Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tourism Industry and Community Readiness: A Case Study of the Mandalika Special Economic Zone (KEK) Muhammad Azizurrohman; Uwi Martayadi; Mohamad Najmudin; Fathurrahim Fathurrahim; I Wayan Bratayasa
Journal of Economics Research and Social Sciences Vol 7, No 1: February 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jerss.v7i1.13652

Abstract

The local community of Kuta Mandalika Village is required to adapt to the regional tourism industry as the spearhead of tourism operations in the Special Economic Zone for Tourism in West Nusa Tenggara. As a result, researchers aim to see how prepared the residents of Kuta Mandalika Village are to welcome tourism to their village. The cognitive, emotional, and conative components all play a role in community readiness. The community at Kuta Mandalika Village was studied using a qualitative research method. In-depth interviews and a non-probability sample strategy were used to identify relevant informants in this study. For the first phase, snowball sampling was chosen as the data collection strategy. According to the findings, the community of Kuta Mandalika Village are well prepared to host tourism activities in the Mandalika Special Economic Zone. However, they are not yet prepared to participate in the tourism industry. The village is in the process of transitioning to a tourism-based society. The phenomena of rapid tourist development pushe the community as hosts, who are directly affected by tourism, to prepare themselves in an indirect way. The government, academics, and the private sector all have a role to play in helping to develop the surrounding community in terms of the capital and skills that the industry requires.
Pengaruh Perceived Security, Perceived Ease Of Use, Dan Perceived Usefulness Terhadap Repurchase Intention Melalui Satisfaction Dan Customer Trust Pada E-Commerce Marketplace Tiara Nur Anisah; Mohamad Najmudin; Andika
CAPITAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/capital.v9i2.24207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi peran mekanisme teknis dan keamanan dalam mendorong niat pembelian ulang pelanggan pada platform marketplace di Indonesia melalui kerangka kerja Technology Acceptance Model (TAM) yang diperluas. Secara khusus, studi ini mengevaluasi bagaimana persepsi keamanan, kemudahan penggunaan, dan manfaat penggunaan membentuk kepuasan dan kepercayaan pelanggan sebagai mediator perilaku pasca-pembelian. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 231 responden yang merupakan pengguna aktif marketplace melalui survei daring dengan teknik purposive sampling. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kemudahan penggunaan merupakan stimulus utama dalam menciptakan kepuasan pelanggan, yang selanjutnya menjadi pendorong paling signifikan bagi niat pembelian ulang. Namun, hasil pengujian menunjukkan bahwa kemudahan teknis semata tidak mampu secara langsung membangun kepercayaan pelanggan tanpa dukungan jaminan keamanan transaksi dan manfaat fungsional yang nyata. Hal ini mengindikasikan pergeseran perilaku konsumen digital di Indonesia yang semakin rasional dan kritis dalam mengevaluasi nilai serta keamanan platform belanja daring. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada literatur adopsi teknologi serta strategi praktis bagi pelaku industri e-commerce untuk meningkatkan loyalitas pelanggan melalui penguatan integritas sistem dan manfaat fungsional. Keterbatasan dan arah untuk penelitian masa depan juga dibahas dalam studi ini