Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Teks pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas VII UPT SMP Negeri 1 Tapung Hilir Halimatusyakdiah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v3i1.33

Abstract

Penelitian dengan judul “Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Teks pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas VII UPT SMP Negeri 1 Tapung Hilir”, adalah Penelitian Tindakan Kelas. Yang diteliti pada penelitian ini adalahpenerapan pembelajaran dengan model Pembelajaran Berbasis Teks, peningkatan keaktifan, dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakanobservasi untuk mengetahui proses pembelajaran berbasis teks, observasi untuk mengetahui keaktifan siswa, dan tes untuk mengetahui hasil belajarsiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Teks adalah sebagai berikut:Tahap 1: BKOF (Bulding Knowledge of Field) yaitu membangun pengetahuan atau latar belakang pengetahuan peserta didik tentang teks yang akandibahas, Tahap 2: MOT (Modelling of Text) yaitu pemberian model teks, Tahap 3: JCOT (Join Construction of Text) yaitu implementasi pengetahuandan pemahaman siswa untuk memproduksi teks secara berkelompok, Tahap 4: ICOT (Independent Construction of Text) yaitu implementasipengetahuan dan pemahaman siswa untuk memproduksi teks secara mandiri. Pelaksanaannya dari siklus 1 ke siklus 2 mengalami perbaikan.Penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan siswa dari kondisi awal, siklus 1 dan siklus 2 terus mengalami peningkatan. Pada kondisi awal kesiklus 1 dan ke siklus 2 persentase siswa yang keaktifannya dengan kategori rendah terus mengalami penurunan, yakni 53% - 18% - 0%. Sedang yang kategorinya sedang dari 29% - 61% - 11%. Sedang yang kategorinya tinggi dari 18% - 21% - 89%. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasilbelajar siswa mengalami peningkatan setelah dilakukan tindakan. Persentase siswa yang belum tuntas terus mengalami penurunan dari siklus 1 ke siklus 2 (dari 26,47% menjadi 8,82%). Persentase siswa yang sudah tuntas mengalami kenaikan dari siklus 1 ke siklus 2 (dari 73,53% menjadi 91,18%). Indikator keberhasilan PTK ini adalah, bahwa PTK ini dikatakan berhasil jika persentase siswa yang dinilai hasil belajarnya tuntasmencapai minimal 85%. Dari tabel menunjukkan bahwa persentase siswa yang nilainya tuntas sudah mencapai 91,18%, maka PTK ini sudahberhasil.
Penerapan Media Audio-Visual untuk meningkatkan kemampuan Listening Siswa Kelas VII UPT SMP Negeri 1 Tapung Hilir Halimatusyakdiah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v2i2.36

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di UPT SMP Negeri 1 Tapung Hilir di Kelas VII yang kemampuan siswanya untuk materi Mendengarkan Bahasa Inggris cukup rendah. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Audio-Visual dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa. Metode pengumpulan datanya adalah observasi dan tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif baik untuk data kualitatif maupun untuk data kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Audio-Visual dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada Siklus I adalah 6,3 untuk prestasi belajar. Dari Siklus I ke Siklus II naik menjadi 7,9 untuk prestasi belajar. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Audio-Visual dapat meningkatkan prestasi belajar.