Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Ukuran Perusahaan dan Struktur Modal Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Sektor Tekstil dan Garmen Yang Terdaftar di BEI Tahun 2018-2024 Safia Abdul Wahab; Rusman Soleman; Sheila Kusumaningrum; Livi Meiga Putri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8925

Abstract

Safia Abdul Wahab, 2026. Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Ukuran Perusahaan, dan Struktur Modal terhadap Financial Distress (Studi pada Perusahaan Sektor Tekstil dan Garmen yang Terdaftar di BEI Tahun 2018–2024). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan, dan struktur modal terhadap financial distress pada perusahaan sektor tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan selama periode penelitian. Penentuan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh sebanyak 15 perusahaan dengan total 63 sampel penelitian yang memenuhi kriteria. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 13 untuk menguji hubungan antarvariabel penelitian secara empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress, yang berarti semakin tinggi tingkat profitabilitas perusahaan maka semakin rendah kemungkinan perusahaan mengalami financial distress. Leverage tidak berpengaruh terhadap financial distress. Ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress, yang menunjukkan bahwa perusahaan dengan ukuran lebih besar cenderung memiliki risiko financial distress yang lebih rendah. Sementara itu, struktur modal menunjukkan pengaruh positif terhadap financial distress pada perusahaan sektor tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Daerah Maluku Utara Idrus Albaar; Rusman Soleman; Irfan Zamzam
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 5: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i5.16053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah peredaran uang, konsumsi rumah tangga, dan investasi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku Utara. Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan daerah karena mencerminkan kemampuan pemerintah dalam mengelola sumber daya ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series selama periode 2013–2023 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, serta publikasi resmi pemerintah. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS, yang didahului dengan uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah uang beredar berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, yang berarti peningkatan likuiditas mampu mendorong aktivitas ekonomi daerah. Konsumsi rumah tangga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, yang menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi belum sepenuhnya memberikan dampak produktif terhadap perekonomian daerah. Sementara itu, investasi UMKM berpengaruh positif namun belum signifikan pada taraf 5%, meskipun menjadi variabel yang paling dominan dalam model penelitian. Secara simultan, jumlah uang beredar, konsumsi rumah tangga, dan investasi UMKM berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku Utara.