Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Metodologi Penentuan Kebutuhan Sistem Informasi Akademik Berdasarkan Object Oriented Analysis Menggunakan UML Reflan Nuari; Marwan Noor Fauzy; Yoga Dwi Pambudi; Hery Nurmawan; Muhammad Fajrian Noor; Yulita Fatma Andriani
Proceeding Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi Informasi 2018: Proceeding Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SENSITEK)
Publisher : STMIK Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30700/pss.v1i1.231

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memberikan dampak perubahan seluruh aktivitas di segala aspek termasuk dalam dunia pendidikan untuk meningkatkan kualitasnya. Dalam paper ini kami akan membahas tentang analisis kebutuhan dalam perancangan Sistem Informasi Akademik dengan studi kasus dari Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA yang membutuhkan peracangan sebuah Sistem Informasi yang sesuai dengan kebutuhan dari sekolah tersebut sehingga penelitian ini akan menghasilkan sebuah analisis kebutuhan yang diperlukan dan diperkuat dengan analisis pieces sebagai perbandingan sistem lama dengan sistem yang akan dibangun dan pendekatan dengan model UML (Unified Modeling Languange) berdasarkan object oriented analysis diharapkan menjadi lebih mudah dalam menganalisis kebutuhan dalam perancangan Sistem Informasi Akademik. Kata kunci: UML, Object Oriented, Sistem Informasi Akademik, STP AMPTA.
IMPLEMENTASI METODE K-NEAREST NEIGHBOR (KNN) UNTUK MEMPREDIKSI VARIETAS PADI YANG COCOK UNTUK LAHAN PERTANIAN Reflan Nuari; Aflahah Apriliyani; Juwari Juwari; Kusrini Kusrini
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2018): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.392 KB) | DOI: 10.46808/informa.v4i2.39

Abstract

Bahan pangan pokok di Indonesia adalah beras, seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia maka kebutuhan akan beras juga meningkat. Proses pencapaian swasembada pangan tidak lepas dari penerapan serta inovasi teknologi yang dikembangkan oleh pemerintah melalui petani. Tahapan yang sangat penting adalah proses budidaya padi, dimana pemilihan varietas padi yang sesuai dengan lahan yang tersedia. Dengan pemilihan varietas yang tepat maka hasil produksi padi akan meningkat sesuai dengan harapan. Untuk mendapatkan informasi tentang jenis varietas padi yang sesuai membutuhkan ahli atau pakar varietas padi. Kendala yang sering dihadapi adalah keterbatasan para ahli khususnya di bidang varietas padi yang sangat membutuhkan perhatian. Untuk itu dikembangkanlah suatu sistem yang dapat membantu para petani, penyuluh maupun masyarakat dalam menentukan varietas yang sesuai dengan lahan yang ada. sistem pakar varietas padi pertama kali dikembangkan oleh Prof.Dr.Ir. Abdul Karim Makarim, MSc. dengan menggunakan aplikasi microsoft excel. Untuk mempermudah dalam pemilihan varietas padi peneliti membuat sistem pakar dengan mengimplementasikan metode K-Nearest Neighbor (KNN). Di dalam KNN dalam pengujiannya adalah menggunakan data lama kemudian membandingkan dengan data baru sehingga dihasilkan data yang lebih akurat.
KEAMANAN BASIS DATA PADA VALIDASI DATA SISTEM INFORMASI KEPAKARAN Marwan Noor Fauzy; Reflan Nuari; Yoga Dwi Pambudi; Hery Nurmawan; Muhammad Fajrian Noor; Yulita Fatma Andriani
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2018): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.942 KB) | DOI: 10.46808/informa.v4i3.50

Abstract

Basis data merupakan komponen yang penting dalam berbagai sistem informasi. Dewasa ini penggunaan sistem informasi sudah menjadi sebuah kebutuhan primer bahkan sistem informasi sudah diterapkan pada pemerintahan untuk mempermudah pekerjaan yang efektif dan efisien. Penyajian data pada sebuah sistem informasi sangat bergantung pada perancangan basis data dimana data yang diolah harus valid, dan benar. Dari berbagai penelitian tentang sistem informasi khususnya pada Sistem Informasi Kepakaran (SIKAP) belum ada yang menuliskan tentang keamanan basis datapada validasi data. Fungsi validasi data merupakan salah satu bagian terpenting dalam perencanaan basis data. Pada penulisan ini akan berdiskusi tentang validasi data, trigger dan hak akses dengan tujuan untuk menunjukan keuntungan pada penggunaan validasi data, trigger dan hak akses untuk menjaga penginputan data yg tidak benar kedalam sistem.
IMPLEMENTASI METODE TOPSIS SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENENTUKAN LOKASI TOKO PADA PERUSAHAAN RETAIL Reflan Nuari; Yudha Chirstianto F; Kusrini Kusrini
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2019): Juni
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.912 KB) | DOI: 10.46808/informa.v5i2.80

Abstract

Agar dapat bersaing dalam menjalani suatu bisnis usaha, para pelaku bisnis harus memanfaatkan sistem informasi yang dapat membantu kegiatan agar dapat menjalankannya dengan tepat dan waktu yang cepat serta mengambil suatu keputusan yang tepat, sehingga usaha yang dijalankan agar dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Adanya kesulitan dalam menentukan lokasi untuk mendirikan toko retail agar dapat bertahan dalam persaingan antar toko retail yang begitu pesat. Pendirian toko retail selama ini hanya dilakukan dengan kira-kira saja tanpa adanya sistem terkomputerisasi dan perhitungan matematis yang pasti. Berdasarkan dari adanya permasalahan tersebut, maka untuk menentukan sebuah keputusan pemilihan lokasi yang strategis dan sesuai dengan harapan dapat menggunakan sistem pendukung keputusan yang dapat membatu dalam mengambil keputusan dalam menentkan lokasi mendirikan toko cabang. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah TOPSIS. Metode TOPSIS dipilih karena konsepnya sederhana dan mudah dipahami, komputasinya efisien serta memiliki kemampuan untuk mengukur kinerja relatif dari alternatif-alternatif keputusan dalam bentuk matematis yang sederhana. Metode ini diharapkan dapat membantu pemilihan lokasi yang strategis dan sesuai dengan yang diharapkan, karena penilaian dalam perangkingan didasarkan pada nilai kriteria dan bobot yang telah ditentukan terlebih dahulu. Sistem pendukung keputusan yang dibuat menggunakan jumlah kriteria dan jenis penilaian yang dinamis atau dapat di diubah-ubah sesuai dengan kebijakan perusahaan. cara untuk menentukan kriteria penilaian, pembobotan penilaian dan perangkingan lokasi toko retail, serta menganalisa dan mengevaluasi implementasi penerapan metode TOPSIS tersebut. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Berdasarkan 5 pengujian yang telah dilakukan dengan jumlah kriteria yang berbeda bahwa perhitungan sistem pendukung keputusan dalam menentukan lokasi menggunakan metode TOPSIS yang telah dibuat sudah sesuai 100% dengan perhitungan manual.
ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI AKADEMIK TERINTEGRASI BERBASIS CLOUD COMPUTING Yoga Dwi Pambudi; Reflan Nuari; Marwan Noor Fauzy; Hanafi Hanafi
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2019): Juni
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.912 KB) | DOI: 10.46808/informa.v5i2.84

Abstract

Dari perkembangan arsitektur sistem informasi akademik mengalami kemajuan mengikuti perkembangan teknologi. Para pegiat teknologi saat ini sudah memanfaatkan teknologi yang mutakhir salah satunya cloud computting. Dalam penerapan cloud computting mengubah seluruh konsep dan pemikiran yaitu seluruh perangkat teknologi yang sebelumnya berbentuk fisik namun dengan adanya perkembangan cloud computting semua bersifat non-fisik. Cloud computting merupakan penerapan teknologi dimana sebagian komputasi dan pemprosesan akses data berada pada jaringan internet sehingga dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun, yang artinya seluruh perangkat berbentuk non-fisik dengan menggunakan jaringan internet dapat mengakses data yang diperlukan. Pengadaan perangkat keras untuk arsitektur jaringan di sebuah peguruan tinggi diperlukan biaya yang tidak sedikit sehingga pengadaan perangkat keras memang termasuk investasi jangka panjang dalam sebuah peguruan tinggi. Dengan hal tersebut menimbulkan permasalahan apabila pada perguruan tinggi tersebut hanya mampu merancang jaringan yang seadanya karena keterbatasan biaya padahal saat ini seluruh perguruan tinggi di Indonesia diharapkan sudah menerapkan sistem yang terinegrasi. Implementasi cloud computting sudah merambah diberbagai hal, tidak menutup kemungkinan pada arsitektur jaringan di perguruan tinggi menggunakan cloud computting. berdasarkan survey yang telah dilakuan, sebagian besar sistem informasi yang banyak digunakan dalam perguruan tinggi adalah sistem informasi akademik, sistem informasi pembayaran, dan sistem informasi registrasi. Dalam penelitian ini integrasi sistem informasi yang telah dirancang adalah SI Portal, SI Akademik, SI Admisi, SI Registrasi, SI Pembayaran, SI Aset, dan SI Keuangan. 7 sistem informasi ini akan saling terintegrasi dalam pertukaran data. file akan disimpan diserver cloud dan repositori akan dikelompokan bedasarkan perguruan tinggi. pada server development digunakan untuk melakukan proses pengembangan dan testing aplikasi oleh pihak penyedia jasa cloud computing.
Sistem Informasi Pendaftaran Siswa Baru Menggunakan Extreme Programming Reflan Nuari
Journal of Data Science and Information Systems Vol. 1 No. 4 (2023): Volume 1 Number 4 November 2023
Publisher : Journal of Data Science and Information Systems

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/dimis.v1i4.79

Abstract

The new student registration information system is a digital platform designed to simplify and increase the efficiency of the student registration process at an educational institution. This study aims to create a new student registration system that can facilitate the registration process and data collection of new students using an extreme programming approach. The test results show that the application of the new student registration system that has been made shows results of 100% in accordance with the functions needed by the school.
Implementasi Elliptic Curve Digital Signature Algorithm Untuk Smart Gerobak Sorong Dalam Monitoring Pakan Ternak Alvi Suhartanto; Heni Sulistiani; Selamet Samsugi; Reflan Nuari; Izudin Ismail
SMATIKA JURNAL : STIKI Informatika Jurnal Vol 14 No 01 (2024): SMATIKA Jurnal : STIKI Informatika Jurnal
Publisher : LPPM STIKI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/smatika.v14i01.1231

Abstract

The Internet of Things (IoT) implementation in the livestock sector includes the use of sensors, software and internet-based platforms to monitor, manage and optimize in real-time. This research is intended to solve problems at PT. Indo Prima Beef noted that the use of animal feed is still based on estimates, resulting in the calculation of the selling price of cattle being inaccurate and potentially detrimental. Manual recording which is prone to errors and less efficient causes uncertainty in feed management and costs. Therefore, this research develops an IoT-based tool that is integrated in a wheelbarrow. This tool is capable of reading the results of weighing animal feed and storing the data in real-time in a database connected to web monitoring. Apart from that, the monitoring application can display recap results of cow feed weights, there are also features that support optimal use of the Smart Gerobak Sorong. The method used in this research is applying the Elliptic Curve Digital Signature Algorithm as a safeguard for data communication between IoT and the database. Based on the test results on a cow's feed weight of 10.6 kg, a difference value of 0.11 kg was obtained. This means that the average error value is 0.01%. So, it can be concluded that the loadcell sensor can read mass data for weighing cattle feed with the same load. With this tool, PT. Indo Prima Beef can increase the efficiency of feed use, optimize business income, and provide innovative and effective solutions in overall animal feed management.
Implementasi Elliptic Curve Digital Signature Algorithm Untuk Smart Gerobak Sorong Dalam Monitoring Pakan Ternak Alvi Suhartanto; Heni Sulistiani; Selamet Samsugi; Reflan Nuari; Izudin Ismail
SMATIKA JURNAL : STIKI Informatika Jurnal Vol 14 No 01 (2024): SMATIKA Jurnal : STIKI Informatika Jurnal
Publisher : LPPM UBHINUS MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/smatika.v14i01.1231

Abstract

The Internet of Things (IoT) implementation in the livestock sector includes the use of sensors, software and internet-based platforms to monitor, manage and optimize in real-time. This research is intended to solve problems at PT. Indo Prima Beef noted that the use of animal feed is still based on estimates, resulting in the calculation of the selling price of cattle being inaccurate and potentially detrimental. Manual recording which is prone to errors and less efficient causes uncertainty in feed management and costs. Therefore, this research develops an IoT-based tool that is integrated in a wheelbarrow. This tool is capable of reading the results of weighing animal feed and storing the data in real-time in a database connected to web monitoring. Apart from that, the monitoring application can display recap results of cow feed weights, there are also features that support optimal use of the Smart Gerobak Sorong. The method used in this research is applying the Elliptic Curve Digital Signature Algorithm as a safeguard for data communication between IoT and the database. Based on the test results on a cow's feed weight of 10.6 kg, a difference value of 0.11 kg was obtained. This means that the average error value is 0.01%. So, it can be concluded that the loadcell sensor can read mass data for weighing cattle feed with the same load. With this tool, PT. Indo Prima Beef can increase the efficiency of feed use, optimize business income, and provide innovative and effective solutions in overall animal feed management.
Penentuan Tempat Lokasi Usaha Baru Menggunakan Simple Multi Attribute Rating Technique Method Reflan Nuari
CHAIN: Journal of Computer Technology, Computer Engineering, and Informatics Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2 Number 2 April 2024
Publisher : PT. Tech Cart Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/chain.v2i2.114

Abstract

Determining the location to establish a new business is a critical stage in the business planning process. The right decision in choosing a location can have a significant impact on the success and continuity of the business. The location of a new business has many factors to consider, but there are some problems that entrepreneurs often face in this process. One is the limitation of accurate and up-to-date information about local market conditions, infrastructure, and business regulations in the location under consideration. The lack of comprehensive data can make decision-making less accurate and potentially lead to errors in assessing market potential as well as environmental and social risks. Determining the location of a new business using Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART) involves a series of structured and measurable steps. Application of the SMART method to identify and assess various attributes that are relevant and have an impact on business success, as well as to investigate the advantages of the SMART method in providing an objective and measurable approach to the decision-making process, as well as to test the effectiveness of this method in reducing risk and increasing the chances of success in establishing new ventures. The data from alternative ranking provides recommendations for determining the location of new businesses with the results of rank 1 with a value of 0.7583 obtained by CH Village, rank 2 with a value of 0.6167 obtained by ST Village, and rank 3 with a value of 0.4625 obtained by DR Village.
Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Platform Pengembangan Aplikasi Web Menggunakan Metode MOORA Reflan Nuari
CHAIN: Journal of Computer Technology, Computer Engineering, and Informatics Vol. 2 No. 3 (2024): Volume 2 Number 3 July 2024
Publisher : PT. Tech Cart Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/chain.v2i3.146

Abstract

A web application development platform is a framework or environment that provides tools, libraries, and features to simplify the process of creating a web-based application. Choosing a web application development platform is an important step that affects the success of an application development project. Each platform has its own advantages and disadvantages, such as scalability, ease of integration, security level, cost efficiency, and ease of use. However, without a systematic approach to evaluating and comparing these alternatives based on relevant criteria, the risk of choosing a suboptimal platform is increasing. The purpose of this research is to apply DSS in the selection of web application development platforms using the MOORA method which provides an objective and structured solution in choosing the platform that best suits the needs of web application development based on various criteria. By using the MOORA method, it is hoped that it can produce recommendations that are appropriate and acceptable to developers and stakeholders in the decision-making process. As a result of the calculation using the MOORA method, react ranks first with a final value of 0.4265, making it the best platform for web application development in this case. Angular follows in second place with a value of 0.4261, which indicates a performance that is almost on par with React. Laravel is ranked third with a value of 0.4142, followed by Django in fourth place with a value of 0.4095. Vue.js ranks fifth with a value of 0.3902, while Ruby on Rails is in last place with a value of 0.3756. The results of this ranking reflect the excellence of React in meeting the set criteria, followed by other alternatives that have strong performance in certain aspects.