Masalah kesehatan karena kurang menjaga kebersihan diri seperti, dermatitis pada kulit, infeksi pada mata serta telinga, gangguan pada kuku, serta karang gigi karena kurang merawat kebersihan gigi dan mulut. Pengetahuan yang baik dalam perawatan kebersihan diri akan mempengaruhi praktik kebersihan diri sehingga menjauhkan dari berbagai penyakit untuk itu diperlukannya pemberian edukasi kesehatan agar dapat menumbuhkan kesadaran akan kebersihan diri. Penyuluhan sebagai proses peningaktan pengetahuan untuk aktif dalam menjaga dan memelihara kebersihan agar dapat berpengaruh pada kebiasaan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengaruh penyuluhan atas pengetahuan serta sikap terkait perawatan kebersihan diri pada pelajar kelas X1 dan kelas X2 di SMA Negeri 1 Airmadidi. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimental pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian yaitu pelajar kelas X1 dan kelas X2 di SMA Negeri 1 Airmadidi. Variabel penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap serta perlakuan yaitu penyuluhan tentang perawatan kebersihan diri. Penelitian ini memakai analisis univariat serta analisis bivariat dengan uji statistik non parametric yakni uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini memastikan bahwa nilai P Asymp. Sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 pada variabel pengetahuan dan sikap setelah penyuluhan. Sesuai hasil itu kesimpulan bahwasanya terdapat pengaruh signifikan antara penyuluhan atas pengetahuan serta sikap terkait perawatan kebersihan diri pada peserta didik kelas X1 dan X2 di SMA Negeri 1 Airmadidi Minahasa Utara