Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Multimedia Interaktif menggunakan Smart Apps Creator 3 sebagai Media Pembelajaran Kreasi Multimedia Fadhilah Dirayati; Teuku Muhammad Fawaati Hs
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 15, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v15i1.3414

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi menuntut dosen untuk melakukan pembelajaran yang interaktif berbasis teknologi. Media pembelajan dengan implementasi multimedia interaktif menjadi salah satu solusi yang dapat mempermudah dalam pembuatan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran kreasi multimedia dengan menggunakan aplikasi Smart Apps Creator 3. Metode penelitian yang dingunakan mengacu pada model pengembangan 4D (Four D-Model) yang terdiri dari 4 tahapan yaitu: pendefinisian, perancangan, pengembangan dan dessimeninate. Namun penelitian ini baru dilakukan pada tahapan pengembangan yang  mana  hanya  menghasilkan produk media pembelajaran berbasis Media Interaktif. Analisis data dilakukan dengan menyebarkan questioner kepada  25  mahasiswa dan 2 dosen secara kuantitatif dan kualitatif. Mahasiswa menjadi terbiasa dalam penggunakan teknologi 4.0 dalam belajar, sehingga dapat mengembangkan pemikiran kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif. Berdasarkan hasil penelitian multimedia interaktif menggunakan Smart Apss Creator 3 secara signifikan meningkatkan potensi belajar di kelas dalam interaksi, efektifitas, pemahanan materi, dan, proses pembelajaran. Hal ini didapatkan berdasarkan persentase  kualitas multimedia interaktif dalam seluruh aspek sebesar 3,30 dengan kategori sangat baik dengan rata-rata persentas 3.70 (sangat baik). Proses pengembangan pada penelitian ini dapat membuat media pembelajaran multimedia interaktif yang lebih kreatif sesuai dengan pemanfaatan teknologi 4.0 Kata Kunci: Multimedia Interaktif,  Pembelajaran 4.0, Smart Apps Creator.
Transformasi Digital melalui Big Data Analytics sebagai Pendukung Efektivitas Strategi Organisasi Amalyanda Azhari; Resy Anggun Sari; Fadhilah Dirayati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8757

Abstract

Transformasi digital dalam organisasi modern telah menjadi agenda strategis yang sangat penting dalam menghadapi era disrupsi teknologi dan persaingan bisnis yang semakin kompleks. Perubahan lingkungan bisnis menuntut organisasi untuk mampu beradaptasi secara cepat, efektif, dan berbasis data. Big Data Analytics (BDA) dipandang sebagai instrumen fundamental dalam mendukung efektivitas strategi organisasi karena memiliki kemampuan untuk mengumpulkan, mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan data dalam skala besar, beragam, serta bergerak cepat. Melalui pemanfaatan BDA, organisasi dapat memperoleh wawasan yang bernilai untuk mendukung proses pengambilan keputusan, mengidentifikasi peluang pasar, memahami perilaku konsumen, memprediksi risiko, serta meningkatkan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran BDA dalam memperkuat strategi organisasi dengan menyoroti aspek metodologis, implementasi, manfaat, dan tantangan yang muncul dalam konteks bisnis digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran, yaitu kualitatif dan kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui survei, wawancara mendalam, serta analisis dokumen organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BDA mampu meningkatkan efektivitas strategi organisasi melalui pengambilan keputusan berbasis data, percepatan inovasi, peningkatan daya saing, dan optimalisasi proses bisnis. Keberhasilan implementasi BDA dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur teknologi, kompetensi sumber daya manusia, budaya organisasi, dukungan manajemen puncak, serta tata kelola data yang baik. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan literatur manajemen strategis dan transformasi digital, serta memberikan rekomendasi praktis bagi manajer untuk memaksimalkan potensi analitik data secara berkelanjutan.
Hybrid Intelligent Framework for Adaptive Decision-Making Systems fadhilah dirayati; Resy Anggun Sari; Rosyana Fitria Purnomo; Jih-Fu Tu Jih-Fu Tu
Journal of Information Systems and Technology Research Vol. 5 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/jistr.v5i1.1462

Abstract

This study proposes a Hybrid Intelligent Framework that integrates Neural Networks (NN), Fuzzy Logic Systems (FLS), and Evolutionary Computation (EC) to improve adaptive decision-making in dynamic, uncertain, and data-driven environments. The framework combines data-driven pattern learning using a multilayer perceptron, interpretable fuzzy reasoning through Mamdani inference and centroid defuzzification, and evolutionary optimization to tune network weights, membership parameters, and fuzzy rule structures. Two dataset categories were used to assess robustness: simulated decision scenarios and industrial datasets with dynamic operational variables. Data were normalized via min–max scaling and fuzzified using Gaussian membership functions before being processed by the NN–FLS pipeline. EC then minimized a weighted objective that balances prediction error and rule complexity, enabling accurate yet explainable decisions. Performance was evaluated using accuracy, MAE, RMSE, and F1-score, and compared against standalone NN and standalone FLS baselines. The hybrid model achieved the best results, reaching 92.3% accuracy and 0.93 F1-score while reducing MAE to 0.32 and RMSE to 0.48. These findings indicate that hybridizing learning, reasoning, and optimization yields faster adaptation and lower error rates than single-model approaches, supporting scalable deployment in real-world decision-support systems. Confusion-matrix inspection also showed fewer critical misclassifications under changing conditions, supporting suitability for online updates in practice.