Pendidikan mencakup bidang keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, keilmuan, pengetahuan/wawasan, dan keterampilan. Fungsi pendidikan antara lain menambah pengetahuan, membentuk karakter, mengembangkan minat dan bakat, serta mempersiapkan peserta didik untuk bekerja mandiri dan kelompok. Meskipun demikian, pada beberapa kasus, konsep mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dianggap sulit oleh siswa karena kurangnya optimalisasi penggunaan media pembelajaran. Proses belajar anak dipengaruhi oleh aspek-aspek dalam diri dan lingkungannya. Di SDN Wegoknatar, pembelajaran IPA dihadapi dengan kendala seperti kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik, siswa yang pasif, dan hasil belajar yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA dengan menggunakan media papan siklus makhluk hidup pada hewan di kelas IV SDN Wegoknatar. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain atau model berbasis Lesson Study. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran. Penggunaan media papan siklus makhluk hidup pada hewan secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Siklus I mencapai rata-rata nilai 75,47 dengan persentase ketuntasan belajar 91,39%, sedangkan pada siklus II rata-rata nilai mencapai 91,39 dengan persentase ketuntasan belajar 100%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran tersebut dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan media papan siklus makhluk hidup pada hewan dapat meningkatkan aktivitas guru, keterlibatan siswa, dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV SDN Wegoknatar. Media ini memberikan kontribusi positif terhadap pembelajaran dan dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah tersebut.