Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN DASAR SOFTWARE SKETCHUP UNTUK PEGAWAI PT. TRICONVILLE INDONESIA Niki Etruly; Alfanadi Agung Setiyawan; Zain Amarta; Nuthqy Fariz
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3650

Abstract

PT. Triconville Indonesia merupakan salah satu perusahaan furnitur dan kerajinan Indonesia yang berkantor pusat di Semarang dan memiliki beberapa pabrik di Kabupaten Demak dan Kabupaten Jepara. Dalam upaya berperan dalam penguatan ekonomi masyarakat, perusahaan furnitur PT. Triconville Indonesia bekerjasama dengan Politeknik Industri Furrnitur dan Pengolahan Kayu Kendal mengadakan pelatihan dasar software SketchUp untuk furnitur kepada para pegawai PT. Triconville Indonesia guna meningkatkan skill pegawai sebagai target peserta yang mana peserta yang ikut adalah yang belum memiliki kemampuan membuat desain menggunakan SketchUp. Selain itu juga diharapkan pelatihan ini diikuti oleh vendor yang memasok barang ke PT. Triconville Indonesia. PT. Triconville Indonesia juga membuka peserta dari masyarakat sekitar PT. Triconville Indonesia sebagai upaya bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dalam pengembangan SDM melalui Triconville Academy sehingga mendorong terciptanya IKM yang lebih modern dan mengikuti perkembangan zaman dengan penggunaan gambar secara terkomputerisasi. Metode pelatihan yang digunakan adalah projectbased learning yang mana seluruh perserta ditugaskan untuk membuat satu desain furnitur menggunakan SketchUp. PT. Triconville Indonesia berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak penyelenggara pendidikan untuk mencetak sumber daya manusia unggul dalam dunia Furnitur. Triconville Academy bersifat Learning Center.
Perancangan Coffee Table dengan Memanfaatkan Limbah Plywood Guna Menambah Nilai Estetika Nuthqy Fariz; Sukma Khayyun Zanuba
Jurnal Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Vol 3 No 2 (2025): JIFKA Desember 2025
Publisher : Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67302/jifka.v3i2.88

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil kayu lapis, juga mempunyai banyak industri furnitur atau mebel yang menggunakan kayu lapis sebagai bahan baku utamanya. Hal ini membawa dampak positif namun terdapat dampak negatif yang dihasilkan adanya limbah sisa kayu lapis yang semakin menumpuk apabila tidak dikelola dengan baik. Pada CV Indoland Java Perkasa merupakan salah satu perusahaan interior dan furnitur yang menggunakan bahan kayu lapis. Berdasarkan hasil survey lapangan menemukan banyak limbah yang belum dikelola dengan baik. Dalam mengatasi masalah tersebut penulis merancang sebuah furnitur yang bisa berguna untuk masyarakat salah satunya coffee table, meja ini menggunakan bahan material sisa kayu lapis untuk mengurangi jumlah limbah yang menumpuk. Pada penelitian ini menjelaskan cara pemanfaatan limbah kayu lapis dengan membentuknya menjadi sebuah pola sebagai nilai estetika bisa mengoptimalkan limbah kayu lapis. Metode penelitian yang dilakukan kombinasi kualitatif dan kuantitatif yang diperkuat dengan analisa yang hasilnya berupa angka. Dapat diketahui bahwa limbah kayu lapis dapat dimanfaatkan menjadi sebuah produk coffee table estetik dengan penerapan pola herringbone pada komponen top table dan dikombinasikan dengan besi pada komponen kaki. Sehingga setelah dites dan dinilai menghasilakn aspek estetika pada meja kopi sebesar 89,28% yang tergolong sangat sesuai atau sangat estetik.
DESAIN KABINET MULTIFUNGSI DENGAN APLIKASI SMART HOME: Kabinet; Multifungsi; Open Space Working; Smart Home Nuthqy Fariz; Zain Amarta; Alfanadi Agung Setiyawan; Niki Etruly
Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Idealog Vol 9 No 2
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/idealog.v9i2.7246

Abstract

Office is a building that has function to run company business. The comfort of a work environment come from various aspects, one of which is the aspect of preparing the layout of the workplace. Offices require the best layout of the workplace and office equipment so that employees can feel comfortable in carrying out their work so that they can produce maximum performance. One type of workspace is open space working. One of the supporting elements in offices that implement open space working is the cabinet which functions as a place to store work documents. A cabinet is not only as a storage, but also has the function of adding to the aesthetic value of a room. Currently, there are many different forms of cabinets. However, functionally it only functions as a storage area. That is why The cabinet designed is also movable so it is easy to move to another area that is needed. The designed cabinet is also integrated with a smart home which functions as a timepiece, and a place for placing a monitor which can be used as a medium for meetings. In this research, researchers used the design thinking design method: Empthize, Define, Ideate, Prototype and Test. Testing by distributing questionnaires regarding the functions of the cabinet. The results stated that 85% of all functions in the cabinet functioned well so that it could be categorized as a cabinet design integrated with a smart home that was appropriate and met the needs of open workspace.