Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KUALITAS LAYANAN AKADEMIK DENGAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) (STUDI KASUS: PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MAYASARI BAKTI) Mia Sumiarsih; Adi Dadan Ramdana; Syafari Suryo Pranoto; Raisman Hadi Hidayat; Hanif Insani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.23575

Abstract

Kualitas layanan akademik di perguruan tinggi adalah aspek penting dalam memastikan pendidikan yang bermutu dan memuaskan mahasiswa. Layanan akademik yang baik bertendensi kepada mutu pendidikan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian dan tingkat kesenjangan kualitas layanan akademik antara yang dirasakan (Performance/kinerja) dengan yang diharapkan (Importance/pentingan), serta untuk menganalisis kualitas layanan akademik pada Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Mayasari Bakti. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan Teknik Importance Performance Analysis (IPA) dengan cara menggabungkan pengukuran faktor tingkat Importance/ kepentingan dan tingkat Performance/ kepuasan dalam grafik dua dimensi. Interpretasi grafik IPA dilakukan dengan cara membagi grafik IPA menjadi empat buah kuadran berdasarkan hasil pengukuran importance-performance. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat kesesuaian dibawah 100 % yang artinya kualitas layanan akademik belum mencapai tingkat harapan yang diinginkan. Setiap penilaian mendapatkan hasil minus (-), yang artinya bahwa kualitas layanan akademik belum sesuai dengan harapan penggunanya. Dari hasil analisis kuadran Importance Performance Analysis (IPA) indikator “Ruang kelas selalu dalam keadaan bersih”, “Jumlah ruang kelas untuk pembelajaran sudah memadai”, dan “Kampus menyediakan layanan bimbingan dan konseling bagi mahasiswa” terletak di kuadran II. Indikator tersebut memiliki tingkat performance (kinerja) yang rendah dengan tingkat Importance (pentingan) yang tinggi sehingga perlu dilakukan peningkatan kualitas layanan akademik.
Pelatihan Public Speaking dan Personal Selling untuk Meningkatkan Kemampuan Pemasaran Siswa SMK Al Khoeriyah Ilman Ansori; Mia Sumiarsih; Rizki Putri Annisa
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v9i1.3168

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh dosen Program Studi Manajemen dengan fokus pada peningkatan keterampilan pemasaran siswa SMK Al Khoeriyah Tasikmalaya. Tujuan utama kegiatan ini adalah membekali siswa dengan kemampuan public speaking dan personal selling yang efektif sebagai modal dalam memasarkan produk, khususnya produk batik sebagai kekayaan budaya lokal. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, pelatihan interaktif, praktik simulasi presentasi produk, serta evaluasi hasil pelatihan. Materi yang diberikan mencakup teknik berbicara di depan umum, strategi komunikasi persuasif, pengelolaan rasa percaya diri, serta penerapan etika dalam penjualan. Peserta kegiatan adalah siswa SMK Al Khoeriyah Tasikmalaya yang memiliki keterkaitan langsung dengan kegiatan produksi dan pemasaran batik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mempresentasikan produk, menjalin komunikasi dengan calon konsumen, serta meningkatkan daya tarik penjualan batik. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas siswa SMK Al Khoeriyah Tasikmalaya dalam memasarkan produk lokal secara lebih profesional dan kompetitif, sekaligus mendukung upaya pelestarian serta pengembangan potensi ekonomi kreatif daerah.
Peran Literasi Dalam Penguatan Kompetensi 4C sebagai Keterampilan Abad Ke-21 (Studi Kasus di SMK Al-Khoeriyah Tasikmalaya): Penelitian Mia Sumiarsih; Ilman Ansori; Yiyih Siti Rodiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4858

Abstract

This study aims to analyze the role of literacy in strengthening 4C competencies Critical Thinking, Communication, Collaboration, and Creativity as essential 21st-century skills among students at SMK Al Khoeriyah Tasikmalaya. Literacy is understood as a key foundation for vocational graduates to adapt to technological change and workplace demands. Using a qualitative case study approach, the research involved the vice principal of curriculum, vocational subject teachers, and students from grades XI and XII. Data were gathered through observation, structured and semi-structured interviews, and documentation. Data analysis followed Miles, Huberman, and Saldaña’s interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, with triangulation used to ensure validity. Findings show that literacy particularly digital and information literacy contributes significantly to the development of critical thinking, creativity, communication, and collaboration through project-based learning activities. However, implementation varies across subjects due to limited teacher readiness, inadequate technological facilities, and assessment systems that do not explicitly evaluate 4C outcomes. The study concludes that literacy can serve as a driver of 21st-century competencies when supported by relevant instructional design and institutional commitment at the school level.