Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN (Studi Kasus Perusahaan Perbankan yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2020) Susanti Budiastuti; Sri Hartati; Suseno
AmaNU: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/amn.v5i1.328

Abstract

The research entitled “Analysis of the Effect of Financial Ratios on Banking Financial Performance (Case Study of Banking Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange for the Period 2018-2020). The financial ratios used are Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), while financial performance is measured by the Return on Assets (ROA) ratio. The formulation of the research problem is the Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Loan Deposit Ratio (LDR), have an effect on Return on Assets (ROA). This study aims to analyze the effect of Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), on Return on Assets (ROA). This research is a quantitative research using secondary data Data in the form of annual financial statements of banking companies listed on the IDX for the period 2008-2020, obtained a sample of 18 companies based on the purposive sampling method. The analytical technique used is multiple linear regression analysis and to determine the accuracy of the model, the classical assumption test is carried out. The results showed that the Capital Adequacy Ratio (CAR) and Loan to Deposit Ratio (LDR) had a significant positive effect on Return on Assets (ROA) while Non Performing Loans (NPL) had a significant negative effect on Return on Assets (ROA). It is proven by the CAR tcount (2.443) and LDR (5.825) which is greater than the ttable value (2.009) and the NPL tcount value (-4.207) is smaller than the ttable value (-2.009), with sig. value CAR (0.018), NPL (0.000), LDR (0.000) < a (0.05).
PENGARUH KETERBACAAN LAPORAN KEUANGAN DAN ASIMETRI INFORMASI TERHADAP KUALITAS LABA Suseno; Susanti Budiastuti; Karfin; Muklis; Dipa Teruna Awaloedin
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v7i1.2040

Abstract

Studi ini meneliti pengaruh keterbacaan laporan keuangan, konsistensi kebijakan akuntansi, tekanan pelaporan kinerja, dan asimetri informasi terhadap kualitas laba perusahaan publik. Kualitas laba merupakan indikator penting bagi investor dan pemangku kepentingan karena mencerminkan sejauh mana laba yang dilaporkan mewakili kinerja ekonomi perusahaan yang sebenarnya. Laporan keuangan yang mudah dibaca meningkatkan transparansi dan mengurangi kesalahpahaman di antara pengguna laporan keuangan. Konsistensi kebijakan akuntansi memastikan keterbandingan dan keandalan informasi keuangan antar periode. Tekanan pelaporan kinerja dapat mendorong perilaku oportunistik manajerial, yang berpotensi mengurangi kualitas laba. Sementara itu, asimetri informasi muncul ketika manajer memiliki informasi yang lebih unggul dibandingkan pemangku kepentingan eksternal, yang dapat meningkatkan praktik manajemen laba. Studi ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari perusahaan publik. Sampel terdiri dari 100 observasi perusahaan-tahun yang dipilih melalui pengambilan sampel bertujuan. Analisis data dilakukan menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Teknik analisis meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan pengujian hipotesis. Hasil menunjukkan bahwa keterbacaan laporan keuangan dan konsistensi kebijakan akuntansi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laba. Sebaliknya, tekanan pelaporan kinerja dan asimetri informasi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kualitas laba. Secara bersamaan, semua variabel independen secara signifikan memengaruhi kualitas laba. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan transparansi dan konsistensi dalam pelaporan keuangan sekaligus mengurangi tekanan kinerja yang berlebihan dan asimetri informasi dapat meningkatkan kualitas laba perusahaan. Studi ini berkontribusi pada literatur akuntansi keuangan dan memberikan implikasi praktis bagi regulator, manajer, dan investor.