Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Metode Quality Function Deployment Guna Meningkatkan Kualitas Pelayanan Jasa Pada Koperasi Pegawai Negeri Lisdiana Lisdiana; R Sapto Yuwono; Prayudi Prayudi; Arief Wicaksono; Via Isnatul
Jurnal Minfo Polgan Vol. 13 No. 1 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v13i1.13470

Abstract

Koperasi Pegawai Negeri (KPN) XYZ didirikan tahun 1959 dengan nama Perkumpulan Koperasi Simpan Pinjam Pegawai Negeri XYZ yang memiliki beberapa bidang usaha yaitu; bidang usaha mini market yang menyediakan berbagai macam kebutuhan pokok seperti sembako, bidang usaha simpan pinjam yang membuka rekening tabungan/simpanan bagi anggota yang dinamakan tabsus (Tabungan Khusus) dan bidang usaha lainnya penjualan elektronik dimana koperasi melakukan kerjasama dengan perusahaan yang menjual elektronik, bagi anggota yang berminat, dapat membeli elektronik tersebut secara cash maupun kredit. Jenis kegiatan lainnya dengan semakin berkembangnya unit usaha disekitar lingkungan koperasi sehingga semakin ketatnya persaingan diluar dan akibatnya kepuasan pelanggan belum mencapai target yang diinginkan, dan dampak lainnya terjadi penurunan pada pembiayaan unit-unit usaha. Sebagai langkah utama dalam meningkatkan pangsa pasar yang persaingan semakin ketat, diharapkan KPN XYZ bisa mempertahankan dan memenangi persaingan di pasaran, untuk itu diperlukan tekad dan upaya yang lebih keras lagi untuk lebih ditingkatkan kualitas dalam melayani konsumen agar target yang diinginkan dapat dicapai sesuai yang diharapkan. Study yang dilakukan ini dengan menganalisis penerapan  QFD yang bertujuan agar dapat mengetahui harapan dan kebutuhan pelanggan. Penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara dan mensurvey responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui kuesioner untuk mengumpulkan data tentang kinerja yang dirasakan dan harapan pelanggan terhadap atribut kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode QFD yang menggambarkan skala prioritas utama dalam pemenuhan kebutuhan konsumen untuk meningkatkan pelayanan dan tingkat kepuasan pelanggan dengan memperhitungkan bobot absolut maupun bobot relatif yang ada pada persyaratan pelanggan.   Keywords : Quality Function Deployment (QFD), Pelayanan Koperasi, Persyaratan Pelanggan dan Atribut Teknis.
Analisis Pengaruh Iklim Kerja dan Pemberian Insentif Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan di Perguruan Tinggi XXX Sapto Yuwono; Lisdiana Lisdiana; Moh Ahsan
Jurnal Minfo Polgan Vol. 13 No. 1 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v13i1.13480

Abstract

Persoalan karyawan di organisasi suatu Perusahaan menjadi perhatian dari suatu organisasi tersebut untuk tetap eksis. Karyawan memiliki peran utama dan pokok dalam aktivitas organisasi. Meskipun banyak factor yang lainnya, tanpa dukungan karyawan, kegiatan organisasi tidak dapat berjalan baik. Sumber daya manusia di Perguruan Tinggi XXX adalah harta yang memiliki nilai tinggi dan penting dalam konteksnya sehingga sangat diperlukan perhatian yang serius dan berkelanjutan agar pencapaian hasil kerja secara maksimal dapat terwujud. Dukungan Pimpinan yang terlibat dalam pengelolaan sumber daya manusia sangat penting. Adanya perubahan lingkungan organisasi atau berubahnya iklim kerja yang begitu cepat menjadikan karyawan tidak dapat mengikuti irama pekerjaan. Karyawan menganggap perubahan iklim kerja memasung kreatifitas dan kebiasaan yang telah tertanam bertahun-tahun dan menganggap manajemen baru tidak lebih baik dari manajemen sebelumnya. Penelitian “Analisa Dampak Iklim Kerja dan Pemberian Insentif Pada Kepuasan Kerja menggunakan Motivasi sebagai dimensi antara di Perguruan Tinggi XXX.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI PEGAWAI NEGERI BADAN METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA Ade Caswito; Lisdiana Lisdiana; Dwi Listiawati; Putri Mutiara Qalbi; Yoan Rivaldhi Ada
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 15 No. 2 (2026): Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v15i2.3850

Abstract

Introduction: This study analyzes the financial performance of the BMKG (National Cooperatives and BMKG) for the 2023–2024 period as a basis for evaluating the cooperative's health and aspirations. The analysis is necessary to assess the effectiveness of accountable financial management amidst increasing competition. The assessment is based on soundness standards.Methods: The quantitative descriptive method uses the 2023–2024 financial statements to calculate profitability, liquidity, and solvency ratios and then compares them to standards.Results: The results showed a healthy NPM and increased from 49.43% (2023) to 51.51% (2024). Unhealthy ROA decreased from 3.97% to 3.92%, while unhealthy ROE decreased from 7.92% to 7.75%. Liquidity weakened: Current Ratio 144.75%→138.11% and Quick Ratio 143.06%→136.99% (unhealthy), Cash Ratio 40.31%→48.38% (very unhealthy). Solvency was quite healthy: DAR 45.9%→45.6% and DER 91.5%→90.2%.Conclusion and suggestion: The KPN BMKG's financial performance in 2023–2024 was quite good: NPM was healthy, and solvency was quite healthy. However, ROA and ROE were suboptimal, and liquidity, particularly cash, was unhealthy. Strengthen cash management, accelerate receivables collection, optimize assets and equity, and control liabilities to ensure a healthier and more sustainable cooperative. Keywords: KPN BMKG, Cooperative Financial Performance, Profitability Ratio, Liquidity Ratio, Solvency Ratio