Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, dan Pendidikan Terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada Pabrik Gula Rejo Agung Baru Madiun) Maulida Nurhidayati; Sovia Zahrianti Erika
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 6, No 2 (2020): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.83 KB) | DOI: 10.31602/iqt.v6i2.3559

Abstract

Increasingly tight competition between companies resulted in a company having to start improving conditions within the company itself. This is done to prepare to compete with other companies. Stable and high employee performance can improve performance and profit for the company. Rejo Agung Baru Madiun Sugar Factory (PG) has employee productivity shown by the increase in the company's profit. The profit earned by the company tends to be unstable indicated by the increase and decrease in profit earned each year. In the past two years, however, the company's profits have started to show an increasing trend. This condition is interesting to be associated with the theory of Cashmere as well as the theory of Suparno Eko Widodo. This research was conducted with the aim of knowing the influence of leadership, work environment, and education on the performance of PG Rejo Agung Baru Madiun employees simultaneously and partially. The data was obtained by providing questionnaires to 72 permanent employees. Multiple linear regression with dummy variables was chosen as an analytical method to achieve research objectives. The results of the study stated that there is a partial or simultaneous influence between leadership, work environment, and education affecting employee performance. The amount of contribution given by these three variables to employee performance was 67.5% while 32.5% was explained by variables not researched in the model. Persaingan yang semakin ketat antar perusahaan mengakibatkan suatu perusahaan harus mulai memperbaiki kondisi didalam perusahaan itu sendiri. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan diri bersaing dengan perusahaan lain. Kinerja karyawan yang stabil dan tinggi mampu meningkatkan performansi dan keuntungan bagi perusahaan. Pabrik Gula (PG) Rejo Agung Baru Madiun memiliki produktivitas karyawan yang ditunjukkan dengan meningkatnya laba perusahaan. Laba yang diperoleh perusahaan cenderung tidak stabil yang ditunjukkan dengan kenaikan dan penurunan laba yang diperoleh setiap tahunnya. Akan tetapi dua tahun belakangan ini, laba perusahan mulai menunjukkan tren meningkat. Kondisi ini menarik untuk dihubungkan teori Kasmir serta teori Suparno Eko Widodo. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh kepemimpinan, lingkungan kerja, dan pendidikan terhadap kinerja karyawan PG Rejo Agung Baru Madiun secara simultan maupun parsial. Data diperoleh dengan memberikan angket/kuesioner ke 72 karyawan tetap. Regresi linier berganda dengan variabel dummy dipilih sebagai metode analisis untuk mencapai tujuan penelitian. Hasil dari penelitian menyatakan terdapat pengaruh secara parsial maupun simultan antara kepemimpinan, lingkungan kerja, dan pendidikan berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Besarnya kontribusi yang diberikan ketiga variabel tersebut terhadap kinerja karyawan adalah 67,5% sedangkan 32,5% dijelaskan oleh variabel yang tidak diteliti dalam model.
Pengaruh Inflasi dan Nilai Tukar terhadap Ekspor Produk Halal Indonesia Periode 2016-2020 Erika Sovia Zahrianti; Wirawan Fadly
Journal of Economics, Law, and Humanities Vol. 1 No. 2 (2022): Economics, Law, and Humanities
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jelhum.v1i2.832

Abstract

The potential for halal products in the global market is currently experiencing rapid development, marked by an increase in demand every year. However, as the largest Muslim country is still in the spotlight because of the low export of halal products and even far behind non-Muslim countries. It may be influenced by inflation and exchange rate fluctuations in Indonesia. This study uses time-series data for the period January 2016-December 2020 with the Auto-Regressive Distributed Lag Models (ARDL) analysis method. The results show that (1) Inflation has no significant effect on exports of halal products in the short and long term. (2) The exchange rate has a negative and significantly effect on exports of halal products in the short term, but has no significant effect in the long term. (3) Inflation and exchange rates simultaneously have a significant effect on the export of halal products with a contribution of 32.06%.
PRAKTIK KOMPENSASI PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH: STUDI IMPLEMENTASI PADA KOPSYAH BMT HASANAH PONOROGO Sovia Zahrianti Erika
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/mfhs0h63

Abstract

Penerapan sistem kompensasi memiliki tujuan penting, yaitu untuk membangun loyalitas serta mempertahankan karyawan yang berkualitas, khususnya pada lembaga keuangan syariah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik kompensasi di Kopsyah BMT Hasanah Ponorogo yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar kelayakan kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kompensasi yang diterapkan, menilai kesesuaiannya dengan standar kelayakan kerja, serta mengkaji dampaknya terhadap keberlanjutan dan stabilitas karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi yang diberikan di Kopsyah BMT Hasanah meliputi kompensasi finansial langsung, finansial tidak langsung, serta kompensasi nonfinansial. Namun demikian, dari segi nominal serta perlindungan kerja, kompensasi tersebut masih belum sepenuhnya memenuhi standar kelayakan. Ketidaksesuaian ini berdampak pada rendahnya stabilitas dan kepuasan karyawan, serta berkontribusi pada tingkat turnover yang cukup tinggi. Dengan demikian, perbaikan sistem kompensasi diperlukan agar kesejahteraan karyawan meningkat dan keberlanjutan organisasi dapat lebih terjamin.