Marcellina Rasemi Widayanti
STIKES KATOLIK ST.VINCENTIUS A PAULO SURABAYA

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOMATOTIPE TERHADAP RISIKO DIABETES MELLITUS TIPE 2 PADA LANSIA DI SAWUNGGALING SURABAYA Marcellina Rasemi Widayanti; yuni kurniawaty
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2017): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v7i2.107

Abstract

Somatotipe merupakan metode untuk menggambarkan tubuh manusia ke dalam bentuk angka yang berhubungan dengan bentuk dan komposisi tubuh. Penelitian ini adalah jenis observasional dengan teknik pengukuran antromometri dengan metode Heath Carter. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif untuk mengetahui gambaran somatotipe pada orang dengan risiko DM tipe 2. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia dengan risiko DM tipe 2 di RW 5 Sawunggaling Surabaya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah lansia di RW 5 Sawunggaling Surabaya dengan kriteria inklusi berisiko DM tipe 2, usia 45 – 90 tahun dan bisa membaca dan menulis. Sampel dalam penelitian ini akan diambil dengan menggunakan teknik quota samplingsejumlah 80 orang. Hasil penelitian didapatkan enam jenis somatotipe pada lansia yang berisiko terhadap kejadian DM tipe 2 di Posyandu Lansia RW 5 Sawunggaling Surabaya yaitu tipe sentral 7,5%, endomorph 3,8%, endomorph-mesomorph 61,3%, mesomorph 22,5%, mesomorphectomorph 2,5%, ectomorph 2,5%. Dari hasil tabulasi silang antara somatotipe dengan risiko DM tipe 2 maka didapatkan nilai endomorph-mesomorph 59,2% memiliki risiko DM tipe 2 kategori ringan. Tipe endomorph-mesomorp merupakan perpaduan dari penumpukan lemak dan tubuh bagian tengah yaitu tulang, otot dan jaringan ikat. Keterkaitan antara somatotipe endomorph dengan kejadian DM tipe 2 terletak pada seberapa besar kandungan lemak yang diukur melalui pengukuran skinfold, sehingga tipe endomorph-mesomorph bukan salah satu tipe yang berisiko tinggi terhadap kejadian DM tipe 2.
PENGETAHUAN IBUTENTANG GIZI DAN STATUS GIZI BALITA Marcellina Rasemi Widayanti; Magdalena Astrid; Luh Wiryani
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2011): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v1i1.127

Abstract

Pengetahuan tentang gizi balita akan mempengaruhi pola pemenuhan gizi dan status gizi anaknya. Fenomena yang terjadi pada bulan Juni 2010 di RW V Bumiarjo, kelurahan Sawunggaling, kecamatan Wonokromo bahwa dari 130 balita ditemukan 35 balita, mengalami berat badan dibawah garis merah dan dibawah garis titik-titik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita.Populasi terdiri dari semua ibu yang tinggal di RW V Bumiarjo, dan populasi terjangkau sebanyak 130 responden, dengan sampel 67 responden.Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian cross sectional yang bersifat korelasion.Tehnik sampling yang digunakan adalah simple random sampling.Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner dan observasi.Data dianalisa dengan uji statistik Rank Spearman. Dari penelitian didapatkan hasil uji statistik 0,183 > 0,05 yang berarti tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi balita dengan status gizi balita.Berdasarkan hasil tersebut diharapkan pengetahuan yang didapat, baik pendidikan formal ataupun non formal dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi balita, sehingga dapat diterapkan pada anaknya.