p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Inovasi Global
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Gangguan Pola Tidur Sleep Deprivation Terhadap Kualitas Sperma Tikus (Rattus Norvegicus) Dengan Multiple Platform Method Alexander James Monoarfa; Lydia Estelina Naomi Tendean; Trina Ekawati Tallei
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i1.491

Abstract

Kualitas sperma merupakan salah satu parameter penting dalam menilai tingkat fertilitas pria. Salah satu faktor yang semakin diperhatikan dalam memengaruhi kualitas sperma adalah gangguan pola tidur yang dapat memengaruhi proses spermatogenesis melalui mekanisme seperti stres oksidatif, disregulasi hormonal, dan gangguan ritme sirkadian. Penggunaan Multiple Platform Method (MPM) pada tikus memungkinkan peneliti untuk menginduksi gangguan tidur secara terkontrol dan mengamati dampaknya terhadap kualitas sperma. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran gangguan pola tidur sleep deprivation terhadap kualitas sperma tikus dengan Multiple Platform Method. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksperimental menggunakan tikus (Rattus norvegicus) jantan strain Wistar yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dengan gangguan pola tidur sleep deprivation menggunakan MPM. Sperma diambil dari kauda epididimis dan dianalisis menggunakan mikroskop cahaya untuk menilai motilitas, konsentrasi, dan morfologi berdasarkan pedoman pemeriksaan sperma WHO. Hasil penelitian ini terdapat Gangguan pola tidur sleep deprivation dengan Multiple Platform Method pada kelompok perlakuan menunjukkan penurunan motilitas progresif, konsentrasi, dan proporsi morfologi normal sperma tikus. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu gangguan pola tidur memberikan gambaran perubahan pada seluruh parameter kualitas sperma yang diperiksa, ditandai dengan penurunan motilitas, konsentrasi, dan morfologi normal
Pengaruh Uap Rokok Elektrik (Vape) Pada Kualitas Sperma Tikus (Rattus Norvegicus) Menggunakan Metode Vapor Chamber Dave Johansen Sumendap; Lydia Estelina Naomi Tendean; Grace Amelia Turalaki
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i1.492

Abstract

Rokok elektrik (vape) kini banyak digunakan sebagai alternatif rokok konvensional, namun aerosol yang dihasilkan tetap mengandung senyawa toksik seperti nikotin, propilen glikol, gliserin, dan flavoring agents yang berpotensi merusak sistem reproduksi pria melalui mekanisme stres oksidatif. Dampaknya terhadap kualitas sperma masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, terutama melalui model hewan dengan paparan terkontrol. Penelitian eksperimental dengan desain post-test only control group dilakukan pada 10 ekor tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi dua kelompok: kontrol (n=5) dan perlakuan (n=5). Kelompok perlakuan dipapar uap rokok elektrik selama 30 menit per hari selama 40 hari menggunakan vapor chamber. Sampel sperma diambil dari kauda epididimis. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro–Wilk, uji Independent Samples t-test, dan Mann–Whitney U. Terdapat penurunan signifikan pada motilitas progresif tikus perlakuan (18%) dibandingkan kontrol (67%) (p = 8,26 × 10⁻⁷). Konsentrasi sperma juga menunjukkan perbedaan signifikan, yaitu 27,3 juta/ml pada perlakuan dibandingkan 48,4 juta/ml pada kontrol (p = 7,46 × 10⁻⁷). Morfologi sperma abnormal meningkat secara signifikan pada kelompok perlakuan (59%) dibandingkan kontrol (18%) (p = 1,04 × 10⁻²). Paparan uap rokok elektrik dengan metode vapor chamber selama 40 hari berpengaruh signifikan terhadap penurunan kualitas sperma tikus Wistar, ditunjukkan melalui penurunan motilitas, penurunan konsentrasi, serta peningkatan persentase morfologi abnormal.