Mardianti Mardianti
Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DUKUNGAN ATASAN, HARGA DIRI DAN KEBUTUHAN DASAR PSIKOLOGIS KARYAWAN Mardianti Mardianti
Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2020.v13i2.3488

Abstract

Kebutuhan dasar psikologis karyawan kerap dikesampingkan dalam proses capaian pengembangan organisasi atau perusahaan, padahal pemenuhan kebutuhan dasar psikologis karyawan ini dianggap penting bagi kinerja karyawan. Dari beberapa predisposisi yang ada, dukungan atasan sebagai faktor eksternal dan harga diri sebagai faktor internal diduga memiliki pengaruh terhadap kebutuhan dasar psikologis karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur secara empiris pengaruh dukungan atasan dan harga diri terhadap pemenuhan kebutuhan dasar psikologis karyawan. Penelitian ini melibatkan 105 orang karyawan yang diperoleh dengan menggunakan teknik sampling purposif. Analisis regresi berganda digunakan untuk melakukan analisis data. Temuan riset ini memperlihatkan bahwa dukungan atasan dan harga diri memiliki pengaruh secara bersama-sama terhadap kebutuhan dasar karyawan. Secara lebih spesifik, pengaruh dukungan atasan sedikit lebih besar dibandingkan pengaruh harga diri.
PENGARUH MASA KERJA, OPENNESS TO EXPERIENCE DAN DIGITAL MINDSET TERHADAP READINESS FOR CHANGE PADA GURU Mardianti Mardianti; Wahyu Rahardjo
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i2.10154

Abstract

Digital transformation in schools requires teachers to be ready for change; however, studies that integrate tenure, openness to experience, and digital mindset in explaining teachers’ readiness for change remain limited. This study aimed to examine the effects of tenure, openness to experience, and digital mindset on teachers’ readiness for change. This quantitative study involved 127 teachers in Jakarta selected using convenience sampling. Data were collected using the Readiness for Change Scale, the openness to experience scale from the Indonesian version of the Big Five Inventory, and the Digital Mindset Scale. The data were analyzed using multiple regression. The results showed that tenure, openness to experience, and digital mindset simultaneously contributed to teachers’ readiness for change. Partially, tenure was negatively associated with readiness for change, whereas openness to experience and digital mindset were positively associated with readiness for change. These findings indicate that teachers’ readiness for change is not only related to work experience but also to openness to new experiences and a digital-oriented mindset. This study highlights the importance of developing openness to experience and digital mindset to support teachers’ readiness to face technology-driven educational change. ABSTRACT Transformasi digital di sekolah menuntut guru memiliki kesiapan untuk menghadapi perubahan, tetapi kajian yang mengintegrasikan masa kerja, openness to experience, dan digital mindset dalam menjelaskan readiness for change pada guru masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh masa kerja, openness to experience, dan digital mindset terhadap readiness for change pada guru. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 127 guru di Jakarta yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan Skala Readiness for Change, skala openness to experience dari Big Five Inventory versi Indonesia, dan Skala Digital Mindset. Data dianalisis menggunakan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masa kerja, openness to experience, dan digital mindset secara simultan berkontribusi terhadap readiness for change pada guru. Secara parsial, masa kerja berkaitan negatif dengan readiness for change, sedangkan openness to experience dan digital mindset berkaitan positif dengan readiness for change. Temuan ini menunjukkan bahwa kesiapan guru dalam menghadapi perubahan tidak hanya berkaitan dengan pengalaman kerja, tetapi juga dengan keterbukaan terhadap pengalaman baru dan pola pikir digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan openness to experience dan digital mindset untuk mendukung kesiapan guru menghadapi perubahan pendidikan berbasis teknologi.