Anita Dwi Utami
Universitas Sebelas April

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Islamic Social Reporting Disclosure Study Of Indonesia And Malaysia Islamic Bank Anita Dwi Utami
Journal of Business, Accounting and Finance Vol. 4 No. 2 (2022): Journal of Business Accounting and Finance
Publisher : LPPM Universitas Sebelas April

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic banking is the largest sector in the fast-growing Islamic finance industry. The rapid development of Islamic banking must be accompanied by accountability that is implemented properly, both accountability to fellow humans and accountability to Allah SWT. The COVID-19 pandemic makes a person's survival dependent on others who provide assistance and donations, where this is included in the disclosure of corporate social responsibility as a form of accountability for Islamic banks to fellow humans and Allah SWT. The purpose of this study was to determine the differences in the disclosure of Islamic Social Reporting (ISR) of Islamic banking in Indonesia and Malaysia. The research method used in the study is a comparative quantitative approach. The analytical tool used is the paired sample T-Test. The research sample consists of 54 Islamic banks, 12 Indonesian Islamic banks and 15 Malaysian Islamic banks with 2 years of research, namely 2019 and 2020. The results of the research show that the disclosure of Islamic Social Reporting (ISR) of Indonesian Islamic banking is higher than that of Malaysian Islamic banking and there are differences. There is a significant difference between the disclosure of Islamic Social Reporting (ISR) of Islamic banking in Indonesia and Malaysia.
Determinasi Kinerja Keuangan BPR Syariah di Indonesia : Peran Efisiensi Operasional dan Digitalisasi Periode 2020-2024 Ayi Srie Yuniawati; Anita Dwi Utami; Sukmayadi Sukmayadi
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.16740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efisiensi operasional dan digitalisasi terhadap kinerja keuangan BPR Syariah di Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal untuk menguji hubungan antar variabel. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan BPR Syariah yang diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sumber terkait lainnya. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi operasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan arah negatif, yang berarti semakin rendah rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), maka semakin tinggi kinerja keuangan yang diproksikan באמצעות Return on Assets (ROA). Digitalisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, yang menunjukkan bahwa peningkatan adopsi teknologi digital mampu meningkatkan efisiensi dan profitabilitas BPR Syariah. Secara simultan, efisiensi operasional dan digitalisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efisiensi operasional dan digitalisasi merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja keuangan BPR Syariah, sehingga diperlukan strategi terintegrasi untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan lembaga keuangan syariah di Indonesia