Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis manajemen kebijakan K3, pelaksanaan K3 dan menganalisis pencapaian melalui pemantauan dan evaluasi K3 di Rumah Sakit Pancaran Kasih Manado. Metode penelitian ini ialah kualitatif. Informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah partisipan sebanyak 5 orang yang terdiri dari Wakil Direktur, Ketua MFK, Anggota MFK, Kepala Ruangan (Perawat), dan Pelaksana Sanitasi. Pengumpulan data diperoleh dengan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kebijakan terkait K3 sudah dibuat, namun implementasi kebijakan K3 di rumah sakit ini belum optimal. Hambatan dalam pelaksanaan kebijakan K3 ialah sumber dana yang tidak mencukupi, kurangnya sumber daya manusia, keterbatasan APD, kelalaian pekerja atau kurangnya perilaku keselamatan. Adapun faktor pendukung dalam implementasi kebijakan K3 ialah Sudah berjalan sosialisasi kebijakan K3 di rumah sakit, melibatkan staf untuk pelatihan K3. Pencapaian kebijakan K3 rumah sakit yaitu penetapan sistem manajemen K3 dan perencanaan program K3. Pencapaian yang belum optimal adalah penetapan standar pelaksanaan manajemen K3 rumah sakit, dan belum dilakukan monitoring dan evaluasi serta review. Kesimpulan penelitian ini ialah implementasi kebijakan K3RS di Rumah Sakit Pancaran Kasih Manado sudah tersusun, manajamen pelaksanaan K3RS belum dilaksanakan secara keseluruhan dan pemantauan evaluasi pencapaian sudah dilaksanakan dengan beberapa program lainnya yang direncanakan seperti budaya perilaku K3RS, peningkatan mutu pelayanan dan mitigasi dan manajemen risiko.