Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KOMUNIKASI INTERPERSONAL PIMPINAN DAYAH DALAM MEMBANGUN SINERGISITAS Almuhajir
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2020): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v2i1.1737

Abstract

Kepemimpinan dalam lembaga pendidikan Dayah merupakan peran pada usahausaha yang berhubungan dengan kegiatan atau proses mendidik dan mengajar disatu pihak, dan pada pihak lain yang berhubungan dengan usaha-usaha pengembangan ilmu pendidikan dan pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, baik di Dayah tradisional maupun modern. Komunikasi interpersonal Pimpinan Dayah merupakan komunikasi yang mempunyai efek besar dalam hal mempengaruhi orang lain terutama perindividu. Untuk membangun sinergisitas masyarakat Dayah, Pimpinan Dayah dapat membangun komunikasi interpersonal dengan empat elemen penting yaitu komunikasi dengan Teungku (Tenaga Pendidik), komunikasi dengan santri, komunikasi dengan staff/tenaga administrasi, dan komunikasi dengan lingkungan masyarakat.
Manajemen Pengembangan Bakat dan Minat Peserta Didik di Man 1 Bener Meriah Purnama, Ikhsan; Almuhajir; Iskandar
MATAAZIR: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Edisi Januari - Juni 2023
Publisher : STAIN Madina Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/jamp.v4i1.1380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pengembangan bakat dan minat peserta didik di MAN 1 Bener Meriah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain: observasi di MAN 1 Bener Meriah, wawancara kepada kepala madarasah, keisswaan dan juga pembina kegiatan ekstrakulikuler dan dokumentasi dari kegiatan siswa. Subjek penelitian ini meliputi kepala madrasah, wakil kepala bagian kesiswaan, guru pembina ekstrakulikuler. Analisis data dengan menggunakan deskriptif kualitatif yang dimulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan pengembangan minat dan bakat peserta didik dilakukan dengan melakukan penggalian informasi melalui konselor dan dilanjutkan dengan Tes Potensi Akademik atau Tes pembekalan Akademik. Perencanaan bakat dan minat peserta didik MAN 1 Bener Meriah dilakukan pada awal tahun ajaran baru dalam rapat pergantian OSIM, hal ini tidak lepas juga melibatkan kepala madarasah, wakil kesiswaan, pembina OSIM dan pembina ekstrakulikuler; (2) Pelaksanaan pengembangan minat dan bakat peserta didik dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan ataupun yang telah dibuat. Pelaksanaan kegiatan pengembangan minat dan bakat di MAN 1 Bener Meriah, dilakukan dengan kegiatan esktrakulikuler, yang terdiri dari ekstrakurikuler wajib dan pilihan. Ekatrakulikuler wajib adalah kegiatan ekstrakulikuler pramuka, sedangkan ekstrakulikuler pilihan antara lain bidang kesenian dan olahraga; (3) Evaluasi yang dilakukan di MAN 1 Bener Meriah, dilakukan oleh pihak sekolah dan pembina ekstrakurikuler yaitu dengan melakukan evaluasi pada setiap tiga bulan sekali dan evaluasi juga dilakukan oleh pelatih setelah melaksanakan latihan ekstrakurikuler. evaluasi pengembangan minat dan bakat peserta didik dinilai oleh pembina atau pelatih kegiatan ekstrakulikuler
Manajemen Mentoring Pendidikan Agama Islam untuk Meningkatkan Pembentukan Religiusitas Peserta Didik SMP It Az Zahra Kabupaten Aceh Tengah Halomoan Arigayo, Deski; Iskandar; Almuhajir
MATAAZIR: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Edisi Januari - Juni 2023
Publisher : STAIN Madina Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/jamp.v4i1.1383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi Mentoring Pendidikan Agama Islam untuk meningkatkan religiusitas peserta didik di SMP IT Az Zahra Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian kualitatif (qualitative research) dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data diambil dari berbagai setting dan berbagai sumber. Ketika mengambil data dari settingnya, peneliti mengumpulkan data secara alamiah (natural setting). Sumber data terbagi menjadi dua yaitu data primer dan data skunder yang dilakukan dengan observasi (pengamatan), wawancara (interview), dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan beberapa langkah yaitu menganalisis data dengan tiga langkah : kondensasi data (data condensation), menyajikan data (data display), dan menarik simpulan atau verifikasi (conclusion drawing and verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Perencanaan yang dilaksanakan merupakan hasil kesepakatan yang diputuskan dengan seluruh pihak melalui kegiatan rapat awal tahun berdasarkan hasil evaluasi program pada tahun sebelumnya untuk mengembangkan program pendidikan yang diterapkan khusus untuk sekolah tertentu sesuai dengan tujuan yang di inginkan sekolah dengan kekhasan dan potensi yang ada disekolah tersebut, 2) Penetapan standar kompetensi dan indikator serta urutan sasaran dan tujuan. Menentukan materi, strategi, metode yang dilaksanakan dan pemahasan. Pada tahap pelaksanaan ini para peserta didik diberikan catatan mutaba’ah yaumiyah untuk evaluasi amalan sehari-hari, 3) Evaluasi kegiatan dapat dilihat dari tersusunya kurikulum program yang menjadi acuan standar kompetensi yang akan dicapai serta terlaksannya kegiatan sesuai dengan perencanaan.
The Role Of Homeroom Teachers In Overcoming Bullying Behavior Among Fourth Grade Students At MIN 26 Aceh Utara Wahyuni; Almuhajir; Samsul Bahri
Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : putrapublisher.org

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jurpendis.v4i2.1699

Abstract

This study aims to determine the role of homeroom teachers in overcoming bullying behavior among fourth-grade students at MIN 26 Aceh Utara. This research used a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The participants consisted of homeroom teachers, the school principal, and fourth-grade students. The results showed that homeroom teachers played an important role in overcoming bullying behavior through giving advice, supervision, character building, and personal approaches to students. The strategies applied included rotating students’ seating positions every week, providing special guidance for students involved in bullying, and instilling values of empathy and mutual respect through daily habituation activities at school. The forms of bullying found in this study included verbal bullying such as mocking parents’ names, physical appearance, and giving inappropriate nicknames, as well as physical bullying such as pushing, stepping on friends’ feet, and hitting during playtime. The challenges faced by teachers included repeated bullying behavior, students’ lack of awareness regarding the negative impacts of bullying, and limited teacher supervision during break times and outside learning hours. This study shows that cooperation between teachers, parents, and the school is very important in preventing and overcoming bullying behavior in schools.