Laili Rahmatul Fajri
Institut Agama Islam Tasikmalaya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Online Children’s Book to Encourage Extensive Reading in English Teaching in The Islamic Family Law Program Study of IAI Tasikmalaya Laili Rahmatul Fajri
Manajerial | Journal Manajemen pendidikan islam Vol 1 No 1 (2022): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of online children’s book to encourage students in extensive reading is one of creative strategies since it can improve students’ interests in reading. As English books that are difficult to find, many books are unaffordable for many people, and they also lack variety in terms of English levels and genre, online children’s book that is provided in story weaver platform can help students to get a wide variety of reading materials. Therefore, this paper explores the author’s experience in implementing online children’s book to encourage extensive reading in English Teaching during one semester in the Islamic Family Law Program Study and analyzing the students’ perception of the use of online children’s book in extensive reading practice. The participants are students of the second semester who take English 2 course. In this research, qualitative is used as a research method. The result showed that the students have positive attitudes towards online children’s book when they have to read extensively.
The Role of Technology in EFL Classroom with The Triple-E Framework Laili Rahmatul Fajri
Manajerial | Journal Manajemen pendidikan islam Vol 2 No 1 (2023): MANAJERIAL - Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research undertaking aimed to investigate the role of technology in EFL Classroom at one of private college, in Tasikmalaya. This study is anchored on the Triple-E Framework of Liz Kolb which is a practical tool that measures the degree to which the technology in a lesson is helping students meet the learning goals. Respondents were asked on the effects of technology integration in the classroom based on the Dimensions of Triple-E Framework. Significant insights were also gained from the perceptions and responses from students regarding their exposure to technology tools as part of their learning process. The data from the survey yielded the diverse rankings of technology tools that were integrated in teaching methodologies. With a diverse frequency, technology is utilized in organizing text, images, audios, and videos through power point presentations in order to facilitate effective and efficient lecture and discussion for classroom interaction and enhancement. The data obtained from the survey identified the “Intermediate” Level of Literacy of the Integration of Information and technology tools. Among the ranking of tools that is commonly utilized were: laptop, DLP Projector, Smartphones while the most useful software were the Microsoft Office, Audios, Videos, Multimedia Players, Online Applications and resources as well as the Internet. The knowledge and skills in technology tool use determined in evaluation of the role of technology in achieving the learning objectives that aimed for the students which resulted among exceptional, strong and average connection. This study made an implication that the collaboration of in learning would help maximize and attain the learning objectives that could facilitate authentic development to the learners.
Kemampuan Kewirausahaan Pimpinan Pesantren Dalam Meningkatkan Kemandirian Santri Laili Rahmatul Fajri
Manajerial | Journal Manajemen pendidikan islam Vol 3 No 1 (2023): Oktober,2023
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren, sebagai lembaga pendidikan tradisional di Indonesia, memainkan peran sentral dalam membentuk karakter dan kemandirian santri. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki sejauh mana kemampuan kewirausahaan pimpinan pesantren mempengaruhi peningkatan kemandirian santri. Dengan memanfaatkan metode penelitian kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi, penelitian ini mendalam menggali praktik kewirausahaan yang diterapkan oleh pimpinan pesantren dan dampaknya terhadap kemampuan kemandirian santri
Persepsi Guru terhadap Pengembangan  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis Artificial Intelligence (AI)(Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Jidris Assalam Kota Tasikmalaya) Laili Rahmatul Fajri
Manajerial | Journal Manajemen pendidikan islam Vol 8 No 1 (2026): MARET, 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/enjav832

Abstract

Perkembangan teknologi digital di era pendidikan 4.0 menuntut integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam berbagai aspek pembelajaran termasuk penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang menjadi komponen penting dalam perencanaan pembelajaran yang efektif dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru terhadap penggunaan AI dalam pengembangan RPP, faktor-faktor yang memengaruhinya serta peluang dan tantangan implementasinya di madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di MTs Jidris Assalam Kota Tasikmalaya, dengan subjek guru yang memiliki pengalaman menggunakan AI dalam penyusunan RPP. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan moddel interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap AI karena dianggap mempercepat penyusunan RPP, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan mendorong inovasi metode serta evaluasi. Persepsi ini sesuai dengan teori Technology Acceptance Model (TAM), dimana perceived usefulness (PU) tercermin dari manfaat AI dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas RPP, sedangkan perceived ease of use (PEU) tercermin dari kemudahan penggunaan AI yang praktis dan cepat diakses. Penelitian ini menegaskan bahwa AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas RPP, tetapi penerapannya perlu diimbangi dengan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, dan kebijakan institusional agar penggunaan AI optimal dan sesuai nilai pendidikan.