Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian Kualitas Air Sungai dan Upaya Pengendalian Pencemaran Air Benny Yohannes Yohannes; Suyud Warno Utomo; Haruki Agustina
IJEEM - Indonesian Journal of Environmental Education and Management Vol 4 No 2 (2019): IJEEM: Indonesian Journal of Environmental Education and Management, Volume 4 Nom
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.18 KB) | DOI: 10.21009/IJEEM.042.05

Abstract

Pertumbuhan penduduk DKI Jakarta yang pesat adalah salah satu permasalahan yang kompleks bagi penyediaan air bersih terutama karena limbah domestik yang dihasilkan dari kegiatan masyarakat. Sungai sebagai badan air penerima limbah domestik menjadi salah satu sumber daya alam yang rentan terhadap pencemaran. Sungai Krukut adalah salah satu sungai yang digunakan sebagai air baku air bersih PDAM dan saat ini telah tercemar akibat kegiatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis mutu air dan menentukan upaya pengendalian pencemaran air Sungai Krukut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode gabungan antara kuantitatif dan kualitatif. Metode SWOT (Strength, weakness, opportunity, and Threat) digunakan untuk menentukan upaya pengendalian pencemaran air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status mutu air pada 5 titik pemantauan dengan metode Indeks Pencemar yaitu (7,65), (7,54), (6,93), (6,95) dan (9,03), sehingga mutu air tergolong dalam kategori tercemar sedang. Upaya pengendalian pencemaran air yang dapat diterapkan di Sungai Krukut adalah (1) Melakukan penertiban masyarakat yang tinggal dan usaha di daerah sempadan sungai (2) Mengadakan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dan UMKM tentang pentingnya pengelolaan limbah (3) Meningkatkan pengawasan pembuangan limbah cair UMKM (4) Bantuan pemerintah dalam membuat sistem dan menerapkan IPAL terpadu untuk kegiatan UMKM dan permukiman kumuh (5) Implementasi program pengendalian pencemaran air
Kajian Kualitas Air dan Penentuan Status Mutu Air Sungai Cakung, Kota Jakarta Annisa Indriany; Dwi Nowo Martono; Haruki Agustina
Dinamika Lingkungan Indonesia Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/dli.11.1.p.1-9

Abstract

The Cakung River is a river located east of Jakarta and empties directly into the Cilincing estuary, on the coast of DKI Jakarta. The Cakung River crosses a densely populated area and becomes a waste disposal site for various types of industries, resulting in a decline in river water quality. The decline in the quality of the Cakung River will affect Jakarta’s coastal area which has a strategic ecological function. This study aims to analyze the water quality and water quality status of the Cakung River using the pollution index method. The results were also compared with measurements in 2021 and 2019. Laboratory analysis showed that the main pollutant parameters such as TSS, BOD, COD, and Faecal coliform exceeded the quality standards at all sampling points. The range of TSS values was 42-3450 mg/L, BOD 11.1-23.64 mg/L, COD 30-100 mg/L, Faecal coliform 5x106-9x106 MPN/100 mL. The pollution index calculation results show that the Cakung River is severely polluted with index value ranging from 13.92-14.86 and the level of severe pollution has also been going on since 2019. Therefore, serious efforts to control pollution in the Cakung River are needed. 
Pengaruh Perilaku dan Kondisi Permukiman Masyarakat Terhadap Kualitas Air di Sungai Jangkok, Kota Mataram Iwan Haryono; Tri Edhi Budhi Soesilo; Haruki Agustina
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia Vol 23, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Master Program of Environmental Health, Faculty of Public Health, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkli.23.1.73-83

Abstract

Latar belakang: Kepadatan penduduk menjadi penyebab utama pencemaran air Sungai Jangkok, Kota Mataram. Hal ini dikarenakan sumber pencemaran sangat dominan berasal dari limbah rumah tangga berupa limbah cair dan sampah  yang dibuang langsung ke sungai. Oleh karena itu, perbaikan aspek sosial adalah bagian yang sangat penting dalam program pengendalian pencemaran air di Sungai Jangkok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku dan kondisi permukiman masyarakat terhadap kualitas air di Sungai Jangkok, Kota Mataram.Metode: Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi-struktur menggunakan kuesioner sedangkan data kualitas air sungai menggunakan data sekunder dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram. Analisis kualitas air sungai menggunakan metode STORET. Untuk mengatahui pengaruh perilaku dan kondisi permukiman masyarakat terhadap kualitas air sungai menggunakan analisis regresi logistik dengan software SPSS.Hasil: Status mutu air pada bagian Hulu, Tengah dan Hilir Sungai Jangkok, Kota Mataram menurut sistem  nilai STORET dikategerikan buruk (tercemar berat). Pencemaran tersebut utamanya ditandai oleh tingginya nilai BOD, COD, minyak dan lemak, besi terlarut, E. coli serta Total Coliform. Berdasarkan analisis kuisioner diperoleh gambaran bahwa perilaku dan kondisi permukiman masyarakat secara umum dikategorikan kurang baik. Terutama pada perilaku membuang sampah di sungai, perilaku pencegahan, sarana pembuangan air  limbah dan layanan pengelolaan sampah. Berdasarkan analisis regresi logistik variabel Perilaku dan Kondisi Permukiman Masyarakat memiliki nilai signifikansi kurang dari 0,05 dan odds ratio lebih dari 1.Simpulan: Perilaku dan kondisi permukiman masyarakat berpengaruh siginifikan dan positif terhadap kualitas air Sungai Jangkok. ABSTRACT Title: The Impact of Community Behavior and Settlement Conditions on Water Quality in the Jangkok River, Mataram CityBackground: The high population density is the main cause of water pollution in the Jangkok River, Mataram City. This is due to the fact that the major source of pollution comes from household waste in the form of liquid and solid waste, which is directly dumped into the river. Therefore, improving the social aspect is a crucial component of the water pollution control program in the Jangkok River. This study aims to analyze the influence of community behavior and settlement conditions on water quality in the Jangkok River, Mataram City.Method: The data collection was conducted through semi-structured interviews using questionnaires, while the water quality data of the river were obtained from the secondary data of the Mataram City Environmental Agency. The analysis of the river water quality was carried out using the STORET method. To determine the influence of community behavior and settlement conditions on the water quality of the river, logistic regression analysis was performed using SPSS software.Result: The water quality status in the upper, middle, and lower parts of the Jangkok River, Mataram City, according to the STORET system values, is categorized as poor (heavily polluted). This pollution is primarily indicated by high values of BOD, COD, oil and grease, dissolved iron, E. coli, as well as Total Coliform. Based on the questionnaire analysis, it is found that the community behavior and settlement conditions are generally categorized as poor. Especially in terms of the behavior of disposing of waste in the river, preventive behavior, wastewater disposal facilities, and waste management services. Based on the logistic regression analysis, the variables of community behavior and settlement conditions have a significance value of less than 0.05 and an odds ratio of more than 1.Conclusion: The behavior and settlement conditions of the community have a significant and positive impact on the water quality of the Jangkok River.