RA Diana Widyastuti
Universitas Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH LAMA PERENDAMAN BAHAN SETEK DALAM LARUTAN IBA DAN NAA TERHADAP KEBERHASILAN SETEK JAMBU AIR (Syzygium aqueum) VARIETAS CITRA DAN MADU DELI Alika Fadhilah Manaf; RA Diana Widyastuti; Rugayah; Yusnita Yusnita
Jurnal Agrotek Tropika Vol. 14 No. 2 (2026): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL. 14, MEI 2026
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v14i2.12611

Abstract

Jambu air menjadi buah favorit karena bentuknya yang unik serta tekstur renyahnya, terutama pada varietas Citra dan Madu Deli. Tanaman ini diperbanyak secara vegetatif dengan teknik setek. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh varietas jambu air serta durasi perendaman dalam larutan IBA dan NAA terhadap tingkat keberhasilan perakaran setek. Studi ini dijalankan pada periode Maret hingga Juni 2024 di rumah kaca Laboratorium Lapangan Terpadu, Universitas Lampung. Desain percobaan yang diterapkan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan tiga kali ulangan. Percobaan mencakup dua faktor perlakuan (2x4), yaitu faktor pertama berupa varietas jambu air (Citra/K1 dan Madu Deli/K2), serta faktor kedua berupa perlakuan perendaman, yang mencakup perlakuan tanpa perendaman (B0), serta perendaman selama 60 menit (B1), 120 menit (B2), dan 180 menit (B3). Uji homogenitasragam data dijalankan menggunakan uji Bartlett, sementara uji aditivitas dijalankan denganuji Tukey, dan untuk melihat perbedaan antar perlakuan, dijalankan analisis ragam (uji-F)dengan uji ortogonal polinomial. Temuan studi mengindikasi tidak terdapat perbedaan yangsignifikan antara varietas Citra dan Madu Deli dalam keberhasilan perakaran setek.Perendaman selama 180 menit memberikan hasil terbaik dengan kenaikan persentase akar,panjang akar, sebaran akar, persentase tunas, dan jumlah daun. Di sisi lain, perendamanselama 120 menit lebih efektif dalam meningkatkan jumlah akar dan tunas pada setek jambu air, serta mengindikasi adanya interaksi antara varietas dan durasi perendaman auksin dalam peningkatan jumlah daun.