Nurman Tsalis
Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODERNISASI PENDIDIKAN ISLAM NUSANTARA DI ERA MILLENIAL Hanifah Safira; Nurman Tsalis; Agus Waluyo; Dede Indra Setiabudi
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v2i1.524

Abstract

Lintas kehidupan dimasa Modernisasi telah menimbulkan generasi Gadget, yang disebut abad millenial. Gadget ialah sebuah alat yang diciptakan dari hasil kemajuan peradaban dibidang teknologi. Sehingga masyarakat telah menjadikan sebagai sumber asumsi dan bagian yang tidak terpisahkan. Permasalahan yang timbul ialah bagaimana sikap kritis dan kreatif dapat dipandang pada lembaga pendidikan Islam, terutama dari segi perencanaan pembelajaran baik metode dan penilaian hasil belajar. Terdapat sejumlah peluang yang dimiliki oleh pendidikan Islam dalam menghadapi era Milenial ini dipandang dari ciri dan hubungannya dari masa sebelumnya antara lain terkait dengan sifat dan karakter pendidikan Islam yang holistik, konfrehensif, progresif dan responsif dalam menyiapkan generasi unggul.Pendidikan islam sebagai sebuah sistem pendidikan, tidak dipungkiri memiliki sistem pendidikan yang mencakup pembentukan karekter bangsa secara konfrehensif dengan berbagai metode yang meyakinkan, seperti terlihat pada sistem pengajaran yang diarahkan bukan hanya pencapaian kecerdasan akal peserta didiknya namun diharapkan mampu mencetak individu yang memiliki keimanan dan ahlak yang mulia. Di era milenial atau orang menyebutnya sebagai abad modern manusia memiliki tantangan serta kemajuan zaman yang pesat terutama dalam bidang teknologi. Maka hampir sebagian besar masyarakat mengangap bahwa gadget menjadai sebuah alat yang sanagt kental untuk kehidupan sehari-hari dikalangan masyarakat kelas modern.
POLA WIRAUSAHA MAHASISWA MANAJEMEN DAKWAH DALAM MENJALANKAN KEGIATAN ENTREPRENEUR (MEMPELAJARI TEKNIK DAN STRATEGI PEMASARAN PRODAK KOPERASI): Analisis Pengembangan Kewirausahaan Mahasiswa Berbasis Koperasi Nurman Tsalis; Idah Jubaedah; Imam Aji Pratomo; Sobirin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9644

Abstract

This study aims to analyze the entrepreneurial patterns of Islamic Da'wah Management students in managing cooperatives as a medium for entrepreneurship learning and da'wah bil hal. The students are not only oriented toward economic profit but also integrate Islamic ethical values, creativity, social responsibility, and digital marketing strategies to enhance the competitiveness of cooperative products. This research employs a qualitative method using library research, reviewing books, scientific journals, research reports, and academic documents relevant to student entrepreneurship, cooperative management, and da'wah bil hal. By applying the Business Entrepreneur, Social Entrepreneur, and Academic Entrepreneur models simultaneously, students are able to develop entrepreneurial patterns that combine business, social, and academic orientations. The analysis of the 4P marketing mix, the STP approach (Segmenting, Targeting, Positioning), and SWOT analysis indicates that student cooperatives have strong potential for growth despite facing challenges such as limited capital, low digital marketing literacy, and increasing market competition. The findings confirm that cooperatives serve as a strategic entrepreneurial laboratory for Da'wah Management students in building economic independence grounded in Islamic da'wah values.