Novita Carolia
Bagian Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung, Bandar Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model “PIN SENJA” (Pusat Informasi Dan Konseling Remaja) Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Reproduksi Remaja Dian Isti Anggraini; Efrida Warganegara; Ety Apriliana; Novita Carolia; Merry Indah Sari; Efriyan Imantika
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v9i1.190

Abstract

Model PIN SENJA (pusat informasi dan konseling remaja) merupakan suatu model yang dirancang dan dimodifikasi untuk kegiatan promosi kesehatan dan KIE kesehatan reproduksi remaja, melatih cara menjaga kebersihan dan kesehatan organ genitalia dan reproduksi remaja serta membentuk kader PIN SENJA. Model ini juga dirancang dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi, bagaimana menjaganya dan mencegah terjadinya masalah kesehatan reproduksi seperti seks pranikah, kehamilan remaja, pernikahan dini, penyakit infeksi genitalia dan infeksi menular seksual, HIV-AIDS, narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) serta pornografi.. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku remaja mengenai kesehatan reproduksi, meningkatkan keterampilan remaja untuk menjaga personal hygiene dan membentuk duta PIN SENJA. Metode yang akan dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan, melatih keterampilan, dan membentuk duta PIN SENJA sebagai agen KIE pada 40 orang siswi MA Dinniyah Putri Lampung. Hasil evaluasi pelaksanaan pengabdian didapatkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta sebanyak 90% menjadi pemahaman yang baik, dan 10% peserta memiliki pemahaman yang cukup mengenai kesehatan reproduksi bagi remaja. Kemampuan KIE siswi MA Dinniyah Putri Lampung sebagai peserta juga sudah cukup baik, hampir 95% peserta sudah memahami dan mampu melakukan KIE melalui evaluasi simulasi dan diskusi. Rerata hasil pretes adalah 57,87 dan mengalami peningkatan di hasil postes yaitu sebesar 84. Berdasarkan analisis menggunakan uji Wilcoxon didapatkan bahwa terdapat perbedaan rerata yang bermakna secara statistik nilai pretes dan postes peserta pengabdian mengenai kesehatan reproduksi (p=0,000). Peningkatan kemampuan siswi MA Dinniyah Putri Lampung untuk melakukan KIE mengenai kesehatan reproduksi remaja dalam upaya mencegah terjadinya gangguan kesehatan remaja dengan model PIN SENJA ini terbukti efektif
Peran Asupan Antioksidan dalam Mencegah Stres Oksidatif pada Penderita Hipertensi Dio Pratama; Evi Kurniawaty; Septia Eva Lusina; Novita Carolia
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 12 No 3 (2026): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 12.3 (2026)
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v12i3.1035

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan global utama dengan prevalensi tinggi di Indonesia mencapai 34,1% (Riskesdas, 2018). Salah satu mekanisme patogenetik penting dalam hipertensi adalah stres oksidatif, yaitu ketidakseimbangan antara produksi radikal bebas (reactive oxygen species, ROS) dan kapasitas sistem antioksidan tubuh. Kondisi ini mengakibatkan disfungsi endotel, penurunan bioavailabilitas oksida nitrat (NO), serta peningkatan resistensi vaskular. Metode: Studi ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur sistematis terhadap publikasi ilmiah yang diperoleh dari basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Seleksi literatur mengikuti pedoman PRISMA dengan kriteria inklusi artikel peer-reviewed yang membahas hubungan antara antioksidan, stres oksidatif, dan tekanan darah. Pembahasan: Berbagai penelitian menunjukkan bahwa vitamin C, vitamin E, polifenol, flavonoid, dan koenzim Q10 berperan menetralisir ROS, meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen (SOD, CAT, GPx), serta memperbaiki fungsi endotel. Meta-analisis melaporkan penurunan tekanan darah sistolik rata-rata 3–5 mmHg pada individu dengan peningkatan asupan antioksidan baik melalui diet maupun suplemen. Mekanisme utama meliputi peningkatan aktivasi jalur Nrf2, penghambatan enzim NADPH oksidase, serta peningkatan ketersediaan NO. Pola makan berbasis whole food seperti diet DASH dan Mediterania menunjukkan efek yang lebih konsisten dibanding suplementasi tunggal. Simpulan: Asupan antioksidan yang adekuat berpotensi menurunkan stres oksidatif dan memperbaiki fungsi vaskular pada hipertensi. Pendekatan nonfarmakologis melalui pola makan kaya antioksidan dapat menjadi strategi efektif dan berbiaya rendah untuk pencegahan serta pengendalian hipertensi di populasi umum.