Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Bimbingan Teknis Upaya Peningkatan Produksi Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.) Melalui teknik Produksi di luar musim (Off Season) Di Kabupaten Tapanuli Selatan Rasmita Adelina
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Januari
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/jurnalkalandra.v1i1.101

Abstract

Salak Sidimpuan merupakan salah satu komoditas unggulan lokal Kota Padangsidimpuan. Permasalahan yang dihadapi oleh para petani salak sampai saat ini adalah kegagalan pembentukan buah (fruit-set) saat di luar musim. Rendahnya persentase pembentukan buah mengakibatkan terjadinya penurunan produksi salak Sidimpuan. Kondisi ini juga mengakibatkan semakin banyak terjadi alih fungsi lahan dari salak menjadi tanaman kopi, kakao bahkan kelapa sawit. Aplikasi teknologi produksi pemupukan dan penerapan irigasi tetes adalah salah satu solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Kegiatan bimbingan teknis upaya peningkatan produksi salak Sidimpuan ini dilaksanakan dalam rangka sosialisasi dan pelaksanaan pengabdian masyarakat terhadap hasil penelitian teknik produksi off season (di luar musim) berupa modifikasi pemupukan amonium sulfat (ZA) dan KCl serta aplikasi irigasi tetes sederhana. Adapun peserta kegiatan ini adalah penyuluh pertanian lapang dan perwakilan kelompok tani di kabupaten Tapanuli Selatan. Adapun bentuk kegiatan bimbingan teknis yaitu penyampaian dan diskusi hasil penelitian serta kunjungan langsung ke lokasi pertanaman salak Sidimpuan.
Pengembangan Kawasan Agribisnis Berbasis Komoditi Unggulan Lokal Di Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan Rasmita Adelina; Komala Sari Nasution; Anugrah Sri Widiasyih
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Maret
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/jurnalkalandra.v2i2.246

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada masyakarat ini memiliki tujuan untuk mengupayakan pengembangan Kecamatan Angkola Barat menjadi salah satu kawasan agribisnis terpadu berbasis tanaman salak. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari dua kegiatan yaitu (1). Observasi, pengumpulan fakta agribisnis salak di Kecamatan Angkola Barat dan Penyampaian materiagribisnis terpadu salak Sidimpuan subsistem hulu dan hilir ; (2).  Kegiatan cangkok bonggol dan anakan salak.  Peserta kegiatan berjumlah sebanyak 30 orang yang terdiri dari penyuluh pertanian lapang dan perwakilan kelompok tani dikecamatan ini. Kegiatan agribisnis terpadu sebagai salah satu upaya pengembangan kawasan agribisnis terpadu berbasis komoditi unggulan lokal salak di Kecamatan Angkola Barat telah terlaksana dengan baik  dan mencapai target tujuan kegiatan yang telah disusun sebelumnya. Akan tetapi adalah sangat perlu dilakukan kegiatan pelatihan, bimbingan teknis dan lain-lain secara berkala, kontiniu dan berkelanjutan pada masa berikutnya, sehingga tujuan pengembangan kawasan agribisnis.
Pengaruh Kombinasi Pupuk Kandang Sapi, Arang Sekam, dan Pestisida Teki terhadap Pengendalian Penyakit Moler serta Keragaman Genetik Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Bauji Generasi Kedua (M2) Melalui Penyinaran Iradiasi Sinar 60CO (Integral Riview) Rahmadani; Donal Sihombing; Rasmita Adelina
Journal Agro-Livestock Vol. 3 No. 01 (2025): JAL - Januari
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/ete59v73

Abstract

Shallot (Allium ascalonicum L.) is a high-value horticultural crop, but its productivity is often hindered by moler disease caused by Fusarium oxysporum. This study aims to examine the effects of a combination of cattle manure, rice husk charcoal, and natural pesticides derived from nutgrass (Cyperus rotundus) on controlling moler disease and to analyze the genetic diversity of the second generation (M2) Bauji shallot variety induced by Co-60 gamma-ray irradiation. The study employed a completely randomized design (CRD) with five treatments, including control (P1), a combination of cattle manure and rice husk charcoal (P2), cattle manure and nutgrass pesticide (P3), all three combined (P4), and the M2 Bauji variety (P5). The results showed that the combination of cattle manure, rice husk charcoal, and nutgrass pesticide (P4) effectively reduced moler disease incidence by up to 65% compared to the control. This treatment also resulted in the highest plant growth and productivity, with an average plant height of 35.2 cm, 15 leaves, and a bulb weight of 120 g per plant. Additionally, the genetic diversity analysis of the M2 Bauji variety revealed genotypes with higher resistance to moler disease and superior productivity, making them potential candidates for new variety development. This study concludes that the combination of cattle manure, rice husk charcoal, and nutgrass pesticide can enhance shallot productivity and resistance to moler disease, while Co-60 gamma-ray irradiation effectively generates genetic diversity for developing superior varieties.