Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS PENERIMAAN FINTECH LENDING DENGAN PENDEKATAN TAM (TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL) DI KOTA XYZ Ardlianti, Rana Atikah; Dianda Aryntya Firia Ferlania
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 1 (2023): Vol. 2 No. 1 Desember 2023
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fintech merupakan sebuah industri keuangan yang menciptakan layanan keuangan dengan sistem yang lebih efisien dan merupakan terobosan baru dalam industri keuangan diaman sistem akan dapat bekerja lebih cepat dan juga tepat. Ada 3 kategori fintech, salah satunya yaitu Peer-to-peer Landing atau lebih dikenal fintech lending adalah yang paling banyak digunakan dan sudah berizin OJK. Namun kenyataannya masih banyak ditemukan masyarakat yang belum bisa memahami dengan baik cara menggunakan fintech lending. Maka dari itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui variabel – variabel yang berpengaruh terhadap penggunaan teknologi dengan menerapkan metode TAM (Theory Acceptance Model). Penelitian ini juga melibatkan 51 responden, lalu untuk seluruh variabel yang sudah terdata kemudian dibentuk menjadi model konseptual dan diolah menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil yang didapat adalah variabel yang berpengaruh terhadap variabel “use” adalah variabel “attitude” dan didukung variabel – variabel eksogennya yaitu perceived usefulness dan perceived ease of use. Hasil akhir dari penelitian ini adalah responden sudah merasakan kemudahan dari pemakaian aplikasi fintech lending.
PENILAIAN BEBAN KERJA MENTAL MAHASISWA MENGGUNAKAN METODE NASA – TLX PADA PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INDUSTRI DI SURABAYA Aryntya, Dianda; Ardlianti, Rana Atikah
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 1 (2023): Vol. 2 No. 1 Desember 2023
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam pembangunan setiap negara dan selalu berkaitan dengan sistem pembelajaran. Di Indonesia awalnya menggunakan sistem pembelajaran tatap muka, namun sejak adanya COVID-19 pada bulan Maret 2020 mulai diberlakukan pembelajaran dalam jaringan (daring/online). Setiap sistem pembelajaran pasti memiliki dampak positif maupun dampak negatif, dan salah satu dampak negatifnya adalah beban kerja mental. Penelitian ini berfokus untuk mengetahui dampak penerapan sistem pembelajaran daring terhadap beban kerja mental pada mahasiswa. Penelitian ini melibattkan 150 responden dengan atribut mahasiswa yang sudah melakukan pembelajaran secara daring minimal 3 bulan dengan ketentuan semester 1, 3, dan juga 5 mahasiswa Program Studi S1 Teknik Industri. Dalam penelitian ini menggunakan metode NASA-TLX (NASA Task Load Index) dengan beberapa indikator yaitu kebutuhan mental, kebutuhan waktu, kebutuhan fisik, tingkat usaha, performansi, dan juga tingkat frustasi. Dan hasil dari penelitiian ini memberikan rata – rata sebesar 69.85 dan indikator tertingginya adalah kebutuhan waktu. Sehingga hasil beban kerja mental yang dirasakan oleh para mahasiswa Program Studi S1 Teknik Industri selama melaksanakan pembelajaran daring termasuk kedalam kategori sedang.
PERANCANGAN STASIUN KERJA BARU UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA HOME INDUSTRY SHUTTLECOCK Ferlania, Dianda Aryntya Firia; Ardlianti, Rana Atikah
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 2 (2024): Vol.2 No.2 Juni 2024
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v2i2.316

Abstract

Salah satu jenis olahraga yang sangat digerami oleh seluruh kalangan adalah Badminton / Bulu Tangkis. Untuk melakukan olahraga ini yaitu membutuhkan raket dan shuttlecock. Karena permintaan shuttlecock yang semakin meningkat, maka banyak terdapat home industry yang memulai pembuatan shuttlecock, salah satunya adalah Home Industry Shuttlecock yang ada di Lamongan. Proses produksi pembuatan shuttlecock diantaranya adalah proses pemasangan bulu, proses penjahitan, proses pelurusan bulu, proses pemotongan bulu, proses pengeleman, dan proses inspeksi. Pada penelitian ini melibatkan 6 operator dan menggunakan kamera video handphone untuk merekam proses pembuatannya. Setelah ini diuraikan berdasarkan gerakan kerja dan dihitung waktunya menggunakan stopwatch. Setelah dilakukan penelitian didapatkan bahwa stasiun kerja yang diterapkan masih berantakan dan kurang rapi sehingga perlu dilakukan perbaikan. Maka dari itu hasil dari penelitian ini adalah perbaikan stasiun kerja yang sesuai dan bisa diterapkan di kemudian hari dengan tujuan dapat meningkatkan produktivitas para operator di Home Industry Shuttlecock.
ANALISA PENERAPAN SMK3 (SISTEM MANAJEMEN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA) PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA LAMONGAN Firia Ferlania, Dianda Aryntya; Ardlianti, Rana Atikah; Adelina Zian Andriani
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i2.11176

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang saat ini banyak ditemukan proyek konstruksi. Salah satu daerah yang banyak ditemukan proyek konstruksi adalah kota Lamongan. Berdasarkan ILO (International Labour Organization) setiap hari selalu ada kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban luka ataupun meninggal dunia. Untuk meminimalkan bahkan menghilangkan terjadinya kecelakaan kerja dapat diterapkan SMK3. Langkah – langkah dalam SMK3 yaitu identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko. SMK3 tidak boleh di sepelekan dalam sebuah pekerjaan proyek konstruksi, hal ini dikarenakan pekerjaan proyek konstruksi erat hubungannya dengan nyawa manusia, baik yang berada dalam proyek maupun di sekitar proyek. Setelah dilakukan penelitian didapatkan bahwa ada beberapa kegiatan yang memiliki nilai risiko tinggi, diantaranya adalah pekerja yang tidak menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) yang lengkap saat melakukan pekerjaannya, terjadinya tekanan tinggi yang diakibatkan oleh mesin, dan banyak pekerja yang tidak memahami penggunaan alat secara detail.
EVALUASI ERGONOMI DAN REKOMENDASI PERANCANGAN FASILITAS KESELAMATAN BUS TRANSJATIM DENGAN PENDEKATAN HUMAN CENTERED DESIGN Dianda Aryntya Firia Ferlania; Nugroho Tri Waskitho
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 6 NO. 1, MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v6i1.38390

Abstract

Transportasi memiliki dampak yang signifikan dalam ekonomi suatu negara, hal ini dikarenakan seluruh masyarakat bergantung pada sektor transportasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi fasilitas keselamatan pada transportasi publik yang belum optimal, terutama pada aspek kenyamanan dan keselamatan akibat tingginya kepadatan penumpang serta keterbatasan desain ergonomi. Pada penelitian sebelumnya berfokus pada aspek teknis keselamatan atau evaluasi ergonomi secara terpisah, sedangkan penelitian ini mengintegrasikan evaluasi ergonomi dan pendekatan Human-Centered Design dalam pengembangan fasilitas keselamatan transportasi publik berdasarkan pengalaman nyata pengguna. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan di Bus Trans Jatim koridor 1 (Terminal Purabaya) dengan jumlah responden sebanyak 78 orang dengan rentang umur 20 - 40 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan desain studi kasus melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya permasalahan pada desain kursi dan pegangan tangan, kurangnya kejelasan sistem informasi bagi pengguna, serta ketidaktertiban sistem antrian dan pengelolaan penumpang. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan kenyamanan dan peningkatan risiko keselamatan pengguna. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan untuk perbaikan desain fasilitas, peningkatan sistem informasi yang lebih jelas dan real-time, serta penguatan manajemen operasional di halte maupun dalam bus. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip ergonomi secara terintegrasi dalam meningkatkan kualitas transportasi publik yang aman, nyaman, dan efisien.
Intelligent multi-model system for surface roughness prediction in CNC turning of multiple materials Rohmat Rohmat; Dianda Aryntya Firia Ferlania; Donni Frediansah Mukminin
Jurnal Polimesin Vol 24, No 1 (2026): February
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v24i1.8185

Abstract

Surface roughness is a critical indicator of machining quality that directly affects product performance and service life. However, most existing prediction studies focus on single-material machining and rely on a single predictive model, limiting their effectiveness in real industrial environments where multiple materials are commonly processed. To address this gap, this study proposes an intelligent multimodel system for surface roughness prediction in CNC turning of multiple materials. The experimental investigation was carried out using two commonly applied steels, ST41 and S45C, with 81 machining trials performed for each material. Vibration signals were recorded using a three-axis accelerometer and combined with machining parameters consisting of feed rate, spindle speed, and depth of cut. The acquired signals were analyzed in both time and frequency domains through Fourier transformation, resulting in the extraction of eighteen vibration-related features that were normalized and used as model inputs. Three prediction techniques, namely Multiple Linear Regression, Support Vector Regression, and Artificial Neural Networks, were developed and integrated within the proposed system. System performance was evaluated using Mean Absolute Percentage Error (MAPE) and statistically analyzed through one-way ANOVA and Tukey post-hoc tests. The results demonstrate that the ANN model consistently achieved the highest prediction accuracy, with MAPE values of 2.81% for S45C, 4.72% for ST41, and 4.42% for the combined-material dataset, outperforming the Regression and SVR models. These results confirm that the proposed intelligent multimodel system provides a robust, accurate, and practical solution for vibration-based surface roughness prediction in CNC turning of multiple materials.