Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI ASTA PROTAS DI KUA: Analisis Hukum Keluarga Islam terhadap Bimbingan Perkawinan Inklusif untuk Keluarga Sakinah dan Pencegahan Perceraian Dini Ahmad; Fikri Fikri; Islamul Haq
Jurnal Hukum Keluarga Islam El-Qisth Vol. 9 No. 01 (2026): Juni, Jurnal Hukum Keluarga Islam El-Qisth
Publisher : Prodi Hukum Keluarga Islam IAI Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/8970a566

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Asta Protas (Delapan Program Prioritas Kementerian Agama 2025–2029) dalam revitalisasi layanan Kantor Urusan Agama (KUA) inklusif, dengan fokus analisis hukum keluarga Islam terhadap bimbingan perkawinan (Bimwin) sebagai upaya mewujudkan keluarga sakinah dan pencegahan perceraian dini. Tujuan penelitian adalah menganalisis strategi implementasi Asta Protas pada layanan KUA, kesesuaiannya dengan maqāṣid al-sharī‘ah, serta implikasi Bimwin inklusif terhadap mitigasi faktor pemicu perceraian pada pasangan muda. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan elemen empiris, melalui analisis regulasi (KMA No. 244 Tahun 2025 dan peraturan terkait), literatur hukum keluarga Islam, serta data sekunder dari Badan Pusat Statistik, laporan Kemenag, dan studi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Asta Protas berhasil menggeser paradigma KUA menjadi pusat layanan berdampak melalui digitalisasi, penguatan SDM, dan Bimwin inklusif. Kebijakan ini selaras dengan maslahah mursalah serta maqāṣid al-sharī‘ah (khususnya hifẓ al-nasl dan hifẓ al-nafs), dan Bimwin efektif sebagai instrumen preventif yang membangun resiliensi keluarga pasca-pandemi serta berkontribusi pada tren penurunan angka perceraian. Signifikansi penelitian ini terletak pada kontribusi rekomendasi kebijakan bagi Kemenag dalam penguatan layanan inklusif, pengembangan fiqih munakahat yang adaptif, serta upaya nasional membentuk keluarga maslahat yang berkelanjutan di tengah tantangan sosial kontemporer.c.
Analysis of ‘Urf on the Makkappa’ Tradition among the Pattae Community in Polewali Mandar Arman; Ahmad; Naharuddin SR; Faisal Nur Shadiq Shabri
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol 23 No 1 (2026): Volume 23 Nomor 1 2026
Publisher : Research Institute and Community Engagement of UIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/nuansa.v23i1.20437

Abstract

This study explores the Makkappa’ tradition among the Pattae community in Polewali Mandar Regency, analyzing its alignment with the Islamic legal concept of 'urf sahih (valid custom). Makkappa’, practiced before Ramadan, involves communal prayers, shared meals, and social gatherings, fostering unity, gratitude, and spiritual readiness. The research employs a qualitative ethnographic approach, using interviews, participant observation, and documentary analysis to examine how Makkappa’ reflects Islamic values while preserving cultural identity. Findings reveal that Makkappa’ strengthens social cohesion, promotes intergenerational bonding, and supports cultural sustainability without contradicting Sharia. This tradition exemplifies the harmonious integration of local culture and Islamic principles, contributing to a resilient Pattae identity.