Novizal Wendry
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol, Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTERISTIK PEMIKIRAN HADIS TUAN ABDUL BA’ITS NASUTION: KAJIAN TOKOH HADIS KONTEMPORER DI MANDAILING NATAL Sukma Dahlia Nasution; Novizal Wendry; Luqmanul Hakim
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 10 No. 1 (2026): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tajdid.v10i1.6907

Abstract

Kajian hadis di Nusantara sering kali mengabaikan peran strategis ulama lokal yang memegang sanad keilmuan internasional. Pemilihan topik atas tokoh Tuan Abdul Ba’its Nasution didasarkan pada signifikansi kiprahnya di Mandailing Natal; sebuah anomali intelektual yang berhasil mensintesiskan sanad global dari Universitas Ummul Qura Makkah dengan kearifan tradisi lokal Nusantara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi tokoh dan analisis isi (content analysis) terhadap 34 naskah karyanya, dipadukan dengan telaah atas metode pengabdian sosial dan pengajarannya di masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengabdian keilmuan Tuan Ba’its diimplementasikan melalui dua strategi komprehensif. Pertama, pendekatan kultural di majelis taklim menggunakan literatur ringkas (Tulisan) guna mewujudkan demokratisasi pemahaman hadis harian bagi masyarakat awam. Kedua, pendekatan institusional di pesantren menggunakan naskah tematis yang mendalam (Shohifah) sebagai instrumen pendidikan sekaligus kritik sosial kontemporer yang responsif terhadap patologi masyarakat (seperti korupsi dan money politics). Lebih jauh, melalui posisinya sebagai Rais Syuriyah NU dan Penasihat Bupati, Tuan Ba'its sukses mentransformasikan teks keagamaan menjadi rekayasa sosial dan kebijakan birokrasi.