Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pendampingan Strategi Pemasaran UMKM Desa Bunut Sebrang Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan Melalui Digital Marketing Hadi Suriono; Rumondang Rumondang; Nisfu Fhitri; Dian Wahyuni; Normansyah Normansyah; M Saleh Malawat; Abd Khauf Pase; Heri Prasuanda; Hamidah Siregar; Indah Sibuea
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7212

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran krusial sebagai salah satu variabel ekonomi yang memberikan kontribusi signifikan terhadap kekuatan perekonomian Indonesia dan daerah-daerahnya. UMKM memiliki peranan strategis dalam membentuk struktur ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Media sosial tersebut dipergunakan sebagai strategi bertahan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah untuk mengupayakan bisnisnya supaya bisnis tersebut dapat terus bertahan seperti hasil kajian Media sosial yang popular digunakan untuk promosi di masa ini berupa whatsapp, instagram dan market place. Desa Bunut Sebrang merupakan sebuah desa yang terletak di wilayah Kelurahan Pulo Badring, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Berdasarkan permasalahan tersebut kami menawarkan solusi yaitu dengan mengadakan workshop dengan tema terkait strategi. Kegiatan ini dilakukan dengan media transfer ilmu pengetahuan kepada mitra melalui workshop dan pendampingan yang dilakukan selama dua minggu. Workshop dilakukan dengan memberikan pemahaman terkait digital marketing dan membantu mitra membuatkan akun shopee sebagai sarana digital marketing pemasaran dan digital marketing dengan metode penyelesaian berupa pelatihan dan pendampingan. Hasil dari program ini yaitu mitra UMKM di Desa Bunut Sebarang, memiliki akun shopee sebagai sarana marketplace, memiliki akun instagram sebagai sarana media sosial.
Pelatihan Pembuatan Pembukuan Sederhana Bagi Masyarakat Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan Untuk Peningkatan Perekonomian Heri Prasuanda; Rumondang Rumondang; Nisfu Fhitri; Dian Wahyuni; Hadi Suriono; M Saleh Malawat; Abd Khauf Pase; Hamidah Siregar; Normansyah Normansyah; Indah Sibuea; Darma Syahputra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7218

Abstract

Keberadaan UMKM mempunyai peranan penting dalam perekonomian, baik dalam menyerap tenaga kerja,  memberikan devisa negara, dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah berupa pajak. Permasalahan yang dihadapi oleh usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) adalah kesulitan  pemasaran, keterbatasan inovasi dan teknologi, terutama keterbatasan dalam penyusunan akuntansi sederhana. Dengan memberikan pelatihan akuntansi sederhana kepada UMKM memberikan masukan bagaimana mengatur akuntansi antara pemasukan dan pengeluaran, sehingga dapat  mempermudah proses pencatatan arus kas dan kinerja yang dicapai UMKM. Kegiatan pengabdian  kepada masyarakat  ini bertujuan agar pelaku ekonomi memahami dasar-dasar dan tata cara melakukan pembukuan dan akuntansi sederhana serta mampu menyusun laporan keuangan. Metode yang diterapkan dalam PKM kali ini adalah workshop dengan  menggunakan alat bantu seperti laptop, smartphone dan proyektor. Penyampaian materi dilakukan melalui ceramah, praktik langsung, tanya jawab, dan diskusi. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar untuk menciptakan motivasi  dan semangat bagi anggota UMKM untuk berlatih kewirausahaan, meningkatkan kreativitas dan inovasi anggota UMKM, sekaligus memberikan pengetahuan tentang pentingnya pencatatan transaksi keuangan  melalui akuntansi sederhana. Berdasarkan observasi langsung, wawancara, dan  tanya  jawab kepada  peserta selama kegiatan berlangsung, kegiatan pengabdian kepada masyarakat  ini telah membuahkan hasil, yaitu  motivasi dan semangat para anggota UMKM untuk melatih kewirausahaan, meningkatkan kreativitas dan inovasi anggota UMKM serta memberikan ilmu pengetahuan. tentang pentingnya pencatatan transaksi keuangan melalui akuntansi sederhana.
Pendampingan Kepada Masyarakat Tentang Olahan Ikan Lele Untuk Meningkatkan Perekonomian Di Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan Hamidah Siregar; M Saleh Malawat; Normansyah Normansyah; Heri Prasudara; Nisfu Fhitri; Dian Wahyuni; Abd Khauf Pase; Widya Ayu Pratiwi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7219

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melibatkan kelompok pembudidaya lele dan pelaku UMKM Desa Bunut merupakan desa yang termasuk wilayah yang berkembang dengan Kawasan Minapolitan Budidaya Ikan di Kabupaten Asahan Permasalahan yang dihadapi petani ikan adalah belum maksimalnya pemanfaatan hasil panen ikan menjadi produk olahan terutama ikan lele, dan masih adanya ketidaktahuan masyarakat tentang diversifikasi olahan dari produk ikan lele. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu masyarakat dalam pemanfaatan potensi hasil budidaya menjadi produk olahan ikan lele. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi perencanaan, sosialisasi penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Kegiatan pengembangan desa mitra ini memberikan kontribusi dan manfaat kepada mitra dalam penerapan teknologi tepat guna dan pengembangan hasil panen budidaya ikan lele menjadi produk olahan sebagai upaya meningkatkan perekonomian, kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa.
Pengembangan Masyarakat Melalui Pendampingan Pengelolaan Produk Untuk Meningkatkan Perekonomian di Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan Nisfu Fhitri; Rumondang Rumondang; Hamidah Siregar; M Saleh Malawat; Dian Wahyuni; Normansyah Normansyah; Abd Khauf Pase; Heri Prasuanda; Widya Ayu Pratiwi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7315

Abstract

Tujuan dari pendampingan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan produk, memperkenalkan strategi pengembangan produk baru berbasis lokal, serta meningkatkan keterampilan dalam manajemen bisnis. Melalui pelatihan dan pendampingan terintegrasi, diharapkan masyarakat Desa Bunut Seberang dapat mengoptimalkan potensi ekonomi lokal mereka, menciptakan nilai tambah pada produk, dan meningkatkan daya saing di pasar. Bantuan pemberdayaan masyarakat merupakan strategi penting dalam pembangunan perekonomian desa yang berkelanjutan dan inklusif, dimana masyarakat desa dapat mewujudkannya memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Ini Bantuan ini bertujuan untuk membantu masyarakat pedesaan mengembangkan perekonomian daerahnya berpotensi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Penelitian Berbasis Komunitas (CBR) dengan menggunakan Pendekatan Forum Group Discussion (FGD) dalam pelatihan dan pendampingan. Itu Hasil dari pengabdian ini adalah bantuan pemberdayaan masyarakat dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan perekonomian desa.
Pemberdayaan Masyarakat Tentang Usaha Budidaya Ikan Lele Dalam Meningkatkan Nilai Perekonomian Di Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan M Saleh Malawat; Rumondang Rumondang; Normansyah Normansyah; Dian Wahyuni; Hadi Suriono; Nisfu Fhitri; Heri Prasuanda; Hamidah Siregar; Abd Khauf Pase; Indah Sibuea; Darma `Syahputra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7342

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan perekonomian warga Desa Bunut Seberang dengan mengembangkan budidaya  ikan lele . Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif . Kegiatan ini melibatkan komunitas sebagai mitra dan subjek penelitian. . Kajian ini meliputi langkah-langkah: sosialisasi, pelatihan, pendampingan,  evaluasi, dan penguatan. Data dikumpulkan melalui data sekunder, observasi langsung, wawancara terhadap informan kunci, dan dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui  pengembangan budidaya ikan lele telah berhasil meningkatkan  pengetahuan, keterampilan, aspek ekonomi dan sosial  masyarakat. Faktor-faktor yang mempengaruhi  keberhasilan pemberdayaan masyarakat adalah dukungan  dan partisipasi aktif  masyarakat, dukungan dan  kerjasama pemangku kepentingan, ketersediaan dan  kelayakan sumber daya, serta penerapan metode  partisipatif. Dampak jangka panjang dari pemberdayaan komunitas adalah sebagai berikut: komunitas dapat mengembangkan usaha budidaya ikan lele yang mandiri, berkelanjutan dan berdaya saing, masyarakat mampu meningkatkan kualitas  hidup, kemandirian, dan kesejahteraan; masyarakat dapat berkontribusi dalam pengembangan wilayah  khususnya di  bidang perikanan.
Pendampingan Strategi Pemasaran UMKM Desa Bunut Sebrang Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan Melalui Digital Marketing Hadi Suriono; Rumondang Rumondang; Nisfu Fhitri; Dian Wahyuni; Normansyah Normansyah; M Saleh Malawat; Abd Khauf Pase; Heri Prasuanda; Hamidah Siregar; Indah Sibuea
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7212

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran krusial sebagai salah satu variabel ekonomi yang memberikan kontribusi signifikan terhadap kekuatan perekonomian Indonesia dan daerah-daerahnya. UMKM memiliki peranan strategis dalam membentuk struktur ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Media sosial tersebut dipergunakan sebagai strategi bertahan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah untuk mengupayakan bisnisnya supaya bisnis tersebut dapat terus bertahan seperti hasil kajian Media sosial yang popular digunakan untuk promosi di masa ini berupa whatsapp, instagram dan market place. Desa Bunut Sebrang merupakan sebuah desa yang terletak di wilayah Kelurahan Pulo Badring, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Berdasarkan permasalahan tersebut kami menawarkan solusi yaitu dengan mengadakan workshop dengan tema terkait strategi. Kegiatan ini dilakukan dengan media transfer ilmu pengetahuan kepada mitra melalui workshop dan pendampingan yang dilakukan selama dua minggu. Workshop dilakukan dengan memberikan pemahaman terkait digital marketing dan membantu mitra membuatkan akun shopee sebagai sarana digital marketing pemasaran dan digital marketing dengan metode penyelesaian berupa pelatihan dan pendampingan. Hasil dari program ini yaitu mitra UMKM di Desa Bunut Sebarang, memiliki akun shopee sebagai sarana marketplace, memiliki akun instagram sebagai sarana media sosial.
Pelatihan Pembuatan Pembukuan Sederhana Bagi Masyarakat Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan Untuk Peningkatan Perekonomian Heri Prasuanda; Rumondang Rumondang; Nisfu Fhitri; Dian Wahyuni; Hadi Suriono; M Saleh Malawat; Abd Khauf Pase; Hamidah Siregar; Normansyah Normansyah; Indah Sibuea; Darma Syahputra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7218

Abstract

Keberadaan UMKM mempunyai peranan penting dalam perekonomian, baik dalam menyerap tenaga kerja,  memberikan devisa negara, dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah berupa pajak. Permasalahan yang dihadapi oleh usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) adalah kesulitan  pemasaran, keterbatasan inovasi dan teknologi, terutama keterbatasan dalam penyusunan akuntansi sederhana. Dengan memberikan pelatihan akuntansi sederhana kepada UMKM memberikan masukan bagaimana mengatur akuntansi antara pemasukan dan pengeluaran, sehingga dapat  mempermudah proses pencatatan arus kas dan kinerja yang dicapai UMKM. Kegiatan pengabdian  kepada masyarakat  ini bertujuan agar pelaku ekonomi memahami dasar-dasar dan tata cara melakukan pembukuan dan akuntansi sederhana serta mampu menyusun laporan keuangan. Metode yang diterapkan dalam PKM kali ini adalah workshop dengan  menggunakan alat bantu seperti laptop, smartphone dan proyektor. Penyampaian materi dilakukan melalui ceramah, praktik langsung, tanya jawab, dan diskusi. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar untuk menciptakan motivasi  dan semangat bagi anggota UMKM untuk berlatih kewirausahaan, meningkatkan kreativitas dan inovasi anggota UMKM, sekaligus memberikan pengetahuan tentang pentingnya pencatatan transaksi keuangan  melalui akuntansi sederhana. Berdasarkan observasi langsung, wawancara, dan  tanya  jawab kepada  peserta selama kegiatan berlangsung, kegiatan pengabdian kepada masyarakat  ini telah membuahkan hasil, yaitu  motivasi dan semangat para anggota UMKM untuk melatih kewirausahaan, meningkatkan kreativitas dan inovasi anggota UMKM serta memberikan ilmu pengetahuan. tentang pentingnya pencatatan transaksi keuangan melalui akuntansi sederhana.
Pendampingan Kepada Masyarakat Tentang Olahan Ikan Lele Untuk Meningkatkan Perekonomian Di Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan Hamidah Siregar; M Saleh Malawat; Normansyah Normansyah; Heri Prasudara; Nisfu Fhitri; Dian Wahyuni; Abd Khauf Pase; Widya Ayu Pratiwi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7219

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melibatkan kelompok pembudidaya lele dan pelaku UMKM Desa Bunut merupakan desa yang termasuk wilayah yang berkembang dengan Kawasan Minapolitan Budidaya Ikan di Kabupaten Asahan Permasalahan yang dihadapi petani ikan adalah belum maksimalnya pemanfaatan hasil panen ikan menjadi produk olahan terutama ikan lele, dan masih adanya ketidaktahuan masyarakat tentang diversifikasi olahan dari produk ikan lele. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu masyarakat dalam pemanfaatan potensi hasil budidaya menjadi produk olahan ikan lele. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi perencanaan, sosialisasi penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Kegiatan pengembangan desa mitra ini memberikan kontribusi dan manfaat kepada mitra dalam penerapan teknologi tepat guna dan pengembangan hasil panen budidaya ikan lele menjadi produk olahan sebagai upaya meningkatkan perekonomian, kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa.
Pengembangan Masyarakat Melalui Pendampingan Pengelolaan Produk Untuk Meningkatkan Perekonomian di Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan Nisfu Fhitri; Rumondang Rumondang; Hamidah Siregar; M Saleh Malawat; Dian Wahyuni; Normansyah Normansyah; Abd Khauf Pase; Heri Prasuanda; Widya Ayu Pratiwi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7315

Abstract

Tujuan dari pendampingan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan produk, memperkenalkan strategi pengembangan produk baru berbasis lokal, serta meningkatkan keterampilan dalam manajemen bisnis. Melalui pelatihan dan pendampingan terintegrasi, diharapkan masyarakat Desa Bunut Seberang dapat mengoptimalkan potensi ekonomi lokal mereka, menciptakan nilai tambah pada produk, dan meningkatkan daya saing di pasar. Bantuan pemberdayaan masyarakat merupakan strategi penting dalam pembangunan perekonomian desa yang berkelanjutan dan inklusif, dimana masyarakat desa dapat mewujudkannya memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Ini Bantuan ini bertujuan untuk membantu masyarakat pedesaan mengembangkan perekonomian daerahnya berpotensi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Penelitian Berbasis Komunitas (CBR) dengan menggunakan Pendekatan Forum Group Discussion (FGD) dalam pelatihan dan pendampingan. Itu Hasil dari pengabdian ini adalah bantuan pemberdayaan masyarakat dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan perekonomian desa.
Pemberdayaan Masyarakat Tentang Usaha Budidaya Ikan Lele Dalam Meningkatkan Nilai Perekonomian Di Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan M Saleh Malawat; Rumondang Rumondang; Normansyah Normansyah; Dian Wahyuni; Hadi Suriono; Nisfu Fhitri; Heri Prasuanda; Hamidah Siregar; Abd Khauf Pase; Indah Sibuea; Darma `Syahputra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7342

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan perekonomian warga Desa Bunut Seberang dengan mengembangkan budidaya  ikan lele . Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif . Kegiatan ini melibatkan komunitas sebagai mitra dan subjek penelitian. . Kajian ini meliputi langkah-langkah: sosialisasi, pelatihan, pendampingan,  evaluasi, dan penguatan. Data dikumpulkan melalui data sekunder, observasi langsung, wawancara terhadap informan kunci, dan dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui  pengembangan budidaya ikan lele telah berhasil meningkatkan  pengetahuan, keterampilan, aspek ekonomi dan sosial  masyarakat. Faktor-faktor yang mempengaruhi  keberhasilan pemberdayaan masyarakat adalah dukungan  dan partisipasi aktif  masyarakat, dukungan dan  kerjasama pemangku kepentingan, ketersediaan dan  kelayakan sumber daya, serta penerapan metode  partisipatif. Dampak jangka panjang dari pemberdayaan komunitas adalah sebagai berikut: komunitas dapat mengembangkan usaha budidaya ikan lele yang mandiri, berkelanjutan dan berdaya saing, masyarakat mampu meningkatkan kualitas  hidup, kemandirian, dan kesejahteraan; masyarakat dapat berkontribusi dalam pengembangan wilayah  khususnya di  bidang perikanan.