This Author published in this journals
All Journal Jurnal Psikologi
Quroyzhin Kartika Rini
Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

REGULASI DIRI DAN IMPULSIVE BUYING TERHADAP PRODUK FASHION PADA REMAJA PEREMPUAN YANG BERBELANJA ONLINE Nada Fitria Siregar; Quroyzhin Kartika Rini
Jurnal Psikologi Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2019.v12i2.2445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara regulasi diri dan impulsive buying terhadap produk fashion pada remaja perempuan yang berbelanja online. Responden penelitian ini adalah 100 orang remaja perempuan dengan rentang usia 18-21 tahun. Untuk mengukur impulsive buying dan regulasi diri, peneliti menggunakan skala Impulsive Buying dan SSQR (Short Self-Regulation Questionnaire). Hasil analisis dengan menggunakan Pearson’s Product Moment Correlation menunjukkan korelasi r = -0.721 (p < .01). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara regulasi diri dan impulsive buying terhadap produk fashion pada remaja perempuan yang berbelanja online yang mengartikan bahwa semakin tinggi regulasi diri pada remaja maka semakin rendah remaja melakukan pembelian impulsif. Hal ini menyatakan bahwa regulasi diri memiliki peranan yang penting bagi remaja dalam menentukan perilakunya, salah satunya adalah dalam hal pembelian.
PENGETAHUAN AKAN AIDS PADA MAHASISWA: SAMPAI SEJAUH MANA? Wahyu Rahardjo; Quroyzhin Kartika Rini
Jurnal Psikologi Vol 8, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena penyebaran HIV/AIDS semakin terlihat jelas belakangan ini. Namun demikian apapun usaha preventif yang dilakukan akan tidak terlalu berpengaruh jika masyarakat tidak memiliki pemahaman yang akurat mengenai pengetahuan akan AIDS. Di sisi lain, mahasiswa sebagai kelompok terpelajar diharapkan memiliki pengetahuan akan AIDS yang akurat agar dapat berperanserta dalam menyebarkan informasi yang benar mengenai HIV/AIDS. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana pengetahuan akan AIDS yang dimiliki oleh mahasiswa. Partisipan dalam penelitian ini adalah 190 orang mahasiswa pria dan wanita dari jenjang studi D3, S1 dan S2. Hasil studi memperlihatkan korelasi antara pengetahuan akan AIDS dengan usia mahasiswa. Ada pula perbedaan pengetahuan akan AIDS di kelompok keseluruhan berdasarkan status pernikahan dan jenjang studi yang sedang ditempuh. Perbedaan pengetahuan akan AIDS berdasarkan status pernikahan dan jenjang studi yang sedang ditempuh juga muncul pada kelompok mahasiswi wanita. Ketika dilihat berdasarkan klasifikasi pengetahuan akan AIDS, terlihat korelasi pada setiap klasifikasi. Muncul pula perbedaan klasifikasi pertama dan ke tiga pengetahuan akan AIDS, yaitu pengetahuan tentang cara penularan HIV/AIDS dan pengetahuan tentang sebaiknya yang dilakukan agar tidak tertular HIV/AIDS berdasarkan jenis kelamin dimana mahasiswi wanita memiliki pengetahuan akan AIDS yang lebih akurat dibandingkan mahasiswa pria. Hasil studi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai pengetahuan akan AIDS pada mahasiswa dan membantu studi-studi selanjutnya mengenai pengetahuan akan AIDS, terutama dengan partisipan yang berbeda karakteristik. Kata Kunci: Pengetahuan akan AIDS, Mahasiswa
HUBUNGAN TINGKAT KESADARAN AKAN KEAMANAN INTERNET DAN EFIKASI DIRI TERHADAP INTERNET Quroyzhin Kartika Rini; Amaran Sidhiq
Jurnal Psikologi Vol 8, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan internet pada masa ini, tidak terbatas pada pencarian informasi saja namun sudah meluas dalam bentuk pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari hari seperti penggunaan email, sosial media, toko online, transaksi perbankan, sampai dengan alat rumah tangga terkoneksi internet dan masih akan terus berkembang. Seperti dua sisi koin, pemanfaatan teknologi ini ternyata tidak hanya berdampak positif, namun juga memiliki sisi negatif seperti penipuan, fraud, hijacking pembajakan, pembajakan hak cipta, hoax, dan risiko-risiko lainnya. Oleh sebab itu, pentingnya memiliki kesadaran akan keamanan dalam penggunaan internet.. Penggunaan internet yang luas seakan memaksa penggunanya untuk mengetahui lebih jauh, dan sejauh mana pengetahuan pengguna tersebut berkaitan dengan efikasi diri dari penggunaan internet. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan tingkat kesadaran akan keamanan internet dilihat dari efikasi diri terhadap internet. Hasil dari penelitian ini diketahui tidak ada hubungan antara tingkat kesadaran akan keamanan internet dengan efikasi diri terhadap internet. Sehingga diketahui meskipun memiliki efikasi diri yang tinggi dalam penggunaan internet tetapi tidak berarti memiliki tingkat kesadaran yang tinggi akan keamanan dalam penggunaan internet. Hal ini juga dapat dilihat dari faktor lainnya seperti usia, dari penelitian ini diketahui semakin muda usia memiliki efikasi diri yang tinggi terhadap penggunaan internet namun memiliki kesadaran yang rendah terhadap kesadaran akan keamanan penggunaan internet. Sebaliknya, semakin tua usia memiliki tingkat kesadaran yang lebih tinggi akan keamanan komputer namun memiliki efikasi diri yang lebih rendah terhadap penggunaan komputer. Untuk jenis kelamin diketahui laki-laki memiliki efikasi diri yang lebih tinggi dalam penggunaan internet dibandingkan perempuan Kata Kunci: efikasi diri terhadap internet, kesadaran akan keamanan internet