Nasron
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu, Bengkulu, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Peran Tutor Sebaya Terhadap Motivasi Menghafal Al-Qur’an Mahasantri Putri Ma’had Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Winda Widianingrum; Nasron; Rossi Delta Fitrianah
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 5 No 3 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v5i3.555

Abstract

The purpose of this study is to determine the role of peer tutors on the motivation of memorizing the Qur'an for students and describe the supporting and inhibiting factors / obstacles for students in memorizing the Qur'an. The method used by the researcher in this research is a qualitative research method using a qualitative descriptive approach. Data collection techniques were carried out by observation, interviews, and documentation using data analysis techniques, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing/verification. The results showed that the role of peer tutors on the motivation of memorizing the Qur'an of students had a positive impact. With peer tutors in each room, it will make it easier for mahsantri to deposit memorization, tahsin, and become a place to ask questions and learn. Although the students when memorizing the Qur'an have inhibiting factors that exist from within the students, namely internal factors, namely a sense of laziness and from outside the students, namely external factors, namely many assignments from campus and other activities in Ma'had besides memorizing the Qur'an. an. However, all inhibiting factors can be tolerated by supporting factors, namely the desire to become a hafizh of the Qur'an, support from family, ustadz/ustadzah, comrades in arms, and peer tutors who always motivate the spirit of memorizing the Qur'an.
Peran Ibu Sebagai Madrasah Pertama Dalam Keluarga ( Studi Kasus Pada Masyarakat Gang Asholihin Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang) Ridh Tania Citra Anabella; Nasron; Intan Utami
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.584

Abstract

: Penelitian ini membahas tentang peran ibu sebagai madrasah pertama dalam keluarga. Wanita yang sudah berkeluarga secara otomatis memiliki peran ganda yaitu dirumah sebagai istri bagi suami dan ibu bagi anak-anaknya, serta sebagai wanita dengan tugas pekerjaannya. Permasalahan dalam penelitian ini terlihat dari kegiatan ibu yang pagi-pagi sudah berangkat ke pasar berdagang karena untuk membantu suami mencari nafkah dan pulangnya sudah sore dan sebagai akibatnya banyak ditemui sekarang kejadian di masyarakat, seperti anak yang tidak patuh kepada ibu, kenakalan remaja, dan lainnya. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui bagaimana peran ibu sebagai madrasah pertama dalam keluarga Gang Asholihin Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif dengan cara penelitian lapangan, dan menggunakan 3 tehnik pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini berada di Gang Asholihin Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran ibu sebagai madrasah pertama dalam keluarga pada anak di Gang Asholihin Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang yaitu dalam hal pemberian pengawasan serta pengajaran tentang ilmu pengetahuan, ibadah, dan akhlak masih sangat kurang.
Analisis Motivasi Orang Tua Memilih Sekolah Berbasis Islam (Studi Kasus SMP Plus Ja-Alhaq Kota Bengkulu) Rahma Yulianti; Nasron; Intan Utami
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.591

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang bersifat mutlak dan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia, baik dari kehidupan pribadi, keluarga maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagi umat Islam, lembaga pendidikan yang memenuhi harapan ialah lembaga pendidikan yang didalamnya terdapat pelajaran umum dan juga pelajaran agama Islam, artinya bukan sekedar lembaga yang di dalamnya diajarkan pelajaran umum saja, melainkan lembaga pendidikan yang secara garis besar bernapaskan Islam. diberikan sekurang-kurangnya 70% disamping mata pelajaran umum. Sekolah Berbasis Islam menjadi pilihan orang tua dalam menyekolahkan anaknya. Oleh karena itu, Anak-anak yang berpendidikan di sekolah berbasis Islam memiliki karakter religius yang lebih unggul dari anak yang bersekolah umum. Apa saja faktor yang mendominasi motivasi orang tua memilih Sekolah Berbasis Islam ( SMP Plus Jâ-alHaq Kota Bengkulu ) ?. Metode yang dilakukan untuk pengumpulan data ini dengan wawancara informasi dilapangan, proses ini diteruskan sampai pada suatu keadaan yang dirasakan tidak ditemukan lagi informasi yang baru. Jumlah informasi yang di wawancarai tidak dibatasi tapi berhenti setelah masalah [terjawab hal ini dimaksudkan untuk memperoleh data yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Faktor nilai agama islam, iman dan takwa yang mendominasi motivasi orang tua dalam menyekolahkan anak di SMP Plus Ja alHaq dilihat dari keinginan orang tua agar anaknya menjadi berakhlak mulia, anak yang sholeh dan sholeha, beriman dan bertakwa, rajin beribadah, jujur, menghormati orang tua dan mendapatkan prestasi. Faktor lainnya kualitas guru, biaya, sarana prasarana dan jarak tempuh menuju sekolah.hasil penelitian ini dapat memberikan keterangan sebagai masukan para orang tua untuk menyekolahkan anaknya disekolah berbasis islam ( SMP Plus Ja alHaq Kota Bengkulu ).