Siti Ansa
Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Bahan Bekas sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini di TK PKK Melati, Kec. Maron, Probolinggo Siti Ansa; Firdaus Ainul Yaqin; Ivonne Hafidlatil Kiromi
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 10 No 1 (2026): JCE (Journal of Childhood Education) Maret - Agustus 2026
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v10i1.2844

Abstract

Kreativitas merupakan salah satu aspek penting yang perlu dikembangkan pada anak usia dini. Namun aspek tersebut sering terabaikan karena metode pembelajaran konvensional yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan bahan-bahan bekas sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif yang dilaksanakan di TK PKK Melati Kecamatan Maron, Probolinggo, dengan subyek 1 orang guru kelas dan 18 anak kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan-bahan bekas seperti kardus, botol plastik, kertas bekas, tutup botol, dan kaleng bekas dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang menarik, kreatif, dan mudah diperoleh. Kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan bahan bekas memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi ide, berimajinasi, dan menghasilkan karya sesuai dengan kreativitas masing-masing. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar anak berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebanyak 53,3% dan Berkembang Sangat Baik (BSB) sebanyak 33,3%, sedangkan kategori Mulai Berkembang (MB) sebesar 13,4% dan tidak terdapat anak yang berada pada kategori Belum Berkembang (BB). Temuan tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan bekas mampu meningkatkan kreativitas anak yang ditandai dengan kemampuan menghasilkan karya yang beragam, keberanian mencoba berbagai bahan, serta ketekunan dalam menyelesaikan tugas. Selain meningkatkan kreativitas, penggunaan bahan bekas juga membantu mengembangkan motorik halus, kemampuan pemecahan masalah, dan kesadaran lingkungan pada anak. Dengan demikian, bahan-bahan bekas dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif, ekonomis, dan mudah diterapkan dalam mendukung pengembangan kreativitas anak usia dini.