Erman Anom
Universitas Esa Unggul Jakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pola Komunikasi Dan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Implementasi Program Merdeka Belajar Iswadi Iswadi; Erman Anom; Muhyatun Muhyatun
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.5336

Abstract

Program merdeka belajar merupakan salah satu kemajuan dalam kurikulum pendidikan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengkaji tentang gaya komunikasi serta kepemimpinan yang dapat diterapkan oleh Kepala Sekolah dalam optimalisasi dari pelaksanan program merdeka belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka atau study literature terhadap buku, artikel jurnal, dan dokumen penelitian lainnya. Adapun hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat beberapa pola komunikasi dan gaya kepemimpinan yang dapat diterapkan untuk membantu dalam memaksimalkan pelaksanaan dari program merdeka belajar. Dalam gaya kepemimpin, maka dapat menerapkan kepemimpinan tranformasional, lalu kepemimpinan demokratis dan manajerial, serta kepemimpinan partisipatif. Sedangkan untuk pola komunikasi, maka dapat menerapkan pola komunikasi interpersonal, komunikasi antar pribadi, dan juga komunikasi administratif. Masing-masing dari gaya kepemimpinan dan pola komunikasi ini dapat diterapkan oleh Kepala Sekolah dan disesuaikan dengan kondisi dari sumber daya manusia yang ada di Lembaga pendidikan masing-masing.
Strategi Komunikasi Start Up Laelyind dalam Meningkatan Brand Image dan Daya Saing Rufaida Hanum; Erman Anom; Iswadi Iswadi
Journal of Management and Bussines (JOMB) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Management and Bussines (JOMB)
Publisher : IPM2KPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jomb.v5i2.7201

Abstract

Brand Image is something that every company must pay attention to and always improve. This is very important because it will help maintain the existence and strengthen the competitiveness of the Company amidst ongoing business competence. Brand image also has a big impact on increasing sales of products released by each company. This research focuses on examining the strategies used by the fashion brand LaelyInd, a new start-up company in an effort to improve the brand image and competitiveness of the products it launches. The method used in this research is qualitative with a case study type. The data collection techniques used were interviews, observation and documentation. Based on research conducted, it is known that LaelyInd uses several important strategies in building the image of their products. One of them is effective promotional media as well as marketing mix business communication. Apart from that, the marketing team and other employees also collaborate in cultural events and fashion shows to improve brand image and product competitiveness. In an effort to achieve maximum public trust, LaelyInd always ensures the quality of the products they launch using premium and homemade materials. Keywords: Brand Image, Competitiveness, Communication Strategy, Start-Up
Interaksi Parasosial Penggemar Nike Ardilla yang tergabung Dalam “Nike Ardilla Fans Club” Wahyudi Yusron; Erman Anom
Journal of Management and Bussines (JOMB) Vol 6 No 2 (2024): Journal of Management and Bussines (JOMB)
Publisher : IPM2KPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jomb.v6i2.9302

Abstract

This research aims to explore parasocial interactions between fans and public figures who have died, with a focus on the extraordinary phenomenon related to the persistence of the influence of these figures even after they have died. The research method used is a qualitative approach with case studies. The research results showed that the majority of informants showed characteristics of parasocial interactions, such as Imaginary Friendship, Search for Friendship, Empathy towards Idols, and Reality of Relationships. In the context of the parasocial level of interaction, most of the informants experienced Entertainment Social Value and Intense Personal Feelings, while none showed signs of Borderline Pathological Tendencies. This indicates that the parasocial interactions that occur are still within normal limits. The conclusion is that parasocial interactions between fans and public figures who are no longer alive can take place with high intensity, even though the figure has died. Despite this, the majority of fans remained within normal limits in their interactions, without showing any worrying pathological signs. Keywords: Parasocial Interaction, Nike Ardilla Fans Club, Public Figures
Strategi Programing RRI dalam Mempertahankan Program Dakwah melalui Acara Hikmah Pagi Mochammad Dede Firdaus; Erman Anom
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.9278

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi programing yang digunakan oleh RRI Jakarta, dalam rangka mempertahankan program dakwah melalui acara Hikmah Pagi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa strategi programming konten dakwah melalui program Hikmah Pagi oleh RRI Jakarta, menjadi salah satu contoh keputusan yang tepat dan berhasil menunjukkan bahwa media radio tetap relevan sebagai alat yang efektif dalam rangka menyebarkan pesan-pesan agama dan moralitas, di era modern saat ini sekalipun. Dengan strategi programing yang tepat ini, maka radio dapat terus berperan penting dalam upaya memperkuat nilai-nilai agama dan moral dalam masyarakat Indonesia, khususnya bagi generasi yang tidak terbiasa bersinggungan dengan teknologi canggih seperti smart TV, dan smartphone. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa dengan adanya program Hikmah Pagi di RRI Jakarta, semua kalangan tetap menjadi sasaran dari dakwah yang berlangsung dan menunjukkan bahwa radio tetap eksis sebagai media informasi asalkan acara di dalamnya dapat dikemas dengan menarik. Kata Kunci: Dakwah, RRI Jakarta, Strategi.