Vio Amandini Afriliana
Universitas Negeri Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Pembelajaran Berbasis Teks dengan Teknologi Animasi sebagai Internalisasi Nilai-Nilai Religius Vio Amandini Afriliana; Haryadi Haryadi; Agus Nuryatin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3180

Abstract

Pendekatan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks didasarkan pada empat prinsip yang sering diabaikan, pendekatan ini menjadi sangat penting untuk diterapkan di sekolah-sekolah. Salah satu dari prinsip-prinsip ini adalah sebagai berikut: (1) bahasa harus dilihat sebagai teks, bukan semata-mata kumpulan kata atau kaidah kebahasaan; (2) penggunaan bahasa adalah proses memilih bentuk bahasa untuk mengungkapkan makna; (3) bahasa bersifat fungsional, yaitu bahasa harus digunakan dalam konteks karena mencerminkan sikap, ide, nilai, dan ideologi penggunanya; dan (4) bahasa adalah alat untuk menyampaikan informasi. Pembelajaran teks hikayat dalam kurikulum merdeka diajarkan atau diberikan di jenjang sekolah menengah atas/sekolah menengah kejuruan. Materi teks hikayat ini dapat diperoleh di kelas X semester pertama yaitu pada Bab 3 Bijak Menelusuri Kehidupan, dengan capaian pembelajaran pada elemen membaca atau memirsa yaitu siswa mampu mengidentifikasi ide dan makna kata dalam hikayat. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain one group pretest posttest design. Alur pembelajaran meliputi building knowledge of field, modelling, joint construction, dan independent construction. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, terdapat pengaruh yang signifikan dalam pembelajaran berbasis teks dengan teknologi animasi sebagai internalisasi nilai-nilai religius.
Analisis Wacana Kritis Model Van Djik Pada Sambutan Joko Widodo pada Pembukaan Kongres XXIII PGRI Tahun 2024 Michael Johan Sulistiawan; Vio Amandini Afriliana; Imam Baehaqie
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3582

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro teks berita web setkab.co.id. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis model van Djik. Hasil analisis menunjukkan bagian makro struktur menggambarkan secara umum tema isu tentang kesempatan baik dalam dunia pendidikan agar jangan sampai terlewatkan oleh bangsa Indonesia. Bagian superstruktur skematik terdiri atas summary dan story yang menggambarkan upaya penulis untuk menampilkan efek tertentu. Bagian mikro struktur terdiri atas latar, detil, maksud, koherensi, koherensi pembeda, bentuk kalimat, kata ganti, leksikon, praanggapan, grafis, dan metafora .
KAJIAN PSIKOANALISIS SIGMUND FREUD DALAM NOVEL A UNTUK AMANDA KARYA ANNISA IHSANI Vio Amandini Afriliana; Yusro Edi Nugroho; Teguh Supriyanto
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v8i5.314

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan analisis psikoanalitik Sigmund Freud seperti yang terdapat dalam buku A untuk Amanda karya Annisa Ihsani. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, dengan strategi mencatat dan membaca digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Aspek Id Amanda lebih memilih dirinya untuk mati dari kegagalan yang dialami oleh Amanda, aspek ini didorong dari rasa cemas dan kekecewaan pada dirinya sendiri yang berlebihan. Tetapi Amanda adalah anak yang pandai, sehingga dia masih bisa mengontrol dan tidak melakukan hal-hal yang bersifat negatif. 2) Aspek Ego yang dialami oleh Amanda dalam novel A untuk Amanda adalah Amanda berusahan untuk mencari jalan keluar dari permasalahannya, agar tidak terjadi hal-hal serupa dikemudian hari yang dipenuhi rasa kekecewaan dan kecemasan yang berlebihan. Amanda adalah anak yang pandai sehingga jalan berpikir Amanda logis dan penuh pertimbangan. Sehingga dalam aspek ego, Amanda berhasil menyaring aspek Id, yaitu dengan cara bekerja lebih keras dari sebelumnya. 3) Aspek superego yang dialami tokoh utama yaitu Amanda dalam novel A untuk Amanda karya Annisa Ihsani adalah Tommy berperan sebagai supergo yang mengendalikan dan sebagai pelerai dari permasalahan yang Amanda hadapi. Tommy berkata bahwa Amanda harus mempercayai keberadaan Tuhan, maka segala permasalahan akan mejadi lebih mudah.