Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kontribusi Pemberdayaan UMKM Terhadap Pembangunan Ekonomi Daerah dan Penyerapan Tenaga Kerja (Kuantitatif) Gustina Masitoh; Thamara Idil Fitri Marliana; Angga Pratama; Chika Dwi Oktavianai; Feri Kurniawan
Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 1 (2026): April: Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan (JUMBIKU)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jumbiku.v6i1.6856

Abstract

This research aims to examine the role of empowering Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in driving regional economic development while increasing workforce absorption. This topic is relevant considering the crucial position of MSMEs as the driving force of the local economy and the main source of job creation, although in practice they are still limited by limited internal capacity and access to various resources. This study applies a qualitative approach with a case study design to explore in depth the dynamics, processes, and meaning of MSME empowerment in the local context. Data collection was conducted through semi-structured interviews, limited observations, and documentation reviews with five informants including MSME actors, MSME facilitators, and local government representatives. Informants were determined using purposive and snowball sampling techniques. Furthermore, the data were analyzed thematically using the interactive analysis model of Miles and Huberman. The research findings indicate that MSME empowerment efforts through training programs, mentoring, capital facilitation, and marketing support, including digitalization, have significantly contributed to increasing business capacity, expanding market reach, and sustaining business activities. This capacity building has direct implications for opening up local employment opportunities and strengthening a more inclusive regional economic structure. These results add to the theoretical understanding of MSME empowerment from a local economic development perspective, while also offering practical and policy implications for the formulation of sustainability-oriented MSME empowerment programs. Future research is recommended to cover a broader study area and incorporate a mixed-methods approach to increase the generalizability of the findings.
Penguatan Peran UMKM Melalui Pengembangan Kompetensi Generasi Muda dalam Perencanaan Bisnis (Business Plan) Vovi Sinta; Gustina Masitoh; Siti Anisa Lilumah
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.1071

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab tantangan rendahnya keterlibatan generasi muda dalam mendorong keberlanjutan UMKM di desa Taman Harjo. UMKM setempat masih menjalankan usaha secara sederhana, ditandai dengan proses produksi yang tradisional, pencatatan keuangan yang belum tertata, serta keterbatasan inovasi dan strategi pemasaran. Di sisi lain, generasi muda memiliki kreativitas dan akses teknologi yang baik, namun belum mampu mengonversi potensi tersebut menjadi rancangan usaha yang terarah akibat rendahnya literasi kewirausahaan. Tujuan utama program ini adalah memperkuat kompetensi generasi muda dalam menyusun business plan yang aplikatif serta meningkatkan kapasitas manajerial UMKM mitra. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, analisis kebutuhan, diskusi kelompok, penyampaian materi perencanaan bisnis, dan pendampingan praktik penyusunan rencana usaha berbasis studi kasus. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif untuk memastikan kegiatan relevan dan dapat diimplementasikan oleh mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai perencanaan bisnis, kemampuan menyusun business plan secara sistematis, serta tersusunnya dokumen rencana usaha yang siap diterapkan. Kegiatan ini juga menghasilkan satu artikel ilmiah sebagai luaran publikasi. Secara keseluruhan, program ini mampu menumbuhkan peran generasi muda sebagai agen inovasi sekaligus memperkuat daya saing UMKM menuju kemandirian ekonomi desa.
PELATIHAN PENGGUNAAN GOOGLE DRIVE SEBAGAI MEDIA PENYIMPANAN DATA GURU MAS DARUSSALAM TEGAL REJO Vovi Sinta; Pamuji Muhammad Jakak; Gustina Masitoh; Nuri Liana Sari
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31862

Abstract

ABSTRAK                                                                            Pemanfaatan teknologi berbasis cloud menjadi kebutuhan mendesak dalam dunia pendidikan untuk meningkatkan efektivitas kerja guru, khususnya dalam pengelolaan data pembelajaran dan administrasi sekolah. Namun, di MAS Darussalam Tegal Rejo masih ditemukan keterbatasan literasi digital, terutama dalam penggunaan media penyimpanan daring seperti Google Drive. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menggunakan Google Drive sebagai solusi penyimpanan data yang aman, efisien, dan mudah diakses. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan intensif. Mitra kegiatan ini adalah MAS Darussalam Tegal Rejo, dengan jumlah peserta sebanyak 20 guru tetap dan honorer. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan teknis peserta, seperti membuat folder, mengunggah dan membagikan file, serta mengelola hak akses dokumen. Pelatihan ini terbukti mampu meningkatkan literasi digital dan mendorong perubahan perilaku guru dalam mengadopsi teknologi secara berkelanjutan, yang pada akhirnya mendukung transformasi digital dan efisiensi kerja di lingkungan sekolah. Kata kunci: Pelatihan; Google Drive; Penyimpanan Data; Guru. ABSTRACTThe use of cloud-based technology in education has become essential to support teachers’ work efficiency, particularly in managing learning data and school administration. However, at MAS Darussalam Tegal Rejo, many teachers are still unfamiliar with digital storage platforms such as Google Drive. This community service activity aimed to enhance teachers' knowledge and skills in utilizing Google Drive as a secure, efficient, and easily accessible data storage solution. The implementation method adopted a participatory approach through socialization, demonstration, hands-on practice, and intensive mentoring. The program involved 20 permanent and honorary teachers as participants. The results revealed a significant improvement in participants’ technical abilities, including creating folders, uploading and sharing files, and managing document access permissions. This initiative highlights that practical and applicable digital literacy training can drive behavioral changes among teachers in adopting technology sustainably, thereby contributing to digital transformation and improving work efficiency and collaboration within the school environment.  Keywords: Training; Google Drive; Data Storage; Teacher
PELATIHAN DESAIN GRAFIS UNTUK PROMOSI DIGITAL PRODUK UMKM: STUDI KASUS TEMPE BU ESI Gustina Masitoh; Wardianto Wardianto; Rusmiati Rusmiati; Nurun Nisa Anggraini; Anggy WS
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31909

Abstract

ABSTRAK                                                                            UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian lokal, namun banyak pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam hal promosi produk terutama di era digital saat ini. Salah satu permasalahannya adalah kuang pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan media digital untuk promosi. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan promosi digital produk, berupa desain kemasan baru, konten media social atau katalog digital. Metode pelatihan ini adalah studi kasus produk UMKM Bu Esi dengan 10 mitra UMKM poduksi tempe, dilakukan beberapa tahapan yaitu, sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan kemasan, praktik membuat desain, dan evaluasi hasil pelatihan. Hasilnya adalah memiliki hasil yang signifikan, baik berupa peningkatan keterampilan maupun dampak terhadap promosi produk UMKM tempe Bu Esi. selanjutnya peningkatan pemahaman dan ketrampilan menggunakan aplikasi desain grafis berupa canva, membuat desain visual yang menarik untuk produk UMKM tempe Bu Esi. Simpulan pelatihan ini adalah Peserta mampu membuat desain kemasan, dan konten media social yang menarik secara mandiri, dengan jumlah rata-rata sebesar 87,14% meningatkan pemahaman dan keterampilan peserta  dalam menggunakan aplikasi desain grafis untuk promosi digital produk UMKM tempe Bu Esi. Pelatihan ini disarankan untuk menyelenggrakan pelathan lanjutan yang mencakup branding dan strategi pemasaran digital secara menyeluruh. Kata kunci: Desain Grafis; Pelatihan UMKM; Promosi Digital; Produk Lokal ABSTRACTMSMEs are one of the backbones of the local economy, but many MSME actors still face obstacles in terms of product promotion, especially in the current digital era. One of the problems is the lack of knowledge and skills in using digital media for promotion. This training aims to improve the ability to promote digital products in the form of new packaging designs, social media content, or digital catalogs. The training method is a case study of MSME products. Bu Esi, with 10 MSME tempeh production partners, carried out several stages, namely, socialization, technical training in making packaging, practice making designs, and evaluation of training results. The results are significant, both in the form of increased skills and impacts on the promotion of MSME tempeh products, Bu Esi. Furthermore, increasing understanding and skills in using graphic design applications in the form of Canva and creating attractive visual designs for MSME tempeh products for Bu Esi. The conclusion of this training is that participants are able to create packaging designs and attractive social media content independently, with an average of 87.14% increasing participants' understanding and skills in using graphic design applications for digital promotion of MSME tempeh products, Bu Esi. This training is recommended to organize advanced training that covers branding and digital marketing strategies as a whole.Keywords:. Graphic Design; SME Training; Digital Promotion; Local Products