Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN DAN PEMBUATAN LISTRIK SURYA UNTUK PENCAHAYAAN AREA PESANTREN PADA GURU, SISWA TAHFIDZ DAN SISWA Beni Barliansah; Edah Jubaedah; Johanes Adi Prihantono; Erlian Supriyanto
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4752-4760

Abstract

Penggunaan sel surya dapat menjadi solusi permasalahan energi di daerah terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik terkemuka. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, Pelatihan dan Produksi Listrik Tenaga Surya untuk Penerangan Area Pesantren dan Pelatihan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) online (Pelatihan TIK Kegiatan KBM) di kalangan guru, siswa, dan santri Tahfidz. Hasil dari pengabdian ini adalah sel surya dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut dengan menyediakan listrik yang terjangkau dan aman. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, Pelatihan dan Produksi Listrik Tenaga Surya untuk Penerangan Area Pondok Pesantren dan Pelatihan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) online di kalangan Guru, Siswa, Santri Tahfidz. Selain itu, pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di SMP Tahfidz Mahkota Al-Hidayah Yayasan Kamilul Hidayah pasti tidak terlepas dari hambatan sebelum terlaksana dengan baik. Faktor penghambat yang menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah kesibukan peneliti selaku dosen yang membutuhkan bantuan untuk membagi waktunya dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pembelian secara online yang membutuhkan waktu beberapa hari untuk mendapatkan bahan dan peralatan yang diperlukan untuk penerangan listrik tenaga surya. Cuaca yang kurang mendukung karena hujan, sehingga mengganggu pelaksanaan instalasi listrik tenaga surya.
Challenges and strategies for improving lecturer research performance through research-oriented key performance indikator 7 at Universitas Nurtanio Bandung Edah Jubaedah; Raya Mustiraya; Sri Sutjiningtyas; Hendrik Sudria Munawar
Bulletin of Educational Management and Innovation Vol. 4 No. 1 (2026): Bulletin of Educational Management and Innovation
Publisher : Rafandha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56587/bemi.v4i1.147

Abstract

Background: Research performance is a key indicator of institutional quality and academic competitiveness in higher education. Universitas Nurtanio Bandung faces challenges in optimizing KPI 7 achievement, particularly in lecturer research productivity, scientific publications, external grants, intellectual property outputs, and institutional reward mechanisms. Purpose: This study aims to analyze the current condition of KPI 7 achievement and formulate optimization strategies to improve lecturer research performance at Universitas Nurtanio Bandung. Method: This study used a qualitative approach with a descriptive exploratory design. Data were collected through in-depth interviews with nine structural leaders, including vice rectors, research institution leaders, and faculty deans. The data were transcribed and analyzed using NVivo 12 through word frequency analysis, text search query, coding analysis, hierarchy chart, and project map visualization. Findings: The findings show that lecturer research activities are dominated by internal and external grant-based schemes. The main obstacles include limited external research grants, low journal publication productivity, insignificant intellectual property outputs, competition among lecturers, and the absence of a structured reward system. The study indicates that KPI 7 optimization requires an integrated strategy through stronger institutional policy, lecturer capacity building, research mentoring, external collaboration, grant access expansion, publication support, and a clear reward system. These findings highlight the importance of institutional commitment in building a sustainable research culture and improving lecturer research performance.