kadar kualitas udara yang ada pada suatu ruangan menjadikan tolak ukur keamanan dan kebersihan dan ruangan tersebut begitu juga dengan ruangan tertutup seperti pada kabin kendaraan roda empat. Salah satu gas berbahaya yang berasal dari kendaraan roda empat adalah Gas hidrogen. gas yang dikeluarkan dari terjadinya kebocoran AC saat kendaraan dalam keadaan menyala didalam keadaan tertutup sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan manusia apabila terhirup pada kadar tertentu. Berdasarkan kondisi tersebut diperlukan untuk dibuat sistem monitoring gas hidrogen didalam kendaraan roda empat berbasis Internet Of Things (IoT). Pada penelitian ini, dibuat sistem monitoring kadar gas hidrogen dengan metode real-time berbasis Internet of Things (IoT). Sensor gas yang dipakai adalah MQ-8 yang digabungkan dengan mikrokontroler NodeMcu ESP 8266. Hasil dari pengujian Freon yang mengandung gas hidrogen sensor MQ-8, Buzzer dan LED indikator merah menyala dengan action power window akan turun ketika gas hidrogen lebih dari 20 ppm, yang berarti kondisi tersebut melebihi batas aman kesehatan dan data yang telah dikirim NodeMCU akan disimpan dalam database, pengiriman data secara real-time yang ditampilkan pada website monitoring,dan dapat memberikan notifikasi dengan cepat kepada penumpang agar mencegah keracunan pada kandungan gas hidrogen. dengan melakukan pengujian tersebut bahwa sensor dapat bekerja dengan baik
SISTEM BUKA TUTUP TERPAL SECARA OTOMATIS PADA PENJEMURAN GABAH BERBASIS TELEGRAM BERDASARKAN SENSOR BH1750 (SENSOR CAHAYA) DAN RAIN DROP SENSOR (SENSOR HUJAN) Nonik Wulantika; Tasmi; Ricky Maulana Fajri
Journal Of Intelligent Networks and IoT Global Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jinig.v1i1.3078

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu meringankan pekerjaan petani, dan agar gabah yang dijemur dapat menghasilkan kualitas yang baik. Dikarenakan masih banyaknya petani di daerah-daerah tertentu yang melakukan proses penjemuran gabah secara manual bergantung pada sinar matahari yang tidak bisa diprediksi. Dilakukan percobaan sensor hujan akan mendeteksi turunya hujan Ketika menerima tetesan air dengan nilai kurang dari 1000 RH dan tidak mendeteksi hujan bila lebih dari 1000 RH, Sedangkan sensor BH1750 akan mendeteksi terang bila nilai lebih dari 70 lux dan mendeteksi mendung bila kurang dari 70 lux. Hasil Kedua sensor dapat bekerja dengan baik, sensor BH1750 dapat mendeteksi adanya perubahan cahaya dari terang ke gelap atau sebaliknya dan sensor hujan dapat mendeteksi adanya tetesan air hujan. Dari pengujian membuktikan bahwa sensor BH1750 dan sensor hujan berkerja dengan baik dalam mendeteksi cuaca dan motor DC bergerak sesuai dengan nilai yang telah diinput
SISTEM PENYIRAMAN BUDIDAYA TANAMAN CABAI BERDASARKAN PENGUKURAN SUHU DAN KELEMBABAN TANAH Puji Lestari; Tasmi; Fery Antony
Journal Of Intelligent Networks and IoT Global Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jinig.v1i1.3080

Abstract

The process of growing peppers requires extra attention important to maintaining soil moisture. The intensity of temperature and humidity in chili plants can make it easier for farmers to measure soil conditions and make it easier for farmers to monitor the quality of the chili they grow. In this study, the progression of an Internet of Things (IoT)-based system was performed out. To monitor and find out the temperature and humidity and can carry out the plant watering system automatically. NodeMcu ESp32 microcontroller as a data center, with temperature values taken from DHT11 sensors and humidity values from Soil Moisture sensors. This soil moisture control system works at temperatures of more than 20°C and humidity levels of more than 70% so that the system can control the water pump according to the measured level of soil moisture. From the results of experiments that have been carried out testing chili plants with a Soil Moisture sensor, the dry soil output value is >=70% with a temperature from the DHT11 sensor of 33.30 °C and a wet soil output value of <=60% with a temperature from the DHT11 sensor of 29.00°C has an accurate value with what has been tested with several conditions that have been made previously
Implementasi E-Learning dengan metode Rapid Application Development Di SMK Muhammadiyah 1 Palembang Hafiz Nursalam; Indah Permatasari; Tasmi
JUPITER (Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Komputer) Vol 18 No 2 (2026): Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Komputer (JUPITER)
Publisher : Teknik Komputer Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jupiter.v18i2.11896

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pengelolaan proses pembelajaran di Sekolah. SMK Muhammadiyah 1 Palembang sebagai sekolah digital dan berkemajuan menghadapi tantangan dalam menyediakan sistem pembelajaran berani yang terintegrasi, efektif dan sesuai dengan kebutuhan internal sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem e-learning berbasis Website dengan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) sebagai proses tahap pengembangan sistem. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Pengembangan sistem dilakukan melalui empat tahapan metode RAD, yaitu perencanaan kebutuhan, desain pengguna, konstruksi, dan cutover . Sistem yang dibangun menyediakan berbagai fitur penting seperti manajemen pengguna, pengelolaan materi terbuka, tugas, kuis, serta evaluasi nilai siswa. Untuk memastikan sistem berjalan sesuai kebutuhan dilakukan pengujian menggunakan metode black box pengujian yang fokus pada validasi fungsi dari sisi pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur yang diuji, seperti login, pendaftaran akun, pengelolaan kelas, tugas, materi dan kuis telah berjalan sesuai dengan spesifikasi. Sistem mampu memberikan respon yang tepat terhadap input valid , serta menolak input tidak valid serta menolak input tidak valid dengan menampilkan pesan kesalahan yang informatif. Pada implementasinya, akan mendukung visi misi SMK Muhammadiyah 1 Palembang menjadi sekolah unggul berbasis teknologi informasi. Diharapkan sistem ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam transformasi digital di lingkungan pendidikan vokasi
Penguatan Kompetensi Guru SMK PGRI Kota Palembang Melalui Pemanfaatan Artificial Intelligence Dalam Perencanaan Pembelajaran Ahmad Sanmorino; Hendra Di Kesuma; Indah Pratiwi Putri; Lastri Widya Astuti; Imelda Saluza; Tasmi; Nining Ariati; Dhamayanti; Faradillah; Fery Antony; Dona Marcelina; Rudi Heriansyah
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v9i1.4131

Abstract

Abstract: The development of artificial intelligence (AI) technology presents new opportunities in education, particularly in lesson planning. However, most vocational high school teachers in Palembang City, including those at SMK PGRI 2, still have limited knowledge and skills in utilizing AI. This problem is the background to the implementation of community service activities (PkM) with the aim of improving teacher competency in using Large Language Models (LLM) such as Gemini and ChatGPT to develop Lesson Implementation Plans (RPP). The methods used included needs surveys, interactive workshops, hands-on practice, and evaluation through post-tests and participant feedback. The results of the activity showed a significant increase, where teacher knowledge increased from 20% to 80% and the application of AI in lesson plans increased from 10% to 65%. The contribution of this activity lies in improving teachers' ability to utilize AI to develop lesson plans more effectively and providing a scientific basis for the application of LLM in lesson planning in vocational education. Keywords: artificial intelligence, lesson planning, vocational school teachers Abstrak: Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) menghadirkan peluang baru dalam dunia pendidikan, khususnya dalam perencanaan pembelajaran. Namun, sebagian besar guru SMK di Kota Palembang, termasuk di SMK PGRI 2, masih memiliki keterbatasan dalam pengetahuan dan keterampilan pemanfaatan AI. Permasalahan ini melatarbelakangi dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan Large Language Models (LLM) seperti Gemini dan ChatGPT untuk menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Metode yang digunakan meliputi survei kebutuhan, workshop interaktif, praktik langsung, serta evaluasi melalui post-test dan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan, di mana pengetahuan guru meningkat dari 20% menjadi 80% dan penerapan AI dalam RPP naik dari 10% menjadi 65%. Kontribusi kegiatan ini terletak pada peningkatan kemampuan guru dalam memanfaatkan AI untuk menyusun RPP secara lebih efektif serta penyediaan dasar ilmiah bagi penerapan LLM dalam perencanaan pembelajaran di pendidikan vokasi. Kata kunci: artificial intelligence, guru SMK, perencanaan pembelajaran
Perancangan Alat Pemilah Sampah Logam dan Non-Logam Sederhana Berbasis Sensor HC-SR04 dan LJ12A34Z Muhammad Rizki Akbar Deazwara; Tasmi; Muhammad Gald Teary
Journal Of Intelligent Networks and IoT Global Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jinig.v3i2.6679

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah masih menjadi isu penting, khususnya terkait pemilahan jenis sampah sejak tahap awal. Pemilahan sampah logam dan non-logam secara manual dinilai kurang efisien dan berpotensi menimbulkan kesalahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah prototipe alat pemilah sampah logam dan non-logam secara otomatis berbasis mikrokontroler dan sensor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode rancang bangun prototipe dengan pendekatan eksperimental. Sistem dirancang menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mendeteksi keberadaan objek dan sensor proximity induktif LJ12A34Z untuk mengidentifikasi material logam, dengan Arduino Uno sebagai pengendali utama. Hasil pengujian fungsional menunjukkan bahwa alat mampu membedakan sampah logam dan non-logam serta mengarahkan objek ke wadah yang sesuai secara otomatis. Meskipun terdapat keterbatasan pada objek dengan ukuran besar dan material campuran, prototipe yang dikembangkan telah memenuhi tujuan penelitian sebagai solusi awal yang sederhana dan aplikatif dalam mendukung pemilahan sampah otomatis.