Nengsih Anggraeni
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI TASAWUF DALAM MENCARI KEBENARAN (STUDI ANALISIS TERHADAP BUKU “THE GARDEN OF TRUTH” KARYA SEYYED HOSSEIN NASR) Nengsih Anggraeni; Syukri; Husna Sari Siregar
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v2i3.1286

Abstract

Pada zaman modern ini masyarakat Islam mengalami krisis identitas, yang terpatri di pikiran menjadi jati diri tentang “siapakah kita?” Karena manusia hidup dan bertindak sebagian besar sesuai dengan gambaran yang mereka miliki tentang diri mereka sendiri.Dengan implementasi dari tasawuf berbicara kepada sedikit orang yang mendapatkan jawaban untuk pertanyaan tentang siapa-siapakah mereka dari itulah tasawuf berperan penting dalam mencari kebenaran atas pertanyaan tersebut. Dari karya Seyyed Hossein Nasr dapat diperjelaskan hakikat manusia mencari kebenaran dalam tasawuf. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan bagaimana impelementasi tasawuf dalam mencari kebenaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, ini lebih menekankan suatu makna daripada generalisasi dengan memaparkan dan menganalisa suatu objek. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini ialah jenis pustaka (library research) dengan membaca dan meneliti topik yang berkenaan atau relevan dengan penelitian ini. Temuan dari penelitian ini ialah, belajar dan mengamalkan tasawuf akan dapat mendapatkan kebenaran, sebagaimana yang diketahui bahwasannya tasawuf itu ilmu Islam yang memfokuskan pada aspek spiritual dari Islam. Dilihat dari keterkaitannya dengan kemanusiaan, tasawuf lebih menekankan pada aspek kerohanian dari pada aspek jasmani, dalam kaitannya dengan kehidupan manusia tasawuf lebih mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia namun tidak menghilangkan salah satunya.