Penelitian ini bertujuan meningkatkan prestasi belajar siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi pancadharma serta mendeskripsikan kelebihan dan kekurangan model inkuiri terbimbing di SMP Negeri 1 Keling. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMP Negeri I Keling, Kabupaten Jepara. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan obsevasi, tes, dan wawancara. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada siswa kelas VII beragama Buddha dengan jumlah siswa sebanyak lima siswa, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model inkuiri terbimbing sangat membantu guru dalam menyampaiakan materi juga mempermudah siswa dalam memahami materi yang disampaikan. Maka dapat diketahui: 1) Penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, pada siklus I presentase keberhasilan yaitu 60% dan pada siklus II presentase keberhasilan tercapai dengan baik yakni 100%. 2) Kelebihan model pembelajaran ini dapat meningkatkan pemahaman siswa dan kelemahannya guru dan siswa membutuhkan waktu yang lebih lama dalam pembelajaran.