Perkembangan teknologi digital di era pendidikan 4.0 menuntut integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam berbagai aspek pembelajaran termasuk penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang menjadi komponen penting dalam perencanaan pembelajaran yang efektif dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru terhadap penggunaan AI dalam pengembangan RPP, faktor-faktor yang memengaruhinya serta peluang dan tantangan implementasinya di madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di MTs Jidris Assalam Kota Tasikmalaya, dengan subjek guru yang memiliki pengalaman menggunakan AI dalam penyusunan RPP. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan moddel interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap AI karena dianggap mempercepat penyusunan RPP, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan mendorong inovasi metode serta evaluasi. Persepsi ini sesuai dengan teori Technology Acceptance Model (TAM), dimana perceived usefulness (PU) tercermin dari manfaat AI dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas RPP, sedangkan perceived ease of use (PEU) tercermin dari kemudahan penggunaan AI yang praktis dan cepat diakses. Penelitian ini menegaskan bahwa AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas RPP, tetapi penerapannya perlu diimbangi dengan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, dan kebijakan institusional agar penggunaan AI optimal dan sesuai nilai pendidikan.
Copyrights © 2026