Remaja adalah investasi yang paling penting dan merupakan generasi penerus cita-cita bangsa. Namun pada usia remaja banyak masalah Anemia sering terjadi pada remaja putri dibandingkan dengan remaja laki-laki. Hal ini dikarenakan remaja putri mengalami menstruasi bulanan. Penyebab lain terjadinya anemia pada remaja antara lain asupan yang tidak adekuat seperti kurangnya konsumsi buah dan sayur sehingga pemenuhan zat bezi yang dibutuhkan tubuh melalui makanan tidak ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pengetahuan komsumsi buah dan sayur untuk mencegah kejadian anemia pada remaja putri. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian dekskriptif, Lokasi penelitian SMPN Satap 2 Patimpeng yang dilaksanankan pada bulan September-november 2023. Popolasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas VII sebanyak 30 orang. Sampel dalam penelitian diambil secara non random sampling dengan metode purposive sampling, sampel dalam penelitian ini berjumlah 22 responden. Pengumpulan data dengan observasi menggunakan kusioner dan wawancara. Hasil penelitian diuji statistic dengan uji mann-whitney dan Wilcoxon menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan pre-test mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang yaitu 16 responden (73.0%) dan responden dengan pengetahuan baik 6 (27.0%). Sedangkan pada post-test terlihat penigkatan yang signifikan setelah diberikan edukasi dan leaflet dimana pengetahuan baik 19 responden (86.4%) dan pengetahuan kurang sebanyak 3 responden (13.6%). Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan dengan Asymp.Sig berniali 0.000 lebih kecil dari 0.05 sebelum dan sesudah diberikan edukasi dan penyebaran leaflet terkait komsumsi buah dan sayur untuk mencegah anemia pada masa remaja di SMPN Satap 2 Patimpeng.