Nana Fitriana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbedaan Efektivitas Pijat Oksitosin dan Senam Nifas terhadap Involusi Uterus pada Ibu Postpartum Nana Fitriana; Desy Widiyastuti; Rica Arieb Shintami
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol. 5 No.1 - Juli 2023)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Pijat oksitosin dan senam nifas merupakan salah satu intervensi yang diharapkan dapat membantu mempercepat involusi uterus pada ibu postpartum. Tidak adanya kontraksi setelah persalinan dapat menyebabkan proses involusi uterus yang lambat (Elisabeth, 2015). Dengan demikian, upaya untuk menjaga dan mempercepat prosesinvolusi uterus sangat dibutuhkan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas pijat oksitosin dan senam nifas terhadap involusi uterus pada ibu postpartum di Klinik Pratama Diana Kabupaten Cirebon. Metode : Metode penelitian ini menggunakan ”two group pretest-posttest design”. Teknik pengambilan sampel dengan quota sampling. Sampel penelitian ini adalah 34 orang yang terbagi dalam 17 orang sebagai kelompok pijat oksitosin dan 17 orang sebagai kelompok senam nifas berdasarkan kriteria inklusi. Metline digunakan untuk mengukur tinggi fundus uteri. Analisis bivariat menggunakan saphiro wilk dengan tingkat kemaknaan p<0,05, dengan uji statistik menggunakan independent t-test karena distribusi data normal. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa p-value 0,013 < (0,05) yaitu ada perbedaan secara signifikan efektivitas pijat oksitosin dan senam nifas terhadap involusi uterus pada ibu postpartum di Klinik Pratama Diana Kabupaten Cirebon. Senam Nifas lebih efektif dibandingkan pijat oksitosin dan rata-rata penurunan tinggi fundus uteri pada ibu postpartum yang diberikan pijat oksitosin sebesar 2,47 cm lebih kecil dibandingkan rata-rata penurunan tinggi fundur uteri pada ibu yang diberikan senam nifas sebesar 3,29 cm. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bahwa pijat oksitosin dan senam nifas dapat digunakan dalam asuhan kebidanan khususnya untuk mempercepat involusi uterus pada ibu postpartum.
The Effect of Betel Leaf Decoction on Reducing Vaginal Discharge Symptoms in Adolescent Girls at Mts Madinatunnajah, Cirebon City Rachmawati, Laily; Nana Fitriana; Dewi, Aprilya Tunggo
INDOGENIUS Vol 5 No 1 (2026): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v5i1.1023

Abstract

Background & Objectives: Vaginal discharge in adolescent girls is often considered a normal health issue. However, if not treated properly, it can interfere with health and comfort. One natural remedy used to treat vaginal discharge is boiled betel leaf water, which is known to have antifungal and antibacterial properties. The purpose of this study was to determine the effect of boiled betel leaf water on reducing vaginal discharge symptoms in adolescent girls at MTs Madinatunnajah in Cirebon City. Methods: This study used a pre-experimental design with a pre-post test approach. The sampling technique used in this study was total sampling. The population in this study consisted of 17 female adolescents in the ninth grade at MTs. Paired test was used for data analysis. Results: The results of this study showed a p-value of 0.000<0.05, which indicates that boiled betel leaf water has an effect on reducing vaginal discharge symptoms in adolescent girls at MTS Madinatunnajah in Cirebon City. Conclusion: Giving boiled betel leaf water can reduce vaginal discharge because its antiseptic, antifungal, and antibacterial properties can help kill germs and bacteria that cause vaginal discharge.