Palimari Palimari
SD Negeri 80 Pinrang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Pembelajaran Matematika melalui Penerapan Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) Asmawati Asmawati; Syamsinar Syamsinar; Palimari Palimari
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 1 No 2 (2022): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.057 KB) | DOI: 10.58917/ijme.v1i2.24

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan melibatkan kelas sebagai kelas eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran matematika melalui model kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) di Kelas X 1 SMA Negeri 8 Pinrang Tahun 2016 /2017 Pelajaran. Penelitian ini mengacu pada tiga indikator efektivitas pembelajaran yaitu hasil belajar siswa, aktivitas siswa yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran, dan respon positif siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran. Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pre Test – Post Test, yaitu penelitian yang dilakukan tanpa adanya kelompok pembanding. Sampel penelitian adalah siswa kelas X 1 SMA Negeri 8 Pinrang yang berjumlah 40 siswa yang dipilih dengan menggunakan teknik Simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes prestasi untuk mengukur hasil belajar sebelum dan sesudah pembelajaran selanjutnya, dengan observasi aktivitas siswa belajar untuk mengamati aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung, lembar observasi kemampuan guru mengelola pembelajaran dan angket siswa tanggapan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran matematika melalui model kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT). Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan guru mengelola pembelajaran matematika melalui model kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) berada pada kategori sangat baik yaitu 3,68. (2) Rata-rata skor tes awal (pretest) hasil belajar matematika siswa adalah 50,88 dengan standar deviasi 9,14 dan rata-rata skor tes akhir (post test) adalah 83,5 dengan standar deviasi 5,37. Dari hasil tersebut diketahui bahwa 39 siswa (97,5%) telah mencapai ketuntasan individual dan ini berarti ketuntasan klasikal telah tercapai. (3) Rata-rata persentase siswa mencapai frekuensi kegiatan efektif yang diharapkan, yaitu 80,67%. (4) Angket respon siswa menunjukkan bahwa respon siswa terhadap model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournaments (TGT) yaitu positif 80,6%. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa data pretest dan posttest telah memenuhi uji normalitas dengan p> = 0,05. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t one sample test dengan sebelumnya dilakukan Normalized gain pada data pretest dan posttest diperoleh data P = 0,000 < = 0,05, sehingga H_0 ditolak dan H_1 diterima. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika efektif melalui model kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) Siswa Kelas X.1 SMA Negeri 8 Pinrang.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa melalui Challenge Based Learning Ahmed Sardi; Palimari Palimari; Sitti Rahmayani
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 1 No 2 (2022): Al-Irsyad Journal of Physics Education
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.556 KB) | DOI: 10.58917/ijpe.v1i2.31

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Clasroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas X IPA.2 MAN Pinrang yang berjumlah 38 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus, prosedur kerja setiap siklus berlangsung 4 tahap, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes dan pengamatan melalui lembar observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (i) penggunaan model pembelajaran CBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, ditandai dengan meningkatnya rata-rata nilai kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I yaitu 65,97 meningkat menjadi 75,84 di siklus II. Kemampuan berpikir kritis siswa merupakan salah satu indikator yang dapat terlihat untuk menentukan keberhasilan proses belajar siswa. (ii) terjadinya peningkatan presentase aktivitas siswa dari siklus I yaitu 61,18% meningkat menjadi 84,21% di siklus II, menunjukkan bahwa siswa memiliki perhatian besar dan melakukan aktivitas sesuai dengan komponen aktivitas khususnya dalam pembelajaran fisika yang menerapkan metode pembelajaran CBL. (iii) terjadinya peningkatan hasil belajar kognitif siswa dari siklus I ke siklus II yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran CBL. Selain itu, keberhasilan siswa mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal juga didukung oleh semua aktivitas siswa.