Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Pupuk Organik dan Mikoriza Terhadap Kadar Klorofil dan Antosianin Daun Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas var. Ayamurasaki) Indah A. Suwignya; Johanis Julian Pelealu; Trina Ekawati Tallei
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 13 No. 3 (2023): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v13i3.49247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan pupuk organik dan mikoriza terhadap kadar klorofil dan antosianin pada daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas var. Ayamurasaki) yang ditanam di lahan marjinal. Penelitian ini menggunakan desain faktorial dalam Rancangan Acak Kelompok dengan tiga ulangan untuk setiap perlakuan. Pengukuran kandungan klorofil a, b, dan total, serta antosianin dilakukan menggunakan metode spektrofotometri. Analisis data dilakukan dengan uji Analisis Varian (ANOVA) dua arah pada tingkat signifikansi α = 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kandungan klorofil a dan klorofil b. Namun, penggunaan mikoriza dan pupuk organik menunjukkan perbedaan signifikan dalam kandungan klorofil total. Perlakuan dengan pemberian mikoriza 10 g dan pupuk organik 50 gr per lubang tanam (M0P0) memberikan kandungan klorofil total tertinggi. Meskipun tidak ada perbedaan signifikan dalam kadar antosianin antara perlakuan yang berbeda, penggunaan mikoriza 10 g per lubang tanam dan pupuk organik cenderung meningkatkan kadar antosianin. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi penggunaan mikoriza dan pupuk organik dengan dosis yang tepat dapat meningkatkan kadar antosianin pada daun ubi jalar ungu.
In Silico Study of Quercetin and Its Derivatives as Potential Antituberculosis Angelina Stevany Regina Masengi; Greachylia Chelzy; Jimmy Posangi; Trina Ekawati Tallei; Fatimawali; Christi Diana Mambo; Dian Augina Rintibulawan Rambulangi
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v15i1.60150

Abstract

Tuberculosis (TB) remains the second leading cause of death in the world, with the resistance of Mycobacterium tuberculosis to first-line drugs, such as isoniazid (INH), contributing to the emergence of multi-drug resistant TB (MDR-TB). This study aims to evaluate the potential of quercetin and its derivatives as InhA enzyme inhibitors through an in silico approach to offer innovative therapeutic alternatives to improve the effectiveness of TB treatment. The analysis includes physicochemical properties, ADMET profiles, molecular interactions, and affinity of compounds to the InhA enzyme as an antituberculosis target. The study workflow included ligand and receptor preparation, prediction of biological activity, physicochemical and ADMET analysis, docking validation, molecular docking, and visualization of molecular interactions. Molecular docking was performed using Gnina software, showing that rutin has the lowest binding energy (ΔG) of -12.22 kcal/mol, indicating strong interaction affinity. In addition, ADMET and toxicity analysis showed good pharmacokinetic potential for the test compounds Docking validation confirmed the reliability of the employed methodology, further supporting the potential of quercetin and its derivatives as antituberculosis candidates. However, although quercetin and its derivatives showed promising biological activity, the ADMET profile results were variable, requiring further optimization to develop effective and safe TB therapies.
Gambaran Gangguan Pola Tidur Sleep Deprivation Terhadap Kualitas Sperma Tikus (Rattus Norvegicus) Dengan Multiple Platform Method Alexander James Monoarfa; Lydia Estelina Naomi Tendean; Trina Ekawati Tallei
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i1.491

Abstract

Kualitas sperma merupakan salah satu parameter penting dalam menilai tingkat fertilitas pria. Salah satu faktor yang semakin diperhatikan dalam memengaruhi kualitas sperma adalah gangguan pola tidur yang dapat memengaruhi proses spermatogenesis melalui mekanisme seperti stres oksidatif, disregulasi hormonal, dan gangguan ritme sirkadian. Penggunaan Multiple Platform Method (MPM) pada tikus memungkinkan peneliti untuk menginduksi gangguan tidur secara terkontrol dan mengamati dampaknya terhadap kualitas sperma. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran gangguan pola tidur sleep deprivation terhadap kualitas sperma tikus dengan Multiple Platform Method. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksperimental menggunakan tikus (Rattus norvegicus) jantan strain Wistar yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dengan gangguan pola tidur sleep deprivation menggunakan MPM. Sperma diambil dari kauda epididimis dan dianalisis menggunakan mikroskop cahaya untuk menilai motilitas, konsentrasi, dan morfologi berdasarkan pedoman pemeriksaan sperma WHO. Hasil penelitian ini terdapat Gangguan pola tidur sleep deprivation dengan Multiple Platform Method pada kelompok perlakuan menunjukkan penurunan motilitas progresif, konsentrasi, dan proporsi morfologi normal sperma tikus. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu gangguan pola tidur memberikan gambaran perubahan pada seluruh parameter kualitas sperma yang diperiksa, ditandai dengan penurunan motilitas, konsentrasi, dan morfologi normal