Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Logistica

ANALISIS PENERIMAAN FINTECH LENDING DENGAN PENDEKATAN TAM (TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL) DI KOTA XYZ Ardlianti, Rana Atikah; Dianda Aryntya Firia Ferlania
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 1 (2023): Vol. 2 No. 1 Desember 2023
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fintech merupakan sebuah industri keuangan yang menciptakan layanan keuangan dengan sistem yang lebih efisien dan merupakan terobosan baru dalam industri keuangan diaman sistem akan dapat bekerja lebih cepat dan juga tepat. Ada 3 kategori fintech, salah satunya yaitu Peer-to-peer Landing atau lebih dikenal fintech lending adalah yang paling banyak digunakan dan sudah berizin OJK. Namun kenyataannya masih banyak ditemukan masyarakat yang belum bisa memahami dengan baik cara menggunakan fintech lending. Maka dari itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui variabel – variabel yang berpengaruh terhadap penggunaan teknologi dengan menerapkan metode TAM (Theory Acceptance Model). Penelitian ini juga melibatkan 51 responden, lalu untuk seluruh variabel yang sudah terdata kemudian dibentuk menjadi model konseptual dan diolah menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil yang didapat adalah variabel yang berpengaruh terhadap variabel “use” adalah variabel “attitude” dan didukung variabel – variabel eksogennya yaitu perceived usefulness dan perceived ease of use. Hasil akhir dari penelitian ini adalah responden sudah merasakan kemudahan dari pemakaian aplikasi fintech lending.
PENILAIAN BEBAN KERJA MENTAL MAHASISWA MENGGUNAKAN METODE NASA – TLX PADA PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INDUSTRI DI SURABAYA Aryntya, Dianda; Ardlianti, Rana Atikah
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 1 (2023): Vol. 2 No. 1 Desember 2023
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam pembangunan setiap negara dan selalu berkaitan dengan sistem pembelajaran. Di Indonesia awalnya menggunakan sistem pembelajaran tatap muka, namun sejak adanya COVID-19 pada bulan Maret 2020 mulai diberlakukan pembelajaran dalam jaringan (daring/online). Setiap sistem pembelajaran pasti memiliki dampak positif maupun dampak negatif, dan salah satu dampak negatifnya adalah beban kerja mental. Penelitian ini berfokus untuk mengetahui dampak penerapan sistem pembelajaran daring terhadap beban kerja mental pada mahasiswa. Penelitian ini melibattkan 150 responden dengan atribut mahasiswa yang sudah melakukan pembelajaran secara daring minimal 3 bulan dengan ketentuan semester 1, 3, dan juga 5 mahasiswa Program Studi S1 Teknik Industri. Dalam penelitian ini menggunakan metode NASA-TLX (NASA Task Load Index) dengan beberapa indikator yaitu kebutuhan mental, kebutuhan waktu, kebutuhan fisik, tingkat usaha, performansi, dan juga tingkat frustasi. Dan hasil dari penelitiian ini memberikan rata – rata sebesar 69.85 dan indikator tertingginya adalah kebutuhan waktu. Sehingga hasil beban kerja mental yang dirasakan oleh para mahasiswa Program Studi S1 Teknik Industri selama melaksanakan pembelajaran daring termasuk kedalam kategori sedang.
PERANCANGAN STASIUN KERJA BARU UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA HOME INDUSTRY SHUTTLECOCK Ferlania, Dianda Aryntya Firia; Ardlianti, Rana Atikah
JURNAL LOGISTICA Vol. 2 No. 2 (2024): Vol.2 No.2 Juni 2024
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v2i2.316

Abstract

Salah satu jenis olahraga yang sangat digerami oleh seluruh kalangan adalah Badminton / Bulu Tangkis. Untuk melakukan olahraga ini yaitu membutuhkan raket dan shuttlecock. Karena permintaan shuttlecock yang semakin meningkat, maka banyak terdapat home industry yang memulai pembuatan shuttlecock, salah satunya adalah Home Industry Shuttlecock yang ada di Lamongan. Proses produksi pembuatan shuttlecock diantaranya adalah proses pemasangan bulu, proses penjahitan, proses pelurusan bulu, proses pemotongan bulu, proses pengeleman, dan proses inspeksi. Pada penelitian ini melibatkan 6 operator dan menggunakan kamera video handphone untuk merekam proses pembuatannya. Setelah ini diuraikan berdasarkan gerakan kerja dan dihitung waktunya menggunakan stopwatch. Setelah dilakukan penelitian didapatkan bahwa stasiun kerja yang diterapkan masih berantakan dan kurang rapi sehingga perlu dilakukan perbaikan. Maka dari itu hasil dari penelitian ini adalah perbaikan stasiun kerja yang sesuai dan bisa diterapkan di kemudian hari dengan tujuan dapat meningkatkan produktivitas para operator di Home Industry Shuttlecock.