Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Kewirausahaan dan Pembelajaran Edukatif Bagi Masyarakat dan Anak anak di Kelurahan Paluh Kemiri, Lubuk Pakam, Kab. Deli Serdang Diana Suita; Liza Fitriana; Haida Dafitri; Johan Oberlyn Simanjuntak; Simon Petrus Simorangkir
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i1.2476

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini, yaitu: memberikan wawasan kewirausahaan serta penggunaan pembelajaran edukatif bagi mayarakat dan anak – anak terkait wawasan kewirausahaan berbasis pembelajaran edukatif bagi masyarakat dan anak anak di Kelurahan Paluh Kemiri , Lubuk Pakam, Deli Serdang. Metode pengabdian yang digunakan berupa sosialisasi dan Presentasi, diskusi, Tanya jawab penerapan media pembelajaran edukatif berbasis kewirausahaan. Hasil yang dicapai pada pelaksanaan pengabdian masyarakat di Jalan Keluarga Gang Haji Tasmi, Lingkungan 3 di Kelurahan Paluh Kemiri , Lubuk Pakam, Deli Serdang penerapan media pembelajaran edukatif berbasis wawasan kewirausahaan untuk guru baik guru TK, SD dan Madrasah dan para masyarakat petani, pedagang, pegawai swasta, adalah guru dan masyarakat dapat memahami dan menerapkan berbagai wawasan kewirausahaan dalam pembelajaran edukatif baik itu di sekolah dan di luar sekolah , baik media pembelajaran untuk anak anak usia dini itu luas, bukan hanya media yang sengaja dirancang dan di desain oleh guru saja akan tetapi benda apapun bisa dijadikan media pembelajaran selagi benda itu memiliki nilai edukasi. Selain itu kenyataannya bahwa pada dasarnya wawasan kewirausahaan membutuhkan arahan, bimbingan untuk diterapkan, dikembangkan secara lebih lanjut lagi yang bermanfaat pada generasi Z dalam membentuk pendidikan /pembelajaran kreatif sangatlah penting, dengan cara memberikan dukungan ruang eksplorasi, inspirasi dan sangatlah penting dapat mengembangkan anak anak dalam hal kreativitas, kolaborasi, kemandirian, serta rasa percaya diri. Hal ini sungguh dapat mengembangkan pendidikan yang kreatif bagi generasi Z ( yang lahir tahun 1995 hingga 2021). Mereka era digital, dan dapat di laksanakan di sekolah ataupun luar sekolah dan di rumah serta keberadaan kewirausahaann existensinya dalam kehidupan masyarakat.
Evaluasi Kapasitas Momen Lentur Balok Beton Bertulang Berdasarkan Analisis Struktur dan Perhitungan Ulang Konstruksi Gedung Kolaborasi UMKM Square di Kota Medan Diana Suita; Johan Oberlyn Simanjuntak; Simon Petrus Simorangkir; Masriani Endayanti
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v5i1.1736

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kapasitas lentur balok beton bertulang berdasarkan hasil analisis gaya dalam dari konsultan perencana dan perhitungan ulang peneliti. Analisis menunjukkan momen negatif di tumpuan sebesar 284,780 kNm, momen positif di bentang 160,320 kNm, gaya geser tumpuan 184,160 kN, gaya geser bentang 90,900 kN, gaya geser gravitasi 134,590 kN, torsi 6,730 kNm, dan gaya aksial 1,510 kN. Momen maksimum yang terjadi adalah 363,929 kNm, sementara kapasitas lentur balok berkisar antara 36,961 kNm hingga 523,293 kNm. Hasil menunjukkan bahwa lima balok (B1B, B1C, B1D, B3B, B3C) memenuhi kapasitas lentur, sedangkan enam balok lainnya (TB1, B1A, B2, B3A, B3D, B4) belum memenuhi, mengindikasikan perlunya evaluasi desain ulang. Temuan ini menekankan pentingnya peninjauan kapasitas lentur terhadap momen maksimum untuk menjamin keamanan struktur. This study evaluated the flexural capacity of reinforced concrete beams based on the results of internal force analysis from the planning consultant and the researcher's recalculation. The analysis showed a negative moment at the support of 284,780 kNm, a positive moment in the span of 160,320 kNm, a support shear force of 184,160 kN, a span shear force of 90,900 kN, a gravity shear force of 134,590 kN, a torque of 6,730 kNm, and an axial force of 1,510 kN. The maximum moment that occurred was 363,929 kNm, while the flexural capacity of the beams ranged from 36,961 kNm to 523,293 kNm. The results showed that five beams (B1B, B1C, B1D, B3B, B3C) met the flexural capacity, while the other six beams (TB1, B1A, B2, B3A, B3D, B4) did not meet the requirements, indicating the need for redesign evaluation. This finding emphasizes the importance of reviewing the flexural capacity against maximum moment to ensure structural safety.