Riska Aprilianti
Universitas Sebelas April

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN PEMBIASAAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) MELALUI PENGGUNAAN MEDIA VIDEO ANIMASI Riska Arinda; Riska Aprilianti; Ajeng Sri Hikmayani
JESA-Jurnal Edukasi Sebelas April Vol 6 No 2 (2022): JESA - Jurnal Edukasi Sebelas April
Publisher : LPPM UNSAP & Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembiasaan PHBS bagi anak usia dini khususnya di TK Nurul Hikmah. Hasil PHBS pada anak masih belum terbiasa dalam kegiatan mencuci tangan yang baik dan benar, membuang sampah, menjaga kebersihan diri, membawa makanan yang sehat, dan tidak jajan sembarangan. Untuk meningkatkan PHBS pada anak maka perlu adanya media yang efektif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu melalui penggunaan media video animasi. Metode yang digunakan dalam peneliti ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian sebanyak 14 orang anak. Hasil data penelitian dikumpulkan melalui observasi dan unjuk kerja. Setelah dilaksanakan tindakan, aktivitas belajar siklus I dengan persentase 42,9%, siklus II 71,4%, dan siklus III mencapai persentase 92,8%. Pembiasaan PHBS anak pada siklus I dengan persentase 28,5%, siklus II 57,1%, dan siklus III mencapai persentase 85,7%. Indikator yang paling signifikan meningkat dalam aktivitas belajar yaitu pada indikator anak memiliki konsentrasi dalam mengikuti pembelajaran dengan media video animasi dengan persentase siklus I hanya 7,2% dan pada siklus III mencapai persentase 93%. Sedangkan indikator yang paling efektif dalam pembiasaan PHBS menggunakan media video animasi yaitu pada indikator anak dapat mencuci tangan dengan baik dan benar dengan persentase pada siklus I 0% dan pada siklus III mencapai persentase 57%. Keberhasilan 2 indikator tersebut terjadi karena media video animasi yang ditayangkan tidak terlalu kompleks, objek lebih familiar bagi anak, guru melakukan kegiatan ice breaking, guru memberikan pengalaman secara berulang-ulang, dan guru memotivasi anak pada saat kegiatan PHBS.
PROBLEMATIKA BEBAN KERJA GURU HONORER DI TAMAN KANAK-KANAK Ratri Nuria; Riska Aprilianti
JESA-Jurnal Edukasi Sebelas April Vol 7 No 2 (2023): JESA - Jurnal Edukasi Sebelas April
Publisher : LPPM UNSAP & Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: The duties of Teacher include teaching in class, administrative preparation, as well as additional tasks related to professional positions. The variety of duties of Teacher should be balanced with the rights received for the obligations carried out. So far, the teaching profession in Kindergarten is still in the nature of dedication, and the legal basis for acquiring rights and career a qualitative descriptive method to review the workload of honorary teachers in Kindergarten. The focus of this research is honorary teachers in Kindergarten. The focus of this research is on 1) Pedagogical competence; 2) Professional Competence; 3) Personality Competence; 4) Social Competence.