Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan bagaimana relevansi penerapan model pembelajaran terhadap pelajaran matematika dalam Kurikulum Merdeka. Peneliti melakukan wawancara dengan beberapa guru matematika MTsN 1 Jember yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka pada siswa kelas 7 dan 8 sejak tahun 2022. Berdasarkan hasil wawancara, informan menyampaikan bahwa di sekolah tersebut telah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PJBL) dan Discovery Learning yang disesuaikan dengan karakteristik siswa, sehingga model pembelajaran yang digunakan relevan dengan pembelajaran Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka ini salah satu kebijakan baru yang dibuat oleh kementerian pendidikan, tujuannya guna membuat pembelajaran lebih kreatif dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Dalam konteks ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil studi menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan dalam menggunakan model pembelajaran saat proses belajar-mengajar berlangsung dan siswa lebih mudah dalam memahami pembelajaran matematika yang disampaikan oleh guru. Kurikulum Merdeka ini juga memberikan lebih banyak fleksibilitas kepada sekolah dalam merancang Kurikulum Merdeka yang berfokus pada pengembangan karakter, peningkatan kreativitas, pemberdayaan sekolah dan persiapan untuk masa depan siswa. Sehingga kurikulum Merdeka memiliki relevansi yang signifikan dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini dan masa depan.