Yeni Rosyeni
Program Studi S1 Kebidanan, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan, Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN JAHE (ZINGIBER OFFICINALE VAR. AMARUM) TERHADAP TINGKAT EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PMB ATMIRAH PURWANTINI KOTA BOGOR Dini Marlina; Yeni Rosyeni; Agustami Indriyana Sani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.18918

Abstract

Emesis gravidarum merupakan gejala yang wajar atau sering terdapat pada kehamilan trimester pertama. Di indonesia angka kejadian hiperemesis gravidarum terdapat 1,5-3% dari seluruh kehamilan. Penatalaksanaan hiperemesis gravidarum secara non farmakologi dapat diberikan seduhan air jahe karena jahe memiliki sifat menghambat reseptor 5-HT3 untuk mengurangi sinyal mual dan muntah yang dikirimkan dari CTZ . Penelitian ini merupakan Uji Pre-Eksperimental dengan menggunakan rancangan One Group Pretest-Postest Design dengan cara melibatkan satu kelompok subjek untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan jahe pada ibu hamil Trimester I di PMB Atmirah Kota Bogor. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 ibu hamil Trimester I yang mengalami emesis gravidarum. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Instrumen penelitian berupa Skor PUQE-24  yang digunakan  untuk  menilai tingkat  mual dan muntah pada wanita  hamil. Penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisa data dengan menggunakan uji Wilcoxon didapat pvalue 0,001 (p < 0,05) dengan rata-rata emesis gravidarum sebelum diberikan seduhan jahe adalah 10,80 sedangkan rata-rata emesis gravidarum setelah diberikan seduhan jahe adalah 3,73 dan rata-rata penurunan secara keseluruhan hingga 7,50 kali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian seduhan jahe terhadap penurunan tingkat emesis gravidarum. Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan informasi bahwa air rebusan jahe sebagai minuman penurun mual muntah trimester pertama yaitu melalui Konseling yang berkesinambungan.